29 Jun 2016

KIBLAT.NET –  Orang beriman share informasi yang benar
Pertanyaan 1 : Kenapa dinamakan malam lailatul qadar?

Jawaban : Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al Jibrin berkata, “Dinamakan malam lailatul qadar kerana agungnya nilai bulan tersebut. Alasan lain adalah dimalam itu ditetapkan takdir hamba-hamba Allah yang akan terjadi tahun tersebut. Allah SWT berfirman :

فيها يُفرَقُ كُلُّ أَمرٍ حَكيمٍ

“Pada malam itu (lailatul qadar) dijelaskan setiap perkara yang penuh hikmah.” (QS Ad Dukhan : 4)

Pertanyaan 2 : Apa yang diucapkan saat bertemu malam lailatul qadar?
Jawaban : Malam lailatul qadar adalah malam yang tersembunyi, Allah sengaja menyembunyikannya di sepuluh malam terakhir agar hamba-hambanya semakin giat beribadah dalam mencari malam lailatul qadar. Nah, jika seorang mendapati lailatul qadar, apakah ada wirid khusus yang dibaca? Terkait hal ini ada sebuah hadits dari Aisyah RA :

 عن عائشة رضي الله عنها قالت : يا نبي الله أرأيت إن وافقت ليلة القدر ما أقول ؟ قال : تقولين : اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني (رواه أحمد)

Artinya, “Dari Aisyah RA, beliau berkata, “Wahai Nabi Allah, apabila aku bertemu malam lailatul qadar apa yang harus aku baca?”. Nabi SAW berkata, “Bacalah Allahumma Innaka afuwwun, tuhibbul afwa, fa’fu ‘anni (Ya Allah sesungguhnya Engkau maha pengampun, Engkau suka memberi ampunan, maka ampunilah aku).” (HR Ahmad)

Pertanyaan 3 : Apakah betul pada malam lailatul qadar air laut menjadi tawar dan anjing tidak menggonggong?

Jawaban : Adapun tentang air laut yang menjadi tawar saat malam lailatul qadar tidak ada hadits yang sampai ke Rasulullah yang menyatakan hal itu. Akan tetapi ada riwayat dari sebagian salaf bahwa hal itu pernah terjadi.

Imam Adz-Dzahabi di dalam Siyar A’lamin Nubala’ berkata, “Diriwayatkan dari Abdah bin Abu Lubabah, dia berkata, “Saya merasakan air laut pada malam 27 (bulan Ramadhan) dan saya dapati air laut terasa tawar.” (Siyar A’lamin Nubala’ 5/229)

Atsar di atas juga diriwayatkan oleh Imam Al Baihaqi bab Fadhail Auqat (keutamaan waktu). Karena tidak ada hadits yang shorih dari Nabi Muhammad SAW terkait hal itu, maka kita tidak bisa menjadikan hal di atas sebagai tanda-tanda mutlak. Adapun apa yang disebutkan oleh atsar di atas bisa jadi itu hanya salah satu kondisi pada kondisi lailaatul qadar yang ada di setiap tahun.

Sementara anjing tidak menggonggong di malam lailatul qadar, kami juga tidak menemukan dalil yang sharih (jelas dan tegas) yang menyatakan hal itu. Wallahu a’lam.  (http://majles.alukah.net/t104018/)

Pertanyaan 4 : Bilakah terjadi malam lailatul qadar?

Jawaban : Lailatul qadar terjadi pada sepuluh malam hari terakhir bulan Ramadhan. Hal ini didasarkan kepada hadits dari Rasulullah SAW :

التمسوها في العشر الأواخر   (رواه البخاري)

Artinya, “Carilah malam lailatul qadr itu di sepuluh malam terakhir.” (HR Bukhari)

Memang ada atsar-atsar tertentu yang menyatakan bahwa malam lailatul qadar terjadi pada malam 27 Ramadhan. Akan tetapi hal ini bukan ,menjadi kekhususan karena ada dalil yang secara umum menjelaskan bahwa malam lailatul qadar berada di malam gannjil di sepuluh malam hari terakhir. Dan sebagai bentuk perbuatan meneladani Rasulullah SAW kita mempergiat ibadah di sepuluh malam terakhir. Wallahu a’lam.

 Penulis : Miftahul Ihsan Lc

27 Jun 2016

BERBAGI dengan sesama merupakan hal yang perlu kita lakukan. Sebab, harta yang kita miliki, tak sepenuhnya milik kita. Ada hak orang lain yang perlu kita tunaikan. Jangan kita biarkan diri kita terkekang oleh hawa nafsu, yang membuat kita tak ingin mengeluarkan sedikit pun harta untuk orang lain.

Jika kita tetap berkeras tak ingin bersedekah pada orang lain, maka kita tidak akan merasakan hikmah yang luar biasa dari sedekah. Salah satunya yang berkaitan dengan kondisi kesihatan. Apakah itu?

Disiar Huffingtonpost, para peneliti di Departement of Psychologgy University of British Columbia berhasil menghubungkan antara penggunaan wang untuk orang lain dengan penurunan tekanan darah....lagi

26 Jun 2016

Soalan asal di SINI  
Ustaz saya mau tanya tentang bagaimana hukumnya menukar wang seratus ringgit menjadi wang pecahan 5 ringgit atau 10 ringgit. Biasanya wang seratus rnggit ditukar dengan wang pecahan lima ringgit, tapi nilainya jadi berkurang, misalnya cuma jadi 95 ringgit. Berkaitan dengan hal tersebut, ribakah?

JAWAB:  Dikutip dari rumahfiqih.com terus terang dalam hal ini memang ada sedikit perbezaan pendapat. Apakah boleh wang 100 ringgit  ditukar dengan wang 5 ringgit tetapi nilainya hanya 95.00 ringgit?.....lagi

25 Jun 2016

BAGO, MYANMAR - Sekitar 200 teroris Budha Myanmar telah menyerbu sebuah desa Muslim di Myanmar tengah, menghancurkan sebahagian dari masjid dan memaksa warga untuk menyelamatkan diri semalam di balai polis.

Para teroris ​​Budha tersebut mengamuk di wilayah Desa Thuye Tha Mein di Daerah Bago hari Khamis (23/6/2016), menyusul perdebatan antara warga atas pembangunan sebuah sekolah Islam.

Kekerasan itu meletus setelah "seorang lelaki Muslim dan seorang perempuan Budha mulai berdebat dan kemudian orang datang untuk melawannya," kata Hla Tint, administrator desa.

Para penyerang "juga menghancurkan pagar pemakaman Muslim," tambahnya.....

23 Jun 2016

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barang siapa yang memelihara anjing selain anjing penjaga binatang ternak, atau anjing pemburu maka dikurangi dari pahala kebaikannya dua qirath setiap hari.” (HR Bukhari dan Muslim)

Selalu saja di dalam ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kita temukan faedah, pencegahan dan penjagaan/perlindungan untuk diri kita, kerana beliau shallallahu ‘alaihi wasallam sangat belas kasihan terhadap kita, sebagaimana dalam firman-Nya tentang sifat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:

” (dia) Amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mu’min.” (QS At-Taubah: 128)

Maka beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menginginkan untuk kita kebaikan dan menginginkan untuk kita kesihatan. Oleh karena itu beliau shallallahu ‘alaihi wasallam mengharamkan memelihara anjing, dan menganggapnya sebagai makhluk yang najis, serta memperingatkan manusia darinya.

Para ilmuwan telah mengungkapkan banyak hal tentang anjing, dan ini adalah hal paling akhir yang dicapai oleh ilmu pengetahuan. Dalam sebuah penelitian terbaru yang pertama, yang dilakukan oleh para ilmuwan dari University of Munich terbukti bahwa memelihara anjing di rumah meningkatkan kemungkinan terkena kanser payudara. Studi ini menemukan bahwa 80 persen wanita yang menderita kanser payudara ini adalah mereka yang memelihara anjing di rumah mereka dan melakukan kontak secara terus-menerus dengan anjing-anjing tersebut.

Sementara mereka menemukan bahawa orang-orang yang memelihara kucing tidak terinfeksi jenis kanser tersebut! Dan itu disebabkan karena sisi kesamaan yang besar antara kanser payudara pada anjing dan manusia. Mereka telah menemukan suatu virus yang menyerang manusia dan anjing secara bersamaan, dan terkadang ia berpindah (menular) dari anjing ke manusia. Virus ini memiliki peranan yang utama dalam proses terjangkitnya kanser tersebut.

Mereka menemukan bahwa para wanita di negara-negara Barat lebih besar kemungkinannya untuk terjangkit kanser payudara dibandingkan para wanita di negara-negara Timur. Dan ketika mereka mengkaji tentang perbedaan mendasar antara kedua kelompok wanita ini, mereka menemukan bahwa para wanita di Barat terbiasa memelihara anjing “manja” di rumah mereka. Sementara di negeri Timur jarang ditemukan seorang wanita yang memelihara anjing manja!

Dalam kajian lain, para ilmuwan menemukan bahwa anjing menyimpan virus-virus penyebab kanser payudara, yang namanya MMTV (mouse mammary tumour virus). Dan tatkala bersinggungan dan berinteraksi dengan anjing, virus-virus ini akan berpindah ke tubuh manusia dengan mudah.

Ini baru sedikit yang diketahui oleh manusia, sesungguhnya dampak buruk yang disebabkan karena bersinggungan dengan anjing adalah sangat besar. Para ilmuwan telah mengungkapkan “sesuatu” yang banyak di dalam air liur anjing, darah dan bulunya, semuanya adalah sarang bagi bakteria-bakteria dan virus. Dan yang perlu diketahui bahwa di dalam kucing tidak terkandung virus-virus tersebut!

Dari sini, wahai pembaca yang budiman mungkin kita dapat mengetahui mengapa Nabiyurrahmah (Nabi yang penuh kasih sayang) shallallahu ‘alaihi wasallam melarang ummatnya memelihara anjing di rumah, dan membatasi perananya (peranan anjing) hanya pada penjaga di luar rumah. Bahkan beliau shallallohu ‘alaihi wa sallam memerintahkan ummatnya agar mencuci wadah air tujuh kali, dan salah satunya dengan tanah jika ada seekor anjing yang minum air dari wadah tersebut. Subhanallahu.

[Abduddaim Kaheel/Eramuslim.com]

Di dalam Kitab Al-Jawabul Kafi, Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah merinci kesan-kesan buruk dari perbuatan dosa dan maksiat terhadap kehidupan seorang hamba baik di dunia maupun di akhirat. Diantaranya;
1.    Terhalang untuk mendapatkan keberkahan ilmu. Ilmu adalah cahaya yang dinyalakan Allah di dalam hati seorang hamba, dan maksiat mematikan cahaya tersebut.
2.    Kegelisahan yang dirasakan pelaku maksiat di dalam hatinya, dan hilangnya ketenangan dari dalam hati.
3.    Allah akan mempersulit setiap urusan dalam hidupnya.
4.    Menimbulkan sifat lemah baik pada agama dan badannya, sehingga pelaku maksiat terasa berat dan malas untuk melakukan ketaatan.
5.    Maksiat menghilangkan keberkahan umur dan melenyapkan kebaikannya.
6.    Perbuatan maksiat akan mengundang perbuatan maksiat lainnya, sebagaimana ketaatan akan mengundang ketaatan yang lain.
7.    Maksiat akan menghalangi seseorang dari taubat kepada Allah dan pelaku maksiat akan menjadi ‘tawanan’ bagi syaitan yang menguasainya
8.    Maksiat yang dilakukan berulang-ulang akan menanamkan rasa cinta terhadap maksiat itu sendiri di dalam hati, sehingga pelaku maksiat akan merasa bangga dengan maksiat yang dia lakukan
9.    Maksat akan menghinakan dan menjatuhkan kedudukan seorang hamba di hadapan Tuhannya.
10.    Akibat buruk dari maksiat akan menimpa semua makhluk; manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan
11.    Maksiat akan melahirkan kehinaan
12.    Maksiat boleh merosak akal fikiran dan menghilangkan kecerdasannya
13.    Maksiat akan menutup mata hati, menyebabkan kerasnya hati, dan pelakunya dianggap sebagai orang yang lalai.
14.    Maksiat mendatangkan laknat Allah dan Rasul-Nya
15.    Maksiat akan menghalangi doa malaikat dan Rasulullah
16.    Maksiat menyebabkan kerusakan, keguncangan, gempa dan musibah
17.    Maksiat boleh mematikan semangat, menghilangkan rasa malu, membutakan mata hati
18.    Maksiat dan dosa boleh melenyapkan nikmat dan mendatangkan bencana
19.    Maksiat dan dosa akan meninggalkan tatatan masyarakat yang rosak akhlak dan agamanya.
hidcom

22 Jun 2016


21 Jun 2016

Fallujah – Pertempuran di kota Fallujah, Iraq membuat setidaknya 30.000 warga telantar. Demikian menurut laporan Norwegian Refugee Council pada hari Ahad (18/06/2016). Lembaga itu juga menyatakan bahawa  bencana kemanusiaan telah terjadi di kota yang belum lama diambil alih oleh pasukan Iraq dari ISIS pada Khamis sebelumnya.

“Perkiraan jumlah total pelarian dari Fallujah dalam tiga hari terakhir menunjukkan jumlah yang mengejutkan, yaitu 30.000 orang,” kata NRC dalam sebuah pernyataan yang dikutip MEE.

Kelompok bantuan lain menyebutkan bahawa jumlah pelarian mencapai 32.000 jiwa setelah operasi militer Iraq di Fallujah yang berlangsung sekitar sebulan.

NRC mengatakan, puluhan keluarga masih berada di dalam kota, termasuk warga sipil yang lemah, wanita hamil, orang sakit dan lanjut usia.

Pihaknya mengaku kewalahan menangani orang-orang yang telantar mengharapkan bantuan. Banyak warga yang tidur di tempat terbuka, di bawah teriknya sinar matahari, berharap bantuan tenda yang dapat dinaungi.

“Kami minta pemerintah Iraq dapat menangani bencana kemanusiaan yang saat ini tengah berlangsun,” kata direktur NRC di Iraq, Nasr Muflahi dalam pernyataan itu.

NRC mengatakan tidak mampu lagi memberikan bantuan yang diperlukan, temasuk pemberian air yang memang terbatas. Ia mengutip sebuah kamp yang baru saja dibuka di Amriyat al-Fallujah yang ditempati 1.800 orang, tetapi hanya memiliki satu tandas untuk perempuan.

“Kami mendesak pemerintah Iraq untuk mengambil peranan utama dalam menyediakan kebutuhan warga sipil, yang telah mengalami bulan trauma dan teror,” kata Muflahi.

Fallujah adalah kota yang dikuasai kelompok ISIS pada bulan Januari 2014 silam, yang ditempati oleh majoriti warga Sunni Iraq. Sekitar 3,4 juta orang terpaksa melarikan diri dari rumah mereka akibat konflik di seluruh negeri. Lebih dari 40 persen darinya berasal dari Anbar, provinsi dari kota Fallujah
.http://www.kiblat.net

;;