03 Ogos 2015

02 Ogos 2015

Pemimpin baru Taliban di Afghanistan, Mullah Akhtar Mansour, menyerukan persatuan dan berjanji akan terus berperang sampai hukum Islam tegak.

Dalam pesan audio, Mansour menegaskan para petempur harus bersatu kerana “perpecahan di jajaran kita hanya akan menyenangkan musuh-musuh kita”.

Ia juga mengatakan Taliban akan “melanjutkan jihad sampai hukum Islam tegak di negara kita”.

Rakaman suara tersebut diberikan kepada para wartawan oleh juru bicara Taliban, Zabiullah Mujahid, pada Sabtu (1/8).

Mullah Mansur disebut cenderung mendukung perundingan damai dengan pemerintah Afghanistan. Tetapi, dalam pesan audio, ia menepis perundingan damai dan menyebutnya sebagai “kempen propaganda oleh musuh”. Sumber

01 Ogos 2015

Gaza. Para pekerja bangunan di  kota Gaza pada hari Rabu pagi, (29/7/2015) menemukan jasad seorang syuhada yang meninggal dalam gempuran tentera Israel pada tahun 2014 lalu. Jasad tersebut ditemukan di bawah reruntuhan rumah yang hancur akibat bom pesawat tempur Israel di wilayah Timur kota Gaza, seperti diberitakan laman nusirat.com.
Setelah ditelusuri lebih lanjut, jasad yang masih utuh tersebut bernama Mu’min Albatasy, berusia 20 tahun, ia diketahui merupakan salah satu anggota dari Batalion Izzuddin Al-Qassam, sayap militer gerakan perlawanan Islam Hamas.
Pihak keluar Albatasy sendiri membenarkan bahawa jasad yang ditemukan itu adalah putra mereka yang hilang ketika perang berlangsung. Usai perang berakhir, pihak keluarga memperkirakan Albatasy diculik oleh pihak Israel, tidak ada perkiraan sebelumnya ia meninggal terkubur di bawah reruntuhan rumah yang dihancurkan Israel.
Lokasi tempat ditemukaan jasad Albatasy tersebut berada di daerah Al-Tuffah, Gaza, yang ketika perang meletus menjadi arena pertempuran hebat antara pejuang Batalion Al-Qassam dengan tentera Israel. (Dakwatuna)



31 Julai 2015

Gempa berkekuatan 4 skala Richter kembali mengguncang wilayah selatan Israel pada Khamis (30/07) pagi waktu setempat, pasca 4 hari penyerbuan dan perusakan Masjid Al Aqsha pada Minggu (26/07) akhir minggu kemarin.

Seperti disiar surat khabar Yediot Aharonot Israel dari keterangan Institute Seismologi di ibukota Tel Aviv menyatakan bahwa gempa dengan kekuatan 4,2 skala Richter terjadi pada pukul lima pagi waktu Israel.

Pusat gempa berada antara di kedalaman laut mati hingga kota Ashdod.

Sementara itu penduduk Palestin menyatakan bahwa bahwa mereka tidak merasakan adanya getaran gempa yang melanda wilayah Jalur Gaza yang berdekatan dengan kota Ashdod.

Muslim Palestin percaya bahwa gempa yang mengguncang wilayah selatan Israel pada Khamis pagi merupakan peringatan awal dari Allah Subhanahu Wata’ala, pasca pasukan  keamanan Yahudi menyerang dan merusak Masjid Al Aqsha pada pagi Minggu . (EM)

30 Julai 2015

Radiasi dari wireless ternyata dapat menyebabkan metabolisme tubuh menjadi tak seimbang.

Kondisi ini boleh memicu sejumlah masalah kesihatan, di antaranya penyakit neurogeneratif bahkan kanser, menurut kajian terbaru.

Ketidakseimbangan ini menurut peneliti studi, Dr Igor Yakymenko, juga dikenal sebagai stres oksidatif, yakni kondisi tidak seimbangnya produksi oksigen reaktif (ROS) dan pertahanan antioksidan.

Yakymenko mengungkapkan, stres oksidatif akibat paparan radiasi radiofrekuensi (RFR), tidak hanya menimbulkan kanser, tetapi juga gangguan kecil lainnya seperti sakit kepala, kelelahan, dan iritasi kulit, yang boleh berkembang setelah paparan RFR jangka panjang....

27 Julai 2015

http://www.kiblat.net
Baca Siri Baiat 1
Baca Siri Baiat 2 
Baca Siri Baiat 3.

KIBLAT.NET (Baiat 4)
 Semua sepakat bahawa salah satu kunci keselamatan dalam berislam adalah senantiasa mengikuti petunjuk salafus shalih. Mereka miliki keutamaan yang tidak dimiliki oleh generasi setelahnya. Salah satunya selain kedekatan mereka dengan masa diturunkannya wahyu, para salafus shalih adalah sosok-sosok pribadi yang paling antusias dalam mewujudkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan mereka.

Pengertian salafus shalih di sini adalah tiga generasi pertama umat Islam, yaitu para sahabat, tabi’in dan tabiut tabi’in. Definisi tersebut disimpulkan oleh para ulama dari  sabda Nabi SAW, “Sebaik-baik manusia adalah yang hidup pada masaku, kemudian manusia yang hidup pada masa berikutnya, kemudian manusia yang hidup pada masa berikutnya.” (HR. Bukhari-Muslim)...lagi

25 Julai 2015

Mari bentengi diri dan keluarga agar selamat menjadi makhluk Allah yang terbaik, sehingga selamat dari menjadi manusia berkarakter binatang

JIKA ada makhluk yang diciptakan dengan sebaik-baik bentuk, maka itulah manusia (QS. 95: 4). Namun demikian, kebaikan bentuk itu tidak menjamin kebaikan budi, perangai terlebih akhlak. Semua kembali pada sang manusia itu sendiri. Jika iman yang diutamakan, insya Allah ia selamat dari sifat kebinatangan.

Namun, jika sebaliknya, maka seorang manusia akan memiliki sifat-sifat binatang yang hanya berorientasi material dan kesenangan syahwat. Di Dalam Al-Qur’an paling tidak ada tujuh jenis binatang yang sifat-sifatnya boleh dimiliki manusia.
(Buku Ahmad Yani ‘160 Materi Dakwah Pilihan.’) hidayatullah.com

Pertama, seperti anjing

Anjing sangat tunduk, patuh dan setia kepada siapapun yang memberi makan dan minum, meskipun dia seorang penjahat. Manusia yang seperti anjing tidak mau tunduk kepada ayat-ayat Al-Qur’an yang telah diturunkan, dihalau atau tidak ia tetap akan menjulurkan lidahnya.

وَلَوْ شِئْنَا لَرَفَعْنَاهُ بِهَا وَلَـكِنَّهُ أَخْلَدَ إِلَى الأَرْضِ وَاتَّبَعَ هَوَاهُ فَمَثَلُهُ كَمَثَلِ الْكَلْبِ إِن تَحْمِلْ عَلَيْهِ يَلْهَثْ أَوْ تَتْرُكْهُ يَلْهَث ذَّلِكَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِينَ كَذَّبُواْ بِآيَاتِنَا فَاقْصُصِ الْقَصَصَ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ

“Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir.” (QS: Al-A’raf: 176).

Kedua, seperti binatang ternak....lagi

;;