18 Oktober 2020

Kekesalan Ibn Taimiyyah

 


Antara petikan dari kata-kata ulama yang cukup memberi kesan terhadap diri saya ialah ungkapan Syeikh al-Islam Ibn Taimiyyah pada akhir hayatnya:

“Aku sungguh kesal kerana telah membazirkan kebanyakan masaku pada selain dari makna al-Quran” [Dzayl Tabaqat al-Hanabilah].

Sedangkan kehidupan ilmuwan tersohor ini sentiasa dipenuhi ilmu, penulisan, nasihat, jihad dan amal.

Bagaimana pula dengan harian kita yang lebih sibuk dengan urusan atau perbahasan yang kurang memberi manfaat kepada kehidupan akhirat kita?

Sangat benar apa yang telah disebutkan oleh al-Imam al-Syafi’i:

“Ilmu selain dari al-Quran sentiasa menyibukkan” [al-Diwan].

Ya, bila kita tidak penuhi masa kita dengan ilmu-ilmu al-Quran, kita akan disibukkan dengan pengetahuan atau urusan yang tidak mendekatkan diri kita kepada Allah, mahupun bermanfaat buat kita di hari akhirat kelak.

Dr. KJ

17 Oktober 2020


1-Selalu mengingati bahawa waktu adalah modal kehidupan di dunia

2-Memahami hakikat waktu sebagai amanah yang akan dipertanggungjawabkan di hari kiamat kelak.

3-Mengambil pelajaran dari para ulama terdahulu (as-Salaf ash-Shalih) dalam pemanfaatan waktu.

4-Berdoa kepada Allah, memohon keberkatan waktu yang dimiliki.

5-Berlaku zuhud di dunia dan berharap (kebahagiaan) di akhirat.

6-Takut kepada Allah dan tidak menyia-nyiakan nikmat waktu.


11 Oktober 2020

 


 Masjidil Haram di Makkah adalah jarak yang sangat jauh, jika disandingkan dengan Kamp Delta milik Angkatan Laut AS, yang  terkenal sebagai pusat tahanan di pangkalan di Teluk Guantanamo.

Tetapi, menjadi dekat ketika hati sudah berniat. Begitulah yang dirasakan  mantan penjaga penjara Guantanamo,  Terry Holdbrooks.

Terry, sekarang dikenal sebagai Mustafa, memeluk Islam pada tahun 2003. Berita dia bersyahadat segera menyebar di kalangan para prajurit di Guantanamo, apalagi tugasnya saat itu adalah mengawasi tahanan terorisme.

Namun ia bertekad menghadapi segala risiko, dan tak akan berbalik ke belakang, mengingkari syahadatnya. Ia diberhentikan tak lama kemudian.

Darimana Terry menerima cahaya Islam? Seorang tahanan dari Maroko, andil memberikan pengetahuan keislaman padanya.

Sebelumnya, ia telah terpesona pada peran  Morgan Freeman memainkan karakter Muslim di film Robin Hood: Prince of Thieves. Meski bukan cerita utama, namun Muslim dalam film itu tergambar secara semestinya.

Interaksi dengan para tahanan mendorongnya untuk melihat  Islam lebih dalam dan mempelajarinya untuk dirinya sendiri. “Semakin banyak membaca semakin saya yakin akan kebenaran Islam,” akunya.

Sebagai anggota militer, ia tak merasa berat dengan ajaran disiplin dalam Islam. “Aku menikmati militer, dan aku menikmati Islam; keduanya memerlukan kedisiplinan.”

Berhenti dari sipir penjara, ia menangani urusan sipil. Tak masalah baginya. Yang jadi masalah: ia ingin segera bertamu ke Tanah Suci, berhaji atau berumrah. Namun jarak dan biaya tidaklah sedikitPucuk dicinta ulam tiba. Suatu hari, ia mendapatkan surat dari Canadian Dawah Association (CDA). Isinya: undangan untuk menunaikan umrah.

Ia diundang oleh Shazaad Muhammad, presiden dan pendiri Kanada dakwah Association (CDA), untuk melakukan ibadah haji kecil, umrah. Dia terlonjak girang. “Kegiatan ini terinspirasi oleh Nabi Muhammad SAW yang mengirimkan undangan kepada para pemimpin daerah dan mengundang mereka untuk memeluk Islam,” kata Shazaad Mohammed, pimpinan CDA Celebrity Relations Program, yang juga Duta Besar PBB.

Terry tak menyia-nyiakan kesempatan. Ketika izin atasan sudah di tangan, ia segera berangkat.

“Ketika saya pertama kali melihat Mekah dan melihat Ka’bah, saya sedikit terkejut,” katanya. “Saya  terpesona dan menyadari bahwa ini adalah pusat dunia saya sekarang. Mungkin bukan pusat dunia semua orang,  tetapi itu adalah pusat dunia saya. Saya ingin hidup berguna dalam Islam.”

Selama kunjungannya ke Tanah Suci, ia  bertemu dengan Sheikh Faisal Al-Ghazzawi, salah satu imam Masjidil Haram. Ia mengungkapkan kegembiraannya menerima nasihat cara menjaga iman dari sang imam.

Ia juga mengunjungi pabrik kiswah, penutup  Ka’bah di Makkah dan mendapat kehormatan meletakkan beberapa jahitan di kiswah baru yang akan ditempatkan di Ka’bah di musim haji pada akhir tahun ini. Hanya sepekan dia di sana dan “Waktu terlalu singkat. Saya ingin tinggal lebih lama,” ujarnya, yang mengaku nyaman berdoa di Makkah dan Madinah.

Pulang umrah, ia menemukan batinnya makin kaya. “Batin saya seperti diremajakan kembali,” ujarnya. (eramuslim.com)

08 Oktober 2020

Membaca al-Quran secara Hadr

 1.At-Tahqiq

At-Tahqiq merupakan tingkatan yang paling lambat dan perlahan-lahan. Tempo ini biasanya digunakan bagi mereka yang sedang belajar membaca Al-Qur’an agar dapat melafazkan huruf beserta sifat-sifatnya dengan tepat.

2.At-Tartil

At-Tartil ertinya membaca Al-Qur’an dengan perlahan dan tenang. Setiap huruf dilafazkan satu persatu dengan jelas dan tepat menurut makhraj dan sifatnya, serta terpelihara ukuran panjang pendeknya, dan berusaha untuk memahami maknanya. Membaca dengan tartil lebih baik dan diutamakan.

3.At-Tadwir

Tingkatan ini berada pada pertengahan antara tartil dan hadr. Bacaan at-tadwir ini dikenal dengan bacaan yang sedan, tidak terlalu cepat dan juga tidak terlalu perlahan. Kebiasaannya dibaca dalam solat oleh para imam.

4.Al-Hadr

Al-Hadr adalah tingkatan bacaan Al-Qur’an yang paling cepat. Namun hukum tajwid masih lagi terjaga. Al-Hadr biasanya diguna pakai oleh mereka yang sudah menghafal Al-Qur’an agar dapat mengulang hafalan dalam masa yang singkat.





21 Ogos 2020

Zikir Kaya

Hadis Qudsi riwayat Muslim( Bab Zuhud )


ابن ادم اذكرنئ بعد الفجر ساعة وبعد العصر ساعة اكفّك ما بينهما
"Wahai anak Adam' Ingatlah kepadaKu satu saat sesudah terbit fajar dan sesudah Asar, pasti akan Aku jaga, Aku cukupkan keperluanmu di antara waktu itu".

Saya amalkan 3 zikir ini setiap hari sebagai tanda menyahut seruan daripada Allah SWT.

1.Tahlil 100 x pagi dan petang

2.Selawat 100 x pagi dan petang

3.Istighfar 100 x pagi dan petang

20 Ogos 2020

Amalan-amalan di Bulan Muharram

Bulan Muharram sudah tiba. Bulan Muharram bagi syariat Islam memiliki keutamaan-keutamaan. Di bulan itu juga disyariatkan beberapa amalan. Nah, apa saja amalan-amalan yang dianjurkan dialakukan di bulan  itu?

Sebaik-baik Puasa Setelah Ramadhan puasa Muharram

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَفْضَلُ الصِّيَامِ، بَعْدَ رَمَضَانَ، شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ، بَعْدَ الْفَرِيضَةِ، صَلَاةُ اللَّيْلِ» (أخرجه مسلم)

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu bahwasannya Rasulullah Shallakkahu Alaihi Wasallam bersabda,”Yang paling utama dari puasa bulan Ramadhan adalah (puasa) bulan Allah yang kalian sebut sebagai Al Muharram. Dan yang paling utama dari solat setelah solat fardhu adalah qiyamullail.” (Shahih Muslim [1163], 2/821)

Hadits di atas menunjukkan secara eksplisit, bahawasannya puasa sunnah di bulan Muharram adalah puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan. (Lathai’if Al Ma’arif, hal. 77)

Puasa Asyura

عَنْ أَبِي قَتَادَةَ  أن النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ، أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ» (أخرجه مسلم).

Dari Abu Qatadah, bahwasannya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,”Dan puasa Asyura Aku mengharap kepada Allah puasa itu menghapus dosa tahun sebelumnya.” (Riwayat Muslim)

Puasa Tasu`a

عنْ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «صُومُوا يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَخَالِفُوا فِيهِ الْيَهُودَ، صُومُوا قَبْلَهُ يَوْمًا، أَوْ بَعْدَهُ يَوْمًا» (أخرجه أحمد)


Disunnahkan juga berpuasa hari ke sembilan di bulan Muharram, di mana hal itu dalam rangka menyelisihi orang-orang Yahudi yang berpuasa Asyura’.

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhuma bahwasannya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,”Berpuasalah kalian pada hari Asyura, dan selisihilah orang-orang Yahudi, berpuasalah kalian sebelumnya sehari dan sesudahnya sehari.” (Riwayat Ahmad  [2154], 4/52)

Sedekah

Di hari ke sepuluh bulan Muharram, sahabat Rasulullah pun menyatakan mengenai keutamaan sedekah, dimana Amru bin Al Ash berkata,”Barang siapa berpuasa Asyura`, maka ia seperti berpuasa satu tahun. Barang siapa bersedekah pada hari itu, maka ia seperti bersedekah satu tahun. (Riwayat Abu Musa Al Madini)

Dermawan kepada Keluarga

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ وَسَّعَ عَلَى أَهْلِهِ يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَسَّعَ اللهُ عَلَيْهِ سَائِرَ سَنَتِهِ». (أخرجه البيهقي في الشعب)

Dari Abu Sa`id Al Khudri, bahawasannya Rasulullah Shallallahu’ Alaihi Wasallam bersabda,”Berang siapa melapangkan untuk keluarganya pada hari Asyura’, maka Allah akan memberikan kelapangan untuknya di sepanjang tahun seluruhnya.” (Riwayat Al Baihaqi dan lannya, dishahihkan oleh Al Hafidz Ahmad Al Ghumari dalam Al Mudawi (6/ 419)

Ibnu Uyainah mencoba menerapkan kandungan Hadits tersebut, dimana ia berkata,”Kami telah mencobanya sejak lima puluh atau enam puluh tahun, tidak ada yang kami kami lihat kecuali kebaikan.” (Lathai’if Al Ma’arif, 113)

Muharram Bulan Bertaubat

Dari Ali Radhiyallahu’anhu bahwasannya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berkata kepada seorang laki-laki,”Jika engkau berpuasa sebulan setelah Ramadhan, maka berpuasalah di bulan Muharram. Sesungguhnya di dalamnya ada hari di mana Allah memberikan ampunan atas suatu kaum, dan memberikan ampunan di dalamnya untuk lainnya.” (Riwayat At Tirmidzi, dan ia berkata,”Hadits hasan gharib)


Yang dimaksud hari dimana Allah memberikan ampunan adalah hari Asyura’, karena di dalamnya Allah mengampuni Adam Alaihissalam, juga mengampuni kaum Yunus Alaihissalam, serta mengampuni kaum selain mereka. (At Taysir bi Syarh Al Jami’ Ash Shaghir, 1/758)

 sumber :hidayatullah.com

28 April 2020




;;