KABUL (http://arrahmah.com) – Pihak pemerintahan murtad Hamid Karzai dan aliansi penjajah salibis Barat yang tergabung dalam ISAF (International Security Assistance Force) telah mengakui bulan Agustus 2011 M merupakan bulan paling berdarah bagi mereka. Serangan mujahidin Thaliban pada bulan tersebut menimbulkan kerugian yang sangat besar di pihak musuh, melebihi kekalahan musuh pada periode-periode sebelumnya.
Sepanjang bulan Ramadhan 1432 H yang bertepatan dengan Agustus 2011 M, pemerintahan Islam Thaliban menggelar serangkaian operasi jihad yang dinamakan’operasi Badar’. Melalui majalah bulanan Ash-Shumud edisi 63 tahun VI, Ramadhan 1432 H/Agustus 2011 M, pemerintahan Islam Afghanistan melaporkan hasil operasi jihad yang penuh berkah tersebut.
Arrahmah.com mengutip ulang laporan tersebut untuk para pembaca budiman. Apabila disebutkan istilah ‘salibis’, maksudnya adalah tentara AS dan sekutunya yang tergabung dalam ISAF. Adapun istilah ‘pengkhianat’ merujuk kepada polisi, tentara, dan intelijen pemerintahan murtad Hamid Karzai.
Berikut data statistik hasil operasi jihad di Afghanistan selama bulan Ramadhan 1432 H/ Agustus 2011 M:
1. WILAYAH KANDAHAR:
Sumber[arrahmah.com]
(H.R Tirmidzi No:1961 dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Silsilah Hadits Shahih XX/202)
Dalam hadits lain Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:
“Tidaklah Allah turunkan satu penyakit kecuali Allah turunkan juga obatnya. Sebagian orang ada yang mengetahuinya dan sebagian lagi tidak mengetahuinya.”
(H.R Ahmad No:3397 lafal matan ini adalah riwayat beliau, Al-Bukhari No:5246)
Obat dan pengobatannya harus memenuhi persyaratan berikut ini:
Tidak menimbulkan efek samping yang lebih besar bahayanya, seperti menimbulkan penyakit lain yang lebih parah atau kematian. Sebab beberapa obat lemah syahwat dapat menimbulkan efek samping seperti itu. Tidak dengan perkara yang diharamkan, seperti khamar, najis dan daging yang tidak halal dimakan. Jangan sampai membuka aurat. Jangan mempergunakan sebelum konsultasi dengan dokter yang ahli lagi terpercaya. Wallahu a’lam.
Syeikh Muhammad Sholih Al-Munajid
CALIFORNIA (Arrahmah.com) – Muka badak! Mungkin kata itu pantas disematkan pada dukun tua yang satu ini. Meskipun sudah dua kali mengalami kegegalan dalam meramal hari kiamat, diaman kegagalan itu disaksikan oleh seluruh dunia, tampaknya peramal kiamat asal California, Amerika Serikat, Harold Camping tidak putus asa dan dengan bodohnya kembali meramalkan bahwa “hari akhir” bakal terjadi pada 21 Oktober atau 12 hari lagi dari sekarang.
Lebih lanjut, dengan ‘ilmu sok tahunya yang dilengkapi dengan ilmu kebodohan’, lelaki tu aitu mengatakan bahwa orang-orang yang ingkar terhadap Tuhan tidak akan mengalami penderitaan lantaran dunia akan berakhir dengan cara tenang.
SANA’A (Arrahmah.com) – Badan keamanan Yaman hingga kini tidak memiliki bukti bahwa Syeikh Anwar al-Awlaki telah syahid dalam serangan udara terakhir yang dilancarkan AS di provinsi Marib, ujar sumber pejabat keamanan pada Kamis (6/10/2011).
“Informasi terakhir yang tersedia untuk badan-badan keamanan adalah bahwa al-Awlaki tengah mengemudi dalam iring-iringan tiga mobil ketika pesawat pemerintah teroris AS menargetkan mereka pada 30 September,” ujar sumber berbicara kepada situs berita Yaman, Mareb Press dalam kondisi anonim.