19 Februari 2018


1 - Surah : Al-Imran . Ayat : 7-9  


2- Surah: Taahaa. Ayat: 25-28 
 

18 Februari 2018





17 Februari 2018

Selalu menetap HP cepat tua

Masyarakat modern adalah masyarakat yang lekat dengan teknologi. Hampir setiap waktu kita memeriksa smartphone atau tablet yang kita punya.

Bila tidak mengecek resah, mungkin kita cukup lama menatap layar laptop. Aktiviti tersebut ternyata membawa kesan negatif. Terlalu lama menatap layar perangkat elektronik itu disebut memicu penuaan dini pada kulit.

Layar perangkat elektronik memancarkan apa yang disebut high-energy visible light atau sinar energi tinggi. Cahaya ini merupakan bahagian alami dari sinar matahari namun boleh juga bersumber dari perangkat elektronik. Tidak seperti UVA dan UVB yang menyebabkan kanser kulit, cahaya tersebut lebih aman namun tetap punya efek negatif....

14 Februari 2018

08 Februari 2018

ISTIGHFAR... Salah satu jenis zikir yang sangat dianjurkan untuk diperbanyak dan dikerjakan secara rutin adalah istighfar. Istighfar adalah meminta ampunan kepada Allah dengan mengucapkan doa atau zikir yang menunjukkan pengakuan atas dosa yang kita perbuat, dengan harapan Allah akan memaafkan dan mengampuni dosa tersebut.
Keutamaan istighfar antara lain dijelaskan dalam sebuah hadis berikut ini,
عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” مَنْ لَزِمَ الِاسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هُمٍّ فَرَجًا، وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ “
Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Barangsiapa yang senantiasa beristighfar nEscaya Allah akan menjadikan baginya kelapangan dari segala kegundahan yang menderanya, jalan keluar dari segala kesempitan yang dihadapinya dan Allah memberinya rezki dari arah yang tidak ia sangka-sangka.” (HR. Abu Daud no. 1518, Ibnu Majah no. 3819, Al-Baihaqi dalam As-Sunan Al-Kubra no. 6421 dan Ath-Thabarani dalam Al-Mu’jam Al-Kubra no. 10665)
Makna hadis:
* Barangsiapa yang senantiasa beristighfar: Barangsiapa yang senantiasa beristighfar dalam segala keadaan atau meminta ampunan Allah setiap kali melakukan kemaksiatan atau menghadapi musibah.
* nescaya Allah akan menjadikan baginya kelapangan dari segala kegundahan yang menderanya: Allah akan menghilangkan segala kesedihan dan kegalauan yang menyempitkan jiwanya, dan menggantikannya dengan kelapangan dada dan kebahagiaan.
* jalan keluar dari segala kesempitan yang dihadapinya: Allah akan memberikan solusi dan jalan keluar atas segala kesempitan dan problematika kehidupan yang sedang ia alami.
* dan Allah memberinya rezki dari arah yang tidak ia sangka-sangka:  Allah memberinya rezki dengan cara yang tidak pernah ia duga dan fikirkan sebelumnya. (Syamsul Haq ‘Azhim Abadi, ‘Aunul Ma’bud Syarh Sunan Abi Daud, 4/267)

Para ulama menyatakan bahwa sanad hadis di atas lemah kerana kelemahan seorang perawi bernama Hakam bin Mush’ab. Meski demikian makna hadis di atas adalah benar dan dikuatkan oleh ayat-ayat Al-Qur’an dan banyak hadis sahih.
Imam Mulla Ali Al-Qari Al-Harawi (wafat tahun 1014 H) menyatakan bahawa hadis di atas bersumber dari firman Allah Ta’ala:

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا (2) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا (3)
“Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah nescaya Allah akan menjadikannya untuknya jalan keluar dan Allah akan memberinya rezki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barangsiapa berserah diri kepada Allah semata niscaya Allah akan mencukupinya. Sesungguhnya Allah melaksanakan kehendak-Nya. Dan Allah telah menetapkan ketentuan atas segala sesuatu.” (QS. Ath-Thalaq [65]: 2-3) 

Makna hadis di atas juga ditegaskan oleh firman Allah melalui lisan nabi Hud ‘alaihis salam:
وَيَا قَوْمِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا وَيَزِدْكُمْ قُوَّةً إِلَى قُوَّتِكُمْ وَلَا تَتَوَلَّوْا مُجْرِمِينَ
“Wahai kaumku, mintalah ampunan Rabb kalian kemudian bertaubatlah kalian kepada-Nya, nescaya Dia mengirimkan dari langit hujan yang deras kepada kalian dan menambahkan kekuatan atas kekuatan kalian, dan janganlah kalian berpaling dengan menjadi orang-orang yang banyak berbuat dosa.” (QS. Hud [11]: 52)

Juga firman Allah melalui lisan nabi Nuh ‘alaihis salam:
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا (10) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا (11) وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا (12)
Maka aku katakan kepada kaumku: “Mintalah ampunan Rabb kalian kerana sesungguhnya Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan dari langit hujan yang deras kepada kalian, mengaruniakan kepada kalian limpahan harta dan anak-anak, menjadikan untuk kalian kebun-kebun dan menjadikan untuk kalian sungai-sungai.” (QS. Nuh [71]: 10-12)

Salah satu ciri hamba-hamba Allah yang solih dan meraih syurga adalah banyak beristighfar, terlebih pada sepertiga malam yang terakhir, sebagaimana dijelaskan dalam surat Ali Imran [3]: 17 dan Adz-Dzariyat [51]: 18. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam sendiri telah memberi tauladan kepada umatnya dengan beristighfar minimal sebanyak 70 kali dalam sehari semalam. Maka sudah selayaknya bagi kita untuk menjadikan istighfar sebagai bahagian penting dalam hidup kita sehari-hari. Wallahu a’lam bish-shawab.(arrahmah.com)

04 Februari 2018

02 Februari 2018

1- Kami mengadakan bacaan surah Yasin pada setiap pagi  dengan dipimpin oleh guru atau pelajar terpilih dan terlatih.
2-Kami mengadakan bacaan surah Al-Kahfi pada setiap pagi Jumaat.
3-Kami mengerjakan solat sunat Dhuha dan solat sunat Hajat sekerap yang mungkin dan kami amalkan doa dalam sujud yang lama.
Foto 1( Muhammad Zikri sedang membaca surah Al-Kahfi dengan dipimpin oleh ustazcyber)
Foto2 (Nursyazana dan Norasyiqin antara pelajar cemerlang PT3 2017 yang masing2 mendapat 10A)

01 Februari 2018

UTTAR PRADESH, INDIA - Seorang ulama senior Darul Uloom telah mengeluarkan sebuah fatwa yang mengatakan bahawa wanita Muslimah seharusnya tidak melihat lelaki bermain bola sepak .

Mufti Athar Kasmi mengatakan bahawa menyaksikan para lelaki "bermain dengan lutut telanjang" melanggar ajaran Islam dan dilarang untuk wanita.

Kasmi adalah ulama di Darul Uloom, perguruan tinggi Sunni terbesar di Asia di kota utara Deoband.

Ulama tersebut juga mengecam para lelaki yang mengizinkan isteri mereka menonton bola sepak  bahkan di tv.

"Apakah Anda tidak malu? Apakah Anda tidak takut akan Tuhan? Anda membiarkan dia memperhatikan hal-hal semacam ini," katanya dalam khotbahnya pada hari Jumat.

Keputusan Kasmi muncul saat kerajaan Muslim Sunni di Arab Saudi mengizinkan wanita menonton pertandingan di stadium bola sepak awal bulan ini.

"Mengapa wanita perlu menonton pertandingan bola sepak ini? Apa yang akan mereka dapatkan dengan melihat paha pemain bola. Perhatian mereka hanya pada hal itu dan mereka bahkan akan kehilangan skor," kata Kasmi.

Darul Uloom, yang terletak di negara bahagian Uttar Pradesh, adalah perguruan yang telah berdiri lebih dari 150 tahun dan mengajarkan mazhab Hanafi.

Pada hari Selasa, seorang aktivis hak asasi perempuan Muslim di kota utara Lucknow mengecam keputusan tersebut. "Ini menyiratkan bahawa wanita Muslim seharusnya tidak menonton acara atletik, pertandingan tenis atau kejuaraan renang. Bagaimana boleh seorang wanita menjadi tidak bermoral kerana menonton lelaki bermain olahraga?" Sahira Nasih mengatakan.

Baru-baru ini seminari itu mengeluarkan fatwa yang meminta wanita Muslim untuk tidak mengunjungi salon kecantikan atau mengenakan pakaian ketat. (SUMBER)

;;