21 November 2017

18 November 2017

Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud memutuskan untuk mengundurkan dan menyerahkan seluruh kekuasaannya kepada putra mahkota, Mohammed bin Salman atau MBS, sapaan untuk dirinya.

Dalam laporan eksklusif Daily Mail, 16 November 2017, sumber yang dekat dengan keluarga Kerajaan Saudi mengungkapkan, Raja Salman akan terlibat sebagai figur pemimpin acara-acara seremonila setelah mengundurkan diri.

“Raja Salman akan mengumumkan penunjukkan MBS sebagai Raja Arab Saudi minggu depan, kecuali ada kejadian dramatis. Raja Salman akan memainkan peranan seperti ratu di Inggris. Dia hanya akan memegang jabatan sebagai “Penjaga Kota Suci,” kata sumber itu.

Penyerahan kekuasaan ini terjadi hanya sekitar sebulan setelah MBS melakukan reformasi besar-besaran dengan penangkapan dan penahanan lebih dari 40 pangeran dan sejumlah menteri dan mantan menteri atas tuduhan korupsi.

MBS memerintahkan mereka tetap tinggal dan tidur beralasan tilam tipis di dalam hotel Ritz Carlton di kota Riyadh yang beralih fungsi jadi rumah tahanan.Menurut seorang sumber lainnya, putra mahkota akan menghadapi sejumlah masalah luar negeri yang tengah panas saat ini seperti persoalan Iran,...

12 November 2017

Rusydan Abdul Hadi (Saudi Telah’Berakhir)

Ketika menemui Donald Trump di Amerika Syarikat bulan march lalu, menteri pertahanan Arab Saudi pangeran Mohammad bin Salman membuat sebuah pernyataan mengejutkan khususnya bagi dunia Islam. Pangeran berusia tiga puluh satu tahun yang kala itu berstatus sebagai deputi putra mahkota menyatakan bahawa Trump tidaklah seperti yang digambarkan oleh media selama ini, khususnya mengenai sikap permusuhannya terhadap Islam. Bahkan menurut MBS Trump sangat ideal untuk dijadikan “true friend” oleh orang-orang Islam.

Kejutan tak berakhir di situ, MBS sebagai orang yang paling bertanggung jawab terhadap operasi Decesive Storm di Yaman pada bulan jun diangkat sebagai putra mahkota oleh ayahnya. Hal ini telah merusak tradisi kerajaan arab saudi, di mana putra mahkota sebelumnya Mohammed bin Nayef kehilangan kesempatan menjadi raja bukan kerana kematiannya.Dan MBS juga dapat menjalankan peran sebagai raja ketika nantinya kondisi kesihatan sang ayah tak lagi memungkinkan untuk menjalankan roda pemerintahan.....

11 November 2017



08 November 2017

Moskow – Ketua Staf Umum Pasukan Bersenjata Rusia, Valery Girasimov, mengatakan bahawa militer Rusia telah menguji semua model senjata modern dalam perang di Syria.

Dalam sebuah pertemuan di Kementerian Pertahanan Rusia, Girasimov mengaku bahawa pasukan Rusia telah mampu menerapkan prinsip “satu target, satu bom”, berkat penggunaan senjata pengintai besar-besaran.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Schweigau juga mengatakan bahawa pasukan Rusia yang mendukung rejim Syria telah menggunakan senjata baru untuk pertama kalinya di wilayah Syria.

Dia menunjukkan bahawa banyak model senjata Rusia modern telah diuji dalam kondisi sulit di daerah gurun pasir. Senjata-senjata ini, lanjutnya, secara umum telah terbutki dan efektiv.

Salah satu yang sudah diuji, pesawat strategis Rusia yang menembakkan rudal udara-ke-permukaan jenis “X 101”. Rudal yang ditembakkan dari pesawat khusus ini mampu bergerak dari jarak tempuh lebih dari 4.500 kilometer.

Perusahaan persenjataan Rusia telah melaporkan kenaikan penjualannya selama sejak negaranya masuk Syria. Bahkan, pesanan senjata meningkat dua kali ganda pada 2016.

Rusia juga memanfaatkan konflik Syria untuk keuntungan ekonomi. Ketegangan Negara pendukung utama rejim Assad itu dengan AS banyak mempengaruhi penjualan senjata. Konflik Syria mejadi ajang bagi Rusia untuk menyedot pembeli senjata.

Sumber: Al-Jazeera/kiblat

04 November 2017

1-Bukti Cinta kita kepada Allah SWT maka bacalah zikir ini (100 X pagi dan 100 X petang)

LA ILAHA ILLALLAH

2-Bukti Cinta kita kepada Rasulullah SAW maka bacalah zikir ini (100 X pagi dan 100 X petang)

ALLAHUMMA SOLLI ALA MUHAMMAD WA ALA ALI MUHAMMAD

3-Bukti Cinta kita kepada diri sendiri maka bacalah zikir ini (100 X pagi dan 100 X petang)

ASTAGHFIRULLAHULAZIM

31 Oktober 2017

Mengelamun atau daydreaming dulunya dianggap kerjaan orang pemalas. Penelitian terbaru
membuktikan sebaliknya. Mengelamun saat seseorang berada di tengah haimpunan orang ramai atau mengerjakan satu pekerjaan itu menunjukkan bahawa dia adalah tipe cerdas dan kreatif.

Sebagaimana kita tahu bahawa orang cerdas dan kreatif membutuhkan tantangan lebih bagi otaknya untuk selalu bergerak aktif. Di tengah orang ramai, orang tipe ini akan mudah sekali bosan. Untuk ‘membunuh’ rasa bosan itu, dia melamun tentang hal-hal lain untuk mengaktifkan kerja otaknya.

Tidak hanya di momen acara ramai orang, saat mengerjakan pekerjaan yang cenderung mudah pun orang dengan tipe ini akan mengiringinya dengan melamun. Itu karena kapasiti otaknya boleh melakukan lebih daripada tugas yang sedang berusaha diselesaikannya. Misalnya saja untuk satu soal yang secara umum diselesaikan dalam waktu 5 minit. Orang yang boleh menyelesaikannya dalam satu minit, maka sisa waktunya yang 4 mInit akan dihabiskan dengan mengelamun....

;;