18 Ogos 2018

Robert Fisk/hidcom

 PERLU sebuah gerakan jenius untuk melunakkan hati Recep Tayyip Erdogan yang malang. Seperti yang dilakukan Donald Trump dalam upayanya memiskinkan sekutu militer NATO terbesar kedua.

Erdogan memang menahan 50.000 orang Turki – termasuk seorang pastor Amerika, yang ditahan belakangan – setelah upaya kudeta gagal terhadapnya dua tahun lalu, namun bukankah presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi justru memecahkan rekod itu dengan menghantam 60.000 orang kelompok Islam di penjara-penjara negaranya sendiri? Dan bagaimana dengan penggantungan massal Haider al-Abadi di Iraq? Atau penyiksaan hingga mati Kerajaan Arab Saudi pada minggu ini, belum lagi perang mengerikan di Yaman di mana anak kecil terbunuh setiap saat? Atau kebiasaan zionis Israel menembak mati ribuan warga Palestin tak bersenjata di Gaza? Atau orang bodoh di Korea Utara yang menarik selera humor Donald Trump?

Jika nama keluarga Erdogan mempunyai erti “elang pemberani” dalam bahasa Inggris, Sultan Istanbul itu sudah pasti sayapnya telah terpotong. Atau seperti yang kita percayai. Trump, yang tidak peduli berapapun orang tak bersalah yang dipenjara atau dihancurkan di dunia, tiba-tiba berupaya mengebiri Turki – dan semua kerena Pastor Andrew Brunson masih berada di tahanan rumah di sana karena diduga mendukung rencaaa kudeta yang diatur oleh mantan rakan Erdogan, Mohamad Fethullah Gulen, yang saat ini tinggal di negara Trump sendiri.

Saya tidak mempercayai itu. Trump hanya melakukan sedikit keributan tentang penahanan Brunson selama beberapa bulan. Dibutuhkan baginya hampir setahun setengah untuk marah tentang pria Kristen dan misionaris di Izmir yang karateristik utamanya tidak spesial: Suka barbekyu, piknik, berenang, menonton film dan bermain permainan papan di malam hari, untuk mengutip saudara perempuannya Beth, ”tipikal keluarga Amerika meskipun tinggal sangat jauh.” Umat Kristen Evangelis Amerika marah terhadap penangkapan pria ini – agama Kristen diadili, tentu saja – dan presiden favorit mereka akhirnya mentweet bahwa “laki-laki beriman tak bersalah ini harus dibebaskan secepatnya”.

Maka kemudian kemurkaan Trump mengunjungi presiden Muslim ini yang memenjarakan seorang laki-laki yang hanya melakukan pekerjaan Tuhan di kota pesisir yang nyaman, Izmir. Tarif ganda AS pada baja dan alumunium membantu menghancurkan lira Turki, yang telah kehilangan 45 persen dari nilainya tahun ini, meskipun Erdogan mungkin juga disalahkan karena penolakannya untuk menaikkan suku bunga terhadap inflasi. Tapi mari tetap bijaksana. Apakah ini semua karena seorang pendeta Presbiterian?

Tidak. Karena inilah daftar “kejahatan” Erdogan sebenarnya. Dia membeli sistem rudal S-400 Rusia untuk Turki. Dia menolak untuk menerima dukungan AS terhadap sekutu Kurdinya, YPG. Dia memperbolehkan petempur Islam masuk ke Suriah melalui perbatasan Turki dengan banyak senjata, mortar dan rudal – yang Washington tidak keberatan saat itu karena AS juga mencoba menggulingkan Bashar al-Assad dari tahtanya. Kemudian, setelah menembak jatuh sebuah pesawat tempur Rusia di perbatasan Suriah pada November 2015 – yang untuk itu dia segera diboikot oleh Moskow – Erdogan mendekat ke Putin. Dengan demikian orang-orang Rusia dan Iran yang pertama kali memperingatkan Erdogan tentang “kudeta Gulen” terhadapnya pada Juli 2016. Mereka telah mendengarkan lalu lintas radio internal militer Turki – dan memberi tahu sang ‘Sultan Istanbul’ itu.

Dan kini Erdogan membantu Iran menghindari sanksi AS yang diberlakukan setelah Trump secara mencolok menghentikan kesepakatan nuklir 2015, dan telah mengumumkan dia akan terus mengimpor minyak Iran. Dengan ini ancaman lebih lanjut Washington untuk meningkatkan sanksi minyak terhadap Iran akan ditumpulkan.

Sunni Arab Saudi, salah satu sekutu terdekat Donald Trump  sudah mulai berang dengan Erdogan. Belum lama ini, Putra Mahkota Mohammed bin Salman memasukkan Turki sebagai bagian dari “segitiga kejahatan” – bagian lain dari “segitiga” itu ialah Syiah Iran dan kelompok militan Islam.

Jadi Anda dapat melihat bagaimana hal-hal seperti ini hal hal yang terlihat diatur di Timur Tengah saat ini. Erdogan telah berteman baik dengan Putin dan pemimpin tertinggi Iran dan, sebagai lawan dari Arab Saudi, secara alami berada dalam hubungan terbaik dengan Qatar, yang Emirnya – dalam momen ajaib yang mungkin Pastor Brunson akan iri – dimana baru saja  Sheikh Tamim menjanjikan investasi senilai $15 miliar ke Turki. Pengepungan Arab Saudi atas Qatar mulai terlihat menyedihkan karena perangnya melawan Syiah Yaman. Para tentara Turki ditempatkan di Qatar untuk “melindungi” kerajaan kecil dari tetangga yang lebih besar dan mengancam – dan kita tahu semua itu siapa. Dan, sejak hubungan Suriah dan Qatar terus dipanashkan – meskipun dalam skala terkecil – Saya ingin tahu siapa yang paling diuntungkan.

Bashar al-Assad, mungkin saja? Tentara Rusia saat ini berpatroli di perbatasan Suriah-Israel di bawah Daratan Tinggi Golan yang dijajah. Rusia telah menjanjikan Israel bahwa pasukan Iran yang jumlahnya sedikit di Suriah akan tetap berada sejauh 50 mil dari sektor ini. Sekutu Rusia, Suriah, perlu menghancurkan benteng terakhir petempur Islam di Idlib dengan bantuan Rusia dan mendorong pejuang paling keras provinsi itu kembali ke Turki. Qatar memiliki uang untuk membangun kembali Suriah dan dengan demikian memperluas pengaruhnya melintasi Bumi Syam ke Mediterania. Jika Qatar akan mengucurkan lebih banyak lagi miliaran ke Turki, maka kita mungkin melihat semacam aliansi strategis antara Doha dan Ankara. Dan mungkinkah penemuan kembali pertemanan keluarga antara Erdogan dan Assad?

Menanggapi cakrawala ini, Erdogan tidak perlu menjadi “elang pemberani”. Tapi cukup menjadi burung tua yang cerdik.*

Seorang penulis dan jurnalis Inggris. Menjadi koresponden Timur Tengah sejak 1976 untuk berbagai media; sejak 1989 menjadi koresponden untuk The Independent

17 Ogos 2018

Kita tetap rakyat yang baik

BN dan PH sama sahaja,kita rakyatlah yang sentiasa menyuap mereka

14 Ogos 2018

zikir cinta tiga segi

Jika kamu sayangkan Allah SWT bertahlillah

Jika kamu sayangkan Rasulullah SAW berselawatlah

Jika kamu sayangkan diri sendiri beristighfarlah

12 Ogos 2018

Gelombang penangkapan ulama terus berlanjut di Arab Saudi. Setelah penangkapan Dr Safar Hawali kerana tulisannya yang berjudul Al-Muslimun wal Hadhoroh Al-Ghorbiyah, khabarnya syaikh Abdul Aziz Al-Fawzan kerana kicauannya di twitter. Di antara mereka yang ditangkap adalah para ulama besar dan terkenal ke seantero dunia. Di bawah ini adalah 5 biografi singkat para ulama yang hari ini dikhabarkan berada di penjara Saudi :

1:Salman Al-Audah
Nama lengkapnya adalah Salman bin Fahd bin Abdullah Al-Audah. Lahir pada 14 Desember 1956 di Al-Basr dekat kota Buraida, Al-Qassim, Arab Saudi. Tahun awal ia habiskan di Al-Basr kemudia pindah ke Buraida. Di sinilah ia mulai belajar tata bahasa Arab, fiqh Hambali dan hadis di bawah bimbingan ulama lokal. Salman menyabet gelar BA, MA dan Ph.D hukum Islam di Universiti Imam Muhammad ibn Su’ud.

Beberapa ulama yang menjadi gurunya adalah syaikh Bin Baz, syaikh Muhammad ibn Al-Utsaimin, syaikh Abdullah Abdurahman JIbrin dan syaikh Shalih. Aktivitinya ia diangkat menjadi wakil Ketua Organisasi “An-Nashrah” Internasional. Selain itu ia juga dipercaya sebagai Sekjen Persatuan Ulama Muslim Dunia. Juga diberi amanah sebagai  Anggota Majlis Fatwa Eropa serta di berbagai organisasi, yayasan sosial dan yayasan pendidikan di dunia Islam.

Salman Al-Audah juga berperan aktif dalam muktamar-muktamar international di beberapa Negara. Di dalam negeri, ia Mengisi kajian mingguan dalam berbagai bidang keilmuan; fiqh, tafsir, hadis, tarbiyah, akhlaq, sirahnabawiyah, aqidah, masalah-masalah sosial, dan kontemporer.

Di media elektronik, Salman didapuk sebagai nasasumber dalam program Ramadhan secara live setiap hari pada channel MBC dengan tema “Hijruz Zaawiyah” dan mendapat rating tertinggi di antara program-program talkshow lainnya selama 5 tahun berturut-turut. Juga program mingguan pada channel MBC dengan tema “Alhayaah Kalimah” yang disiarkan setelah shalat Jum’at dan mendapat rating tertinggi di antara semua program-program talkshow lainnya selama 5 tahun berturut-turut.

Selain MBC, Salman juga muncul di channel TV lain seperti Al-Majd, Ar-Risalah, Iqra’, Daliil, Al-Jaziirah dan lain-lain, seperti acara: Awwalutsnaiin, Qisshah Fatwa, dan Fiqhul khatha’.

Di dunia maya, Salman menjadi pembina Yayasan Al-Islam Al-Yaum atau Islam Today yang berisikan kumpulan dari kegiatan-kegiatan siaran dan bakti social, juga memiliki website dan majalah dengan nama Al-Islam Al-Yaum/islamtoday.net, serta dua buah channel TV yaitu Daliil dan Al-Islam Al-Yaum (الإسلاماليوم). Di website islamtoday.net, ia mengisi artikel mingguan. Juga di majalah ‘Ukkazh Saudi Arabia, majalah Al-Wathan Qatar, majalah Al-Bilaad Bahrain, dan artikel bulanan pada rubric autobiografi website dan majalah الإسلاماليوم / islamtoday.net.

Beberapa kitab karyanya

Syarah Kitab“Bulughul Marom”
Syarah Kitab“Al-Umdah fil Fiqh”
Tafsir“Isyraqat Qur’aniyah”
Ta’liq“Mukhtashar Shahih Muslim”
Kitab “If’al walaa haraj”
Kitab “Ma’allah”
Kitab “Ma’almusthafa”
Kitab “Ma’al ilmi”
Kitab “Banaatii”
Kitab “Syukran Ayyuhal a’daa’”
Kitab “Walaa yazaaluuna mukhtalifiin”
Kitab “Thufuulatu Qalbin”
Kitab “Ma’al a’laam”
Penangkapan syaikh Salman Al-Audah

Salman mulai menikmati hiruk pikuk penjara pada September 1994-1999. Ia dijebloskan penjara dengan tuduhan melakukan kegiatan anti pemerintah. Pemilik akun twitter berfollower 14 juta ini kembali ditangkap pada 9 September 2017. Penyebabnya adalah cuitannya di twitter yang berkenaan dengan proses rekonsiliasi Saudi dan Qatar.

2: Syaikh Abdul Aziz Ath-Tharifi

Lahir di Kuwait pada 7 Dzulhijah 1396 H atau bertepatan dengan 29 November 1976. Ia adalah lulusan fakultas syariah Universitas Muhammad Ibn Suud, Riyadh. Bahkan ia pernah aktif sebagai peneliti resmi di Kementerian Urusan Islam, Wakaf, Dakwah dan Bimbingan Kerajaan Arab Saudi.

Masa mudanya dipenuhi dengan kesibukan menuntut ulumuddien. Ia  membaca habis tafsir Ibnu Katsir, Zaadul Ma’ad, Shirah Ibnu Hisyam, Fatawa Ibnu Taimiyah dan lainnya. Di usianya yang baru beranjak 15 tahun, ia telah membaca dan mulai menghafal apa yang pernah ia baca sebelumnya.

Beberapa ulama yang ia timba ilmunya adalah

1- Sahibus Samahah Abdul Aziz bin Baz (rahimahullah)– Berguru dengannya bertahun – tahun dan banyak mengambil ilmu darinya

2-Syaikh Abdullah bin Abdul Aziz bin Uqail

3-Syaikh Muhammad Hasan As-Syanqiti

4-Syaikh Saleh Ali Syaikh

5- Syaikh Abdul Rahman bin Nasir Baraak

6- Syaikh Muhaddith Abdul Karim Al-Khudair

7- Syaikh Muhammad Abdullah As-Somaliy

8- Syaikh Muhammad Hasan Al-Athyubi

9- Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfurry

Beberapa buah karyanya yang telah dicetak

1- التحجيل في تخريج ما لم يخرج من الأحاديث والآثار في إرواء الغليل  – dua jilid, Maktabah Ar-Rusyd, Riyadh.  Kitab Ini merupakan karya terbaik syaikh Al-Tharifi

2- الأربعين النووية المسندة والتعليق على المعلول منها -مذكرة – sebagaimana yang dapat dilihat dalam website beliau.

3- زوائد سنن أبي داوود على الصحيحين – diterbitkan oleh Dar Maultaqa’ Ahl Hadith & Ibn Rusyd

4- المراجعة لطبعة الكتب الستة – diterbitkan oleh Pustaka Darussallam dan masih banyak lagi

Di dunia maya pun ia aktif berdakwah lewat twitter @abdulaziztarefe dan sebuah website khusus http://altarefe.com/ yang berisi tulisan dan ceramah-ceramahnya.

Di jejaring sosial lainnya, Ath-Tharifi juga mempunyai sebuah fanspage di Facebook. Fanspage ini mendapat like sebanyak 200.000-an akun. Selain itu, Ath-Tharifi juga mempunyai sebuah channel di aplikasi Telegram. Sampai saat ini channel di Telegram telah diikuti sebanyak 20.000 akun.

Penangkapan Syaikh Abdul Aziz Ath-Tharifi

Ath-Tharifi ditangkap oleh pihak keamanan Saudi pada Sabtu sore 23 April 2016 di rumahnya di Riyadh. Diduga sebab ulama ini ditangkap karena kritikannya terhadap penguasa di akun sosial media. Meskipun tidak secara spesifik penguasa negara mana yang dimaksud. Tweet terakhir yang dipublikasikan melalui akunnya, mengatakan:

“Sebagian penguasa berpikir bahwa menghapuskan sebagian (ajaran) agama untuk memuaskan orang-orang kafir akan menghentikan tekanan mereka. Ketika turun derajat, orang-orang kafir akan mendorongnya lagi, menstabilkan dalam satu urusan dan menekan pada urusan lainnya, (sampai mengikuti agama mereka)”
Sampai detik ini, belum diketahui nasib terakhir syaikh Ath-Tharifi.


3: Syaikh Awadh Al-Qarni

Lahir pada tahun 1376 H di kota Al-Ahsa wilayah timur. Awadh terlahir dari keluarga yang diberkahi. Dari marga ini terlahir ulama dan dai seperti syaikh Ali Al-Qarni yang terkenal karena rekaman-rekaman ceramahnya dan Doktor A’id Al-Qarni yang cukup masyhur di dunia Islam, termasuk Nusantara.

Perjalanan pendidikannya memang tidak tertulis secara terperinci dari kecil. Tetapi diketahui bahwa  ia meraih gelar master pada 1407 H dan gelar doktor pada 1417 H bidang fiqh dan ushul fiqh. Di setiap kuliah, syaikh Awadh banyak mengajarkan ulumuddien terutama ushul fiqh, sebab-sebab perbedaan pendapat fuqoha, Tarikh Tasyri’ dan Maqashid Syariah fi Fiqh Islamiy.

Selain aktivitasnya yang selalu bergumul dengan kegiatan dakwah, syaikh Awadh juga menjabat sebagai dosen di universitas Imam Muhammad ibn Suud di Abha, yang mana saat ini lebih dikenal dengan nama Universitas King Khalid. Dalam lingkup kemahasiswaan, ia juga ditunjuk sebagai penanggung jawab utama dalam urusan ini. Di Madinah Al-Munawarah, ulama kelahiran kota Al-Ihsa ini didaulat sebagai pengajar di fakultas dakwah dan penyiaran. Karena kompetensinya inilah ia pun dipercaya sebagai pengawas di beberapa universitas Islam. Zaman yang semakin lama maju terutama dalam bidang telekomunikasi. Maka, dakwah pun juga digencarkan di berbagai media komunikasi terutama jaringan internet yang semakin mudah diakses dimanapun dan kapanpun. Selain dirinya berkecimpung dalam dakwah  di internet, syaikh juga ditunjuk sebagai pengawas pelbagai situs-situs web yang menampilkan siaran live dengan gambar dan suara.

Beberapa karyanya adalah

Asbab wa Adab Al-Khilaf
Min Ma’alim Ad-Dakwah Ar-Rasyidah
Ash-Shohwah Al-Islamiyah wa Kaifa Nuhafidzu ‘Alaiha.
Al-Mukhtashar Al-Wajiz fi Maqashid At-Tasyri’
Fiqh Khilaf
Tahqiqu wa Dirasah Makhtutah fi Al-Ijhad wa Taqlid
Khuquuqu Al-Insan fi Al-Islam
Ahkamu Al-Khurriyah fi Al-Islam
Fiqh Shira’ baina Al-Haq dan Bathil min Khilali Qishoh Musa wa Fir’aun
Ahkamu Syahadah fi Syariah Islamiyah
Ahkamu Al-Qur’ah fi Syariah Islamiyah
Qodhiyatu Filistin fi Miizani Al-Islam
Penangkapan syaikh Awadh Al-Qarni

Seperti yang telah dikemukakan di awal bahwa syaikh Awadh dan syaikh Salman ditangkap dengan tuduhan yang sama atas dukungannya untuk Qatar. Sekali lagi dicekal berbarengan dengan 20 orang lebih di hari yang sama karena tuduhan yang sama. Dari kedua puluh orang itu mayoritas adalah ulama. Penahanan syaikh Awad berdasar pada sikap yang terlihat melalui postingan-postingan di media sosial.

4: Syaikh Ibrahim Sakran

Ulama asli Arab Saudi yang lahir pada 5 Rabiul Awal 1396 H / 4 April 1976. Nama aslinya adalah Abu Umar Ibrahim bin Umar bin Ibrahim As-Sakran At-Tamimi. Dia adalah seorang ulama dan cendekiawan Islam, menyelesaikan pendidikan strata satu jurusan syariah di Universitas Al-Imam, kemudian melanjutkan pendidikan magister siyasah syar’iyah di universitas yang sama. Gelar magister kedua, ia dapatkan di universitas Essex, Ingrris jurusan hukum perdagangan internasional.

Dengan latar belakang pendidikan yang tinggi, Ibrahim mempu membuat karya tulis yang menginspirasi banyak orang. Salah satu karya terbaiknya adalah مآلات الخطاب المدني yang bisa diunduh secara gratis di jejaring internet. Ibrahim salah satu ulama yang membantah syubhat-syubhat yang dilontarkan juru bicara IS, Abu Muhammad Al-Adnani perihal pernyataan resminya terutama pada kalimat yang mengafirkan siapa pun yang memerangi Daulah.

Beberapa karyanya yang telah diterbitkan atau tersebar di internet adalah

Maalat Al-Khitab Al-Madaniy
Ath-Thariq ila Al-Quran
Raqaaiqu Al-Quran
Al-Ashamu Al-Mukhatalhoh dan lain sebagainya
Penangkapan syaikh Ibrahim Sakran

Pada bulan Juni 2016, Ibrahim ditangkap oleh pihak keamanan Arab Saudi karena dianggap menentang kebijakan kerajaan. Setelah proses pengadilan berjalan, Ibrahim dijatuhi hukuman 5 tahun penjara. Tuduhan itu disematkan pada Ibrahim karena beberapa cuitannya di twitter. Tak berselang lama, ia pun diambil pihak keamanan dan dimasukkan ke dalam hotel prodeo.


5: Syaikh Muhammad Sholih Al Munajjid

Lahir pada 30 Dzulhijjah 1380 Hijriyah bertepatan dengan  7 Juni 1960 di Aleppo, Suriah. Tumbuh dan berkembang di Arab Saudi. Menyelesaikan pendidikan dari sekolah dasar hingga menengah atas di Riyadh. Kemudian pindah ke Dhahran untuk menyelesaikan studi di bangku universitas (King Fahd University of Petroleum and Minerals (KFUPM)).

Beberapa ulama yang pernah menurunkan ilmu padanya adalah Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baz, Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin, Syaikh ‘Abdullah bin ‘Abdurrahman Al Jibrin, dan banyak mengkaji dengan membaca pada Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir Al Barrok.

Al-Munajjid belajar qiroah Quran pada Syaikh Sa’id Ali ‘Abdullah. Ulama lain yang ia gali ilmunya adalah Syaikh Sholih bin Fauzan bin ‘Abdillah Al Fauzan, Syaikh ‘Abdullah bin Muhammad Al Ghunaiman, Syaikh ‘Abdul Muhsin Az Zamil, dan Syaikh Abdurrahman bin Sholih Al Mahmud.

Beberapa karyanya adalah Kuunu ‘alal Khoir A’waanan, Arba’un Nashihah lii Ishlaahil Buyuut, Sababan lil Khusyu’, Al Asaalib An Nabawiyah fii ‘Ilaajil Akhtho’, Sab’una Mas-alah fish Shiyam, dan masih banyak yang lainnya.

Pada tahun 1996, Al-Munajjid meluncurkan situs Tanya Jawab Islam, Al Islam Sual wal Jawab (www.islamqa.com). Sampai saat ini website islamqa masih berjalan dan mengembangkan layanan dalam berbagai bahasa Urdhu, Inggris, China, Uigur, Korea, Rusia, Indonesia, Turki, Hindia, Jerman, Portugis dan Farsi. Selain itu, ulama kelahiran Aleppo ini juga membina website www.islam.ws dan web pribadi, www.almunajjid.com.

Di dunia maya, Al-Munajjid memiliki 4.070.000 follower di Twitter. Dan pada tahun 2015, situs islamqa tercatat sebagai situs paling populer pada topik Islam di Alexa.

Di dunia nyata, karena kedekatannya dengan syaikh Bin Baz, Al-Munajjid didukung oleh syaikh untuk mengajar ilmu syar’i di Markaz Dakwah dan Pembimbingan kota Dammam. Selain itu, Al-Munajjid didapuk sebagai imam dan khotib di masjid Jami’ ‘Umar bin Abdul Aziz di daerah Khobar, Dammam.

Penangkapan

Pada tanggal 18 September 2017, Al-Munajjid ditangkap pemerintah Saudi. Penyebab utamanya belum jelas karena  pemerintah Saudi belum berbicara secara resmi soal itu. Namun, disinyalir berkaitan dengan ceramahnya di Jeddah yang dianggap berbau ekstrimisme dan berpotensi  merusak persatuan kerajaan. Selain itu, ada desas desus bahwa penangkapan itu terjadi karena cuitannya di twitter yang berkaitan dengan Qatar.
kiblat.net: /Dhani El_Ashim.Editor: Arju
Sumber
https://www.enabbaladi.net/
https://misr5.com/
https://ar.wikipedia.org/
https://www.almrsal.com
https://ar.islamway.net
https://www.rumaysho.com/

11 Ogos 2018

Soalan: Ada jamaah yang bertanya tentang qurban bolehkah 1 ekor lembu untuk 10 orang?

Jawapan :
Para ulama sepakat bahawa seekor lembu boleh untuk tujuh orang yang berqurban, tetapi mereka berbeda pendapat apakah seekor unta boleh untuk tujuh orang atau untuk sepuluh orang?

1.    Pendapat Pertama: Seekor unta atau lembu boleh untuk tujuh orang.  Ini adalah pendapat majoriti ulama. Dalilnya adalah hadis Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhu bahawasanya ia berkata :
نَحَرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- بِالْحُدَيْبِيَةِ الْبَدَنَةَ عَنْ سَبْعَةٍ وَالْبَقَرَةَ عَنْ سَبْعَةٍ
“Kami menyembelih bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di Hudaibiyah unta untuk tujuh orang dan lembu untuk tujuh orang.”  (HR Muslim, Kitab : al-Hajj, Bab : al-Isytirak fi al Hadyi, no : 1318 )
Di dalam riwayat lain disebutkan bahawa Jabir  bin Abdullah radhiyallahu ‘anhu berkata :
خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- مُهِلِّينَ بِالْحَجِّ فأَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنْ نَشْتَرِكَ فِى الإِبِلِ وَالْبَقَرِ كُلُّ سَبْعَةٍ مِنَّا فِى بَدَنَةٍ
 “Kami keluar  bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam keadaan Haji, maka beliau menyuruh kami untuk bersyarikat dalam satu unta dan sapi masing-masing untuk tujuh orang.” (HR Muslim, Kitab : al-Hajj, Bab : al-Isytirak fi al Hadyi, no : 1318 )

2.    Pendapat Kedua : Seekor lembu bolrh  untuk tujuh orang. Sedangkan seekor unta untuk sepuluh orang. Ini adalah pendapat Ishaq dan Ibnu Huzaimah.
Dalilnya adalah hadis Ibnu Abbas radhiyallahu’anhu, bahawa beliau berkata :

03 Ogos 2018

Ayat Untuk Yang Akan Mengundi

Surah Yasin ayat 65. 
Pada waktu itu Kami meteraikan mulut mereka (sejurus); dan (memberi peluang kepada) tangan-tangan mereka memberitahu Kami (perbuatan masing-masing), dan kaki mereka pula menjadi saksi tentang apa yang mereka telah lakukan.

BUATLAH PILIHAN YANG TERBAIK UNTUK DUNIA DAN AKHIRAT KITA

01 Ogos 2018

Kitab Suci Al-Qur’an seringkali menggambarkan berbagai bentuk penyesalan para penghuni Neraka. Salah satu di antara bentuk penyesalan itu berkaitan dengan urusan ”ketaatan kepada pemimpin”. Kelak para penghuni Neraka pada saat tengah mengalami penyiksaan yang begitu menyengsarakan berkeluh kesah penuh penyesalan mengapa mereka dahulu sewaktu di dunia tidak mentaati Allah dan RasulNya. Kemudian mereka menyesal kerana telah menyerahkan kepatuhan kepada para pembesar, pemimpin, Presiden, Imam, Amir, Qiyadah dan atasan mereka yang ternyata telah menyesatkan mereka dari jalan yang lurus. Akhirnya, kerana nasi telah menjadi bubur, mereka hanya boleh mengharapkan agar para mantan pimpinan mereka itu diazab oleh Allah dua kali ganda daripada azab yang mereka terima. Bahkan penghuni Neraka akhirnya mengharapkan agar para mantan pimpinan mereka itu dikutuk dengan kutukan yang sebesar-besarnya. Semoga Allah melindungi kita dari penyesalan demikian. Na’udzubillahi min zaalika..!

يَوْمَ تُقَلَّبُ وُجُوهُهُمْ فِي النَّارِ يَقُولُونَ يَا لَيْتَنَا أَطَعْنَا اللَّهَ وَأَطَعْنَا الرَّسُولَا وَقَالُوا رَبَّنَا إِنَّا أَطَعْنَا سَادَتَنَا وَكُبَرَاءَنَا فَأَضَلُّونَا السَّبِيلَا رَبَّنَا آَتِهِمْ ضِعْفَيْنِ مِنَ الْعَذَابِ وَالْعَنْهُمْ لَعْنًا كَبِيرًا

”Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikkan dalam neraka, mereka berkata: “Alangkah baiknya, andaikata kami ta`at kepada Allah dan ta`at (pula) kepada Rasul”. Dan mereka berkata: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah menta`ati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar). Ya Tuhan kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipat dan kutuklah mereka dengan kutukan yang besar”. (QS. Al-Ahzab [33] : 66-68)

pemimpin-penipu Gambaran di atas merupakan suatu gambaran yang sungguh mengenaskan. Bagaimana kumpulan manusia yang sewaktu di dunia begitu menghormati dan mempercayai para pembesar dan pemimpin mereka, tiba-tiba setelah sama-sama dimasukkan Allah ke dalam derita Neraka mereka baru sadar ternyata telah ditipu oleh para pemimpin tersebut sehingga berbalik menjadi pembenci dan pengutuk para mantan pembesar dan pemimpin tersebut. Mereka terlambat menyadari jika telah dikelabui dan disesatkan dari jalan yang benar. Mereka terlambat menyadari bahwa sesungguhnya para pemimpin dan pembesar itu tidak pernah benar-benar mengajak dan mengarahkan mereka ke jalan yang mendatangkan keridhaan dan rahmat Allah.....

29 Julai 2018

Rasulullah menjelaskan dalam banyak hadits tentang rumah-rumah tertentu yang tidak akan dimasuki Malaikat Rahmat.

Bagaimanakah rumah-rumah yang tidak akan dimasuki malaikat rahmat?

Di antaranya adalah hadis-hadis berikut ini:

Aku (Abu Thalhah) mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Malaikat (rahmat) tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya ada anjing dan (atau) gambar patung, (HR. Bukhari).

Dari Abu Thalhah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Sesungguhnya malaikat (rahmat) tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar,”(HR. Muslim).

Dari Ali bin Abu Thalib dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Malaikat (rahmat) tidak masuk rumah yang padanya terdapat gambar dan anjing serta orang yang junub,” (HR. An Nasa’i, dishahihkan Al Albani).

Dari Ali bin Abu Thalib dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Sesungguhnya Malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan gambar,” (HR. Ibnu Majah, dishahihkan Al Albani).

Berdasarkan hadis-hadis tersebut, ada sejumlah rumah yang tidak dimasuki oleh malaikat yaitu:

Rumah yang di dalamnya ada gambar/lukisan makhluk bernyawa
Rumah yang di dalamnya ada anjing.
Rumah yang penghuninya junub alias biasa tidak mandi/bersuci dari junub.
Rumah yang di dalamnya ada patung.

Selain 4 rumah tersebut, dalam buku Rumah yang Tidak Dimasuki oleh Malaikat, Abu Hudzaifah Ibrahim bin Muhammad menambahkan rumah-rumah lainnya yang tidak dimasuki oleh Malaikat Rahmat yaitu:

Rumah orang yang memutuskan silaturahim
Rumah orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya
Rumah orang yang memakan harta anak yatim
Rumah orang yang memakan riba
Rumah yang di dalamnya tidak disebutkan Asma Allah
Rumah yang tidak ada shalawat di dalamnya dan lebih mementingkan hawa nafsu
Rumah yang di dalamnya banyak caci maki dan laknat
Rumah yang di dalamnya banyak alunan lagu selain dzikir
Rumah yang di dalamnya ada lonceng
Rumah yang digunakan minum khamr
Rumah yang ditempati perjudian dan sajian berhala
Rumah yang di dalamnya ada syirik dan mantra-mantra
Rumah yang di dalamnya ada bau tidak sedap atau penghuni laki-lakinya melumuri tubuh dengan kunyit
Rumah yang penghuninya hidup boros
Rumah yang penghuninya terus menerus melakukan kedurhakaan
Rumah yang digunakan untuk kekejian, atau dosa besar
Wallahu a’lam bish shawab. [Tarbiyah/ Ipos]

26 Julai 2018

Siapa yang suka dan mahu berteman dengan orang yang zalim, tentu diantara kita pasti akan menjawab tidak atau bahkan menghindari teman yang demikian.

Apalagi andaikata yang zalim itu adalah seorang pemimpin, tentu bukan satu dua orang yang akan dizaliminya, namun rakyat juga negara terkena imbas atas perbuatannya.

Kezaliman bukan saja terhadap urusan ekonomi sosial budaya saja namun boleh lebih parah yaitu melakukan kezaliman yang paling besar, yaitu membawa seluruh komponen pemerintahannya kepada kesyirikan yang mengundang berbagai bencana.

Begitulah kedasyatan seorang pemimpin jika melakukan kezaliman, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam tidak mengakui umatnya jika berteman berkawan bahkan mendukung pemimpin yang zalim sebagaimana hadis dibawah ini,

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda;

اسْمَعُوا، هَلْ سَمِعْتُمْ أَنَّهُ سَيَكُونُ بَعْدِي أُمَرَاءُ؟ فَمَنْ دَخَلَ عَلَيْهِمْ فَصَدَّقَهُمْ بِكَذِبِهِمْ وَأَعَانَهُمْ عَلَى ظُلْمِهِمْ فَلَيْسَ مِنِّي وَلَسْتُ مِنْهُ وَلَيْسَ بِوَارِدٍ عَلَيَّ الحَوْضَ

"Dengarkanlah, apakah kalian telah mendengar bahawa sepeninggalku akan ada para pemimpin? Siapa yang masuk kepada mereka, lalu membenarkan kedustaan mereka dan menyokong kezaliman mereka, maka dia bukan golonganku, aku juga bukan golongannya. Dia juga tak akan menemuiku di telaga." (HR Tirmidzi, Nasai dan Al Hakim).

Di antara ciri pemimpin zalim adalah jika berjanji dia selalu ingkar, demi ambisi kekuasaan biasanya diawal sebelum terpilih dengan sombongnya mengobral seribu janji janji yang mampu menyihir rakyatnya untuk mendukungnya, namun pada akhirnya diingkarinya setelah kepemimpinan dikuasainya.

Kerana niatnya sudah tidak benar makan hasil kerjanyapun akan buruk dan tidak memiliki prestasi yang baik, belum lagi terhitung prestasi akhiratnya, dunianya saja penuh dengan keburukan.

Dari Abu Hisyam as-Silmi berkata, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

سَيَكُونُ عَلَيْكُمْ أَئِمَّةٌ يَمْلِكُوْنَ رِقَابَكُمْ وَيُحَدِّثُوْنَكُمْ فَيَكْذِبُونَ، وَيَعْمَلُوْنَ فَيُسِيؤُونَ، لا يَرْضَوْنَ مِنْكُمْ حَتَّى تُحَسِّنُوا قَبِيْحَهُمْ وَتُصَدِّقُوْا كَذِبَهُمْ، اعْطُوْهُمُ الحَقَّ مَا رَضُوا بِه

“Kalian akan dipimpin oleh para pemimpin yang mengancam kehidupan kalian. Mereka berbicara (benjanji) kepada kalian, kemudian mereka mengingkari (janjinya). Mereka melakukan pekerjaan, lalu pekerjaan mereka itu sangat buruk. Mereka tidak senang dengan kalian hingga kalian menilai baik (memuji) keburukan mereka, dan kalian membenarkan kebohongan mereka, serta kalian memberi pada mereka hak yang mereka senangi.” (HR. Thabrani)

Seorang pelaku kezaliman tentu yang akan menjadi teman dan koleganya adalah mereka mereka yang mendukung kezaliman pula.

Allah Subahanahu wa Ta'ala berfirman:

وَكَذٰلِكَ نُوَلِّى بَعْضَ الظّٰلِمِينَ بَعْضًا بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

"Dan demikianlah Kami jadikan sebagian orang-orang zalim berteman dengan sesamanya, sesuai dengan apa yang mereka kerjakan." (QS. Al-An'am: 129)

Sa'id meriwayatkan dari Qatadah sehubungan dengan takwil ayat ini, bahawa sesungguhnya Allah mempertemankan manusia berdasarkan amal perbuatan mereka. Dengan kata lain, orang mukmin adalah teman orang mukmin lainnya pada bila-bila masa pun dan di mana saja. Orang kafir adalah teman orang kafir, di mana saja dan bila-bila masa pun berada. Iman bukanlah hanya sekadar angan-angan, bukan pula sebagai perhiasan (melainkan harus disertai dengan amal perbuatan). Pendapat ini dipilih oleh Ibnu Jarir.

Al-Hafiz ibnu Asakir telah meriwayatkan hadis berikut ini dalam biografi Abdul Baqi ibnu Ahmad melalui jalur Sa'id ibnu Abdul Jabbar Al-Karabisi, dari Hammad ibnu Salamah, dari Asim, dari Zar, dari Ibnu Mas'ud secara marfu’ yaitu:

مَنْ اَعَانَ ظَالِمًا سَلَّطَهُ اللّٰهُ عَلَيْهِ

“Barang siapa yang menolong orang yang zalim, maka Allah akan menjadikan orang zalim itu berkuasa atas dirinya.”

Boleh jadi adanya pemimpin zalim yang hadir ditengah-tengah kehidupan kita kerana kezaliman kita juga, untuk itu masih banyak kesempatan bagi kita memperbanyak istighfar dan kembali beramal shalih dengan benar agar Allah Ta'ala berikan kepada kita pemimpin yang sesuai dengan cita cita dan harapan kita, yaitu pemimpin yang sholih yang mampu berbuat adil kepada seluruh rakyat dan bangsa. Wallahu a'lam. [VOA-I.C]

22 Julai 2018

Asyari Usman..Belut adalah binatang yang tak berbisa tetapi tidak mudah dipegang. Licin. Slippery. Hebatnya si belut diburu orang. Dagingnya digemari semua lapisan masyarakat. Dulu, sebelum manusia mulai memburu belut, binatang air ini masih suci. Namun, begitu para pemburu mengalami kesulitan untuk menangkap belut, mulailah nama baik mereka dijelek-jelekkan.
Entah siapa yang memulainya, terkenallah idiom “licin seperti belut”. Muncullah ejekan, “Awas, dia itu belut”, dsb.
Hairannya, daging belut tetap disukai. Sampai akhirnya hari ini belut menjadi salah satu komiditi perikanan yang berharga belasan ringgit sekilogram. Ada sekian jenis masakan yang berasaskan belut. Walhasil, idiom buruk berbasis belut mampu diimbangi oleh popularitinya sebagai masakan yang disukai.
Itulah belut. Licin, susah dipegang, tapi disukai.
Nah, manusia-manusia hebat, khususnya para pemain politik, kemudian melihat potensi besar dari watak, sifat dan kondisi belut. Mereka mempraktikkan sifat-sifat kebelutan itu di pentas politik. Watak belut paling banyak di-subscribe atau di-like oleh para ahli politik dan penguasa dalam negara kita.
Mulailah muncul di sana-sini ahli politik dan pegawai belut. Mudah berjanji, tak boleh dipegang. Setelah jadi, langsung menghilang. Bila terdesak, cepat menyeberang.
Hebatnya, untuk mempelajari dan mempraktikkan filosofi belut, tidak mahal. Bahkan Anda tak perlu membeli atau memelihara belut. Cukup ikuti saja berita-berita tentang ahli politik yang membelot. Yang melakukan lompat indah. Yang pindah kubu.
Amatinya sepak-terjang pembelot. Lobus frontalis (otak depan) Anda akan melakukan “automatic recording and downloading” (perekaman dan pengunduhan otomatis) dari sifat-sifat kebelutan si pembelot yang Anda amati itu.
Sampai di paragraf ini, mulai nampak hubungan antara “belut” dan “belot”. Kalau mau lebih jelas lagi: pembelot banyak belajar tentang belut. Boleh jadi juga di dalam ilmu balaghah (epistemologi), “belot” bertetangga dengan “belut”.
Sekarang, kita perlu menjawab pertanyaan korelatif. Dalam terminologi perguruan tinggi Islam, pertanyaan “ushuluddin”-nya. Yaitu, mengapa pembelot mengamalkan watak belut?.BACA SEMUANYA...eramuslim.com

20 Julai 2018

SMK Ade Putra Masjid Tanah Melaka: Dalam program tazkirah setiap pagi Jumaat ustazcyber selalu melatih dan menunjuk ajar beberapa orang rakan sekerja daripada kalangan bukan ustaz untuk bertazkirah secara bergilir-gilir. Alhamdulillah beberapa orang anak didik ustazcyber ini cukup senang diajar, malahan tazkirah mereka itu cukup memukau dan adakalanya lebih baik daripada apa yang disampaikan oleh kami barisan ustaz.(gambar Cikgu Norazi Kamarudin guru Matematik sedang menyampakan tazkirah jumaat 20 Ogos 2018)

14 Julai 2018

Hadis 1
Dari Urs bin Amirah ra, Rasulullah SAW bersabda," Jika maksiat dilakukan di bumi maka siapa yang melihatnya,lalu mengingkarinya dan membencinya,maka di dihukumi seperti orang yang tidak mengetahui kemaksiatan tersebut dan siapa yang ridha dengan kemaksiatan meski ia tidak sedang berada di tempat, maka dihukumi seperti orang yang menyaksikannya".( Hadis Hasan, riwayat Abu Daud)

Hadis 2
Dari Abu Sa'id Al-Khudri ra,suatu hari Rasulullah SAW berkhutbah, Salah satu sebda beliau adalah, " Jangan kewibawaan manusia menghalagi kalian untuk mengatakan kebenaran,"(Hadis Sahih,riwayat Tarmizi dan Ibnu Majah)

Hadis3
Dari Anas bin Malik ra, ditanyakan kepada Rasulullah saw, "Bilakah amar ma'ruf nahi munkar itu ditinggalkan?, lalu beliau menjawab, "Manakala pemimpin diambil dari kalangan orang muda dan bodoh, ramai orang tua berbuat maksiat,dan manakala ilmu tidak diamalkan kecuali untuk tujuan duniawi (Hadis Hasan Riwayat Ibnu Majah)

12 Julai 2018

Arrahmah.com Membaca sirah kehidupan para salaf, maka kita akan dapati kisah mereka bertabur dengan semangat amar ma’ruf dan nahi munkar. Mereka sadar bila hidup mereka bagai satu kaum
yang berada dalam satu bahtera; semua harus kompak menjaga kapal tersebut agar tidak rosak. Satu orang yang melubangi bahagian bawah kapal kerana ingin mengambil air dengan cara praktis lalu dibiarkan, maka yang tenggelam bukan hanya si pelobang kapal. Namun seluruh penumpang juga akan tenggelam bersama. Kisah Umar bin Khattab di saat menjelang sakaratul maut yang menegur pemuda berpakaian isbal dan kisah anak kecil yang menegur Imam Abu Hanifah supaya berhati-hati agar tidak tergelincir, adalah sedikit contoh bagaimana semangat mereka untuk selalu menjadikan amar ma’ruf dan nahi munkar sebagai bagian penting kehidupan mereka.

Anas bin Malik ra berkata:

قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَتَى نَدَعُ الِائْتِمَارَ بِالْمَعْرُوفِ وَالنَّهْيَ عَنْ الْمُنْكَرِ قَالَ إِذَا ظَهَرَ فِيكُمْ مَا ظَهَرَ فِي بَنِي إِسْرَائِيلَ إِذَا كَانَتْ الْفَاحِشَةُ فِي كِبَارِكُمْ وَالْمُلْكُ فِي صِغَارِكُمْ وَالْعِلْمُ فِي رُذَالِكُمْ

Ditanyakanlah kepada Rasulullah saw, “Ya Rasulullah, Bilakah kami akan meninggalkan amar makruf dan nahi munkar?” Beliau menjawab, “Jika muncul di tengah kalian suatu perkara yang pernah muncul pada zaman Bani Israil, yaitu perbuatan keji dilakukan oleh para pembesar, pemerintahan dipegang oleh anak-anak kecil, dan ilmu berada di tangan orang-orang yang (bermental) rendah.”[1]...

10 Julai 2018

Warganet Arab ramai memperbincangkan harta kekayaan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Mereka kemudian membandingkannya dengan kondisi pemimpin-pemimpin mereka.

Sebuah rilis resmi di Turki mempublikasikan harta kekayaan Erdogan. Disebutkan, Presiden Turki itu memiliki 6.347.000 lira, atau setara dengan $ 1,37 juta. Kesemuanya tersimpan dalam tiga bank yang berbeda.

Selain itu, Erdogan juga memiliki tanah di wilayah Rize dengan nilai sekitar 10.000 lira, atau $ 2.160. Serta sebuah rumah di Istanbul yang bernilai 4 juta lira, atau $ 880.000.

Erdogan juga memiliki kereta Audi A8, senilai 234.000 lira, atau sekitar $ 50.000.

Namun ada fakta mengejutkan dari rilis tersebut. Bagaimana tidak, ternyata Presiden Turki itu masih memiliki hutang....

02 Julai 2018

Jom Sokong KMMB

ustazcyber [2 dari kiri ]menghadiri mesyuarat perwakilan KMMB di Regency Hotel Kuala Lumpur.

Jom sokong Koperasi Muslimn Malaysia Berhad dengan menjadi ahli dan memilih pelbagai produk yang kami sediakan..sila ke
untuk melihat pelbagai produk dan aktiviti yang KMMB adakan

28 Jun 2018

Presiden Recep Tayyip Erdogan semakin mengukuhkan cengkramannya sebagai pemimpin di Turki setelah memenangkan pemilihan umum akhir minggu lepas.

Erdogan dan koalisi Aliansi Rakyat berhasil memperolah 53 persen suara, mengalahkan enam pesaingnya dalam pemilu.

Kemenangan ini memungkinkan Erdogan, yang telah lebih dari 15 tahun berkuasa, untuk memperpanjang masa jabatannya hingga 2028 mendatang.

Selain itu, masa jabatan diperoleh berikut kewenangan baru yang dicanangkan lewat perubahan konstitusi 2017 lalu. Didukung referendum, reformasi disahkan parlemen sekitar April 2017....

26 Jun 2018

Setelah menyelesaikan berbagai kegiatan di Istanbul pada hari pemilu 24 Jun 2018, Minggu malam Presiden Turki dan Ketua Umum Parti Keadilan dan Pembangunan (AK), Recep Tayyip Erdogan, mendatangi Ankara untuk berpidato di hadapan warga Turki dari balkoni bangunan pusat Parti AK.

Disiar Anadolu Isnin (25/6), warga yang telah memenuhi lapangan di hadapan bangunan Parti AK untuk merayakan kemenangan, semuanya serentak menyuarakan kepada Erdogan, “Berdirilah tegak, rakyat ini bersama Anda”.

Mendengar sambutan itu Erdogan mengatakan, “Kalian tak usah khawatir, kami belum membungkuk di hadapan kekuatan apapun di dunia ini, kami hanya tunduk di hadapan Allah dalam rukuk dan sujud.”.....

23 Jun 2018


Apa itu ayat kursi? ayat kursi atau ayatul kursi bahasa arab آية الكرسي adalah ayat yang paling agung. Sebab menceritakan mengenai keagungan Allah Swt dan mengenai Kekuasaan-Nya yang tidak akan terbatas. Ayat kursi adalah ayat ke 255 di dalam surat Al Baqarah. Ayat kursi diyakini di baca untuk memperoleh kerendahaan dan pelingdungan dari Allah Swt.

Ayat kursi mempunyai rahsia, kehebatan dan kedahsyatan yang luarbiasa sekali. untuk kajian saat ini akan lebih jauh untuk tahu mengenai rahsia-rahsia ayat kursi tentang kelebihan, keutamaan, manfaat serta manfaat membaca ayat kursi serta begitu lengkap. Sunggguh begitu mengagumkan untuk jadikan doa wirid serta amalan sehari hari. Adapun bacaan Ayat kursi seperti berikut.....

21 Jun 2018

Pahala kebaikan adalah kebaikan (yang dilakukan) setelahnya. Siapa beramal kebaikan diikuti kebaikan berikutnya, itu sebagai tanda diterimanya amal kebaikan pertama

SELEPAS Idul Fitri, salah satu yang dicemaskan generasi salaf adalah bukan seberapa banyak yang telah diamalkan di bulan Ramadhan, tapi seberapa diterima oleh Allah Subhanahu wata’ala.  Ibnu Rajab Al-Hanbali Rahimahullah berkata: “Para (generasi) salaf, enam bulan pasca Ramadhan mereka gunakan untuk memohon -berdoa dan beramal- pada Allah agar seluruh amalan di bulan Ramadhan diterima oleh-Nya”.

Umar bin Abdul Aziz, Sang Khalifah kenamaan dinasti Umawi suatu saat berpidato di hadapan rakyatnya sehabis shalat `Idul Fitri: “Wahai rakyat sekalian! Kalian telah berpuasa selama 30 hari, dan telah shalat malam selama 30 hari. Sekarang (tiba saatnya) kalian keluar dari bulan Ramadhan untuk memohon pada Allah agar semuanya diterima”.

Untuk mengetahui amalan diterima atau tidak di bulan Ramadhan, ada 5 tanda –yang disarikan dari kitab “Lathaa`ifu al-Ma’aarif” (1999: 221, 222 dan 224) karya Ibnu Rajab Al-Hanbali Rahimahullah- yang menunjukkan bahawa amal atau ibadah mukmin diterima di bulan Ramadhan:

Pertama, Memiliki persepsi yang benar terkait amal yang dilakukan. Amal yang dilakukan di bulan

20 Jun 2018

ADA sebuah cerita mengenai Imam al-Ghazali bersama murid-muridnya, yang ketika itu mereka sedang berkumpul bersama. Dalam perkumpulan mereka, Imam al-Ghazali melontarkan beberapa teka teki kepada muridnya.

Imam Ghazali : “Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?”
Murid 1 : “Orangtua.”
Murid 2 : “Guru.”
Murid 3 : “Teman.”
Murid 4 : “Kaum kerabat.”
Imam Ghazali : “Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah ‘mati’. Sebab itu janji Allah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati (Surah Ali-Imran: 185).

Imam Ghazali : “Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini?”....

14 Jun 2018

Fakhruddin ..Idul Fitri adalah hari raya bagi umat Islam setelah sebulan penuh berpuasa. Agar nilai pahala di Idul Fitri berlipat ganda, berikut beberapa amalan sunnah Idul Fitri yang perlu kita amalkan:

1. Mandi dan berhias diri sebelum berangkat shalat Id.

Terdapat riwayat shahih dalam Kitab Al–Muwaththa dan lainnya bahawa Abdullah bin Umar mandi pada hari Id sebelum berangkat ke tempat shalat. (Al-Muwaththa, no. 428). An-Nawawi menyebutkan adanya kesepakatan ulama tentang disunnahkannya mandi untuk shalat Id.

Diriwayatkan dari Nafi’, ia berkata, “Bahwasanya Abdullah bin ‘Umar biasa mandi di hari Idul Fithri sebelum ia berangkat pagi-pagi ke tanah lapang.” (HR. Malik dalam Al-Muwatho’ 426)

Dari Jabir radhialahu anhu, dia berkata, Adalah Nabi shallallahu alaihi wa sallam memiliki gamis yang biasa beliau pakai untuk shalat dua Hari Raya dan hari Jumat. (Shahih Ibnu Khuzaimah, no. 1765)

Al-Baihaqi meriwayatkan dengan sanad yang shahih bahawa Ibnu Umar memakai pakaian yang paling bagus pada Hari Id. Maka bagi laki-laki, hendaknya memakai pakaian yang paling bagus ketika berangkat untuk shalat Id.

Semantara bagi wanita, hendaknya dia menjauhi perhiasan apabila dia keluar, kerana dilarang baginya menampakkan perhiasan di hadapan laki-laki bukan mahram, demikian pula diharamkan bagi wanita yang hendak keluar untuk mengenakan wewangian atau mengundang fitnah bagi laki-laki, kerana dia keluar semata-mata untuk beribadah dan ketaatan.

2. Makan sebelum berangkat shalat Idul Fitri...

08 Jun 2018

Islampos.com
NABI Muhammad SAW pernah mengabarkan kita di beberapa sabda beliau tentang tanda-tanda malam lailatul qadar, yaitu:

1. Udara dan Suasana Pagi yang Tenang

Ibnu Abbas radliyallahu’anhu berkata: Rasulullah SAW bersabda:

“Lailatul Qadar adalah malam tentram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah.”

2. Cahaya Mentari Redup

Ada juga hadis nabi yang menginformasikan ciri malam Qadar adalah bila ada cahaya mentari lemah, cerah tak bersinar kuat keesokannya. Dasarnya dari hadis Ubay bin Ka’ab radliyallahu’anhu, bahawasanya Rasulullah SAW bersabda:

“Keesokan hari malam Qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan,” (HR. Muslim)

3. Terkadang Terbawa dalam Mimpi...

06 Jun 2018

https://muslim.or.id
Islam adalah agama yang ilmiah. Setiap amalan, keyakinan, atau ajaran yang disandarkan kepada Islam harus memiliki dasar dari Al Qur’an dan Hadis Nabi shallallahu’alaihi wa sallam yang otentik. Dengan ini, Islam tidak memberi celah kepada orang-orang yang beritikad buruk untuk menyusupkan pemikiran-pemikiran atau ajaran lain ke dalam ajaran Islam.

Kerana pentingnya hal ini, tidak hairan apabila Abdullah bin Mubarak rahimahullah mengatakan perkataan yang terkenal:

الإسناد من الدين، ولولا الإسناد؛ لقال من شاء ما شاء

“Sanad adalah bagian dari agama. Jika tidak ada sanad, maka orang akan berkata semaunya.” (Lihat dalam Muqaddimah Shahih Muslim, Juz I, halaman 12)

Dengan adanya sanad, suatu perkataan tentang ajaran Islam dapat ditelusuri asal-muasalnya.

Oleh kerana itu, penting sekali bagi umat muslim untuk memilih hadits-hadits, antara yang shahih dan yang dhaif, agar diketahui amalan mana yang seharusnya diamalkan kerana memang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam serta amalan mana yang tidak perlu dihiraukan kerana tidak pernah diajarkan oleh beliau.

Berkaitan dengan bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, akan kami sampaikan beberapa hadis lemah dan palsu mengenai puasa yang banyak tersebar di masyarakat. Untuk memudahkan pembaca, kami tidak menjelaskan sisi kelemahan hadis, namun hanya akan menyebutkan kesimpulan para pakar hadis yang menelitinya. Pembaca yang ingin menelusuri sisi kelemahan hadis, dapat merujuk pada kitab para ulama yang bersangkutan.

Hadis 1

صوموا تصحوا

“Berpuasalah, kalian akan sehat.”

Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Nu’aim di Ath Thibbun Nabawi sebagaimana dikatakan oleh Al Hafidz Al Iraqi di Takhrijul Ihya (3/108), oleh Ath Thabrani di Al Ausath (2/225), oleh Ibnu ‘Adi dalam Al Kamil Fid Dhu’afa (3/227).

Hadits ini dhaif (lemah), sebagaimana dikatakan oleh Al Hafidz Al Iraqi di Takhrijul Ihya (3/108), juga Al Albani di Silsilah Adh Dha’ifah (253). Bahkan Ash Shaghani agak berlebihan mengatakan hadits ini maudhu (palsu) dalam Maudhu’at Ash Shaghani (51).

Keterangan: jika memang terdapat penelitian ilmiah dari para ahli medis bahwa puasa itu dapat menyehatkan tubuh, makna dari hadits dhaif ini benar, namun tetap tidak boleh dianggap sebagai sabda Nabi shallallahu’alaihi wa sallam.

Hadis 2

30 Mei 2018

“Bagi orang yang melaksanakan puasa ada dua kebahagiaan; kebahagiaan ketika berbuka, dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabbnya.” (HR. Bukhari-Muslim)

Bagi orang yang berpuasa, berbuka adalah nikmat yang luar biasa. Tidak hanya menanti hidangan yang siap disantap, tapi juga ada waktu mustajab di mana setiap doa akan dikabulkan oleh Allah Ta’ala saat berbuka puasa. Kerana itu, syariat pun mengatur bagaimana seharusnya kita berbuka puasa dengan benar. Namun, sebahagian masyarakat kita banyak yang tidak tahu atau lupa sehingga jatuh ke dalam beberapa kesalahan, di antaranya:

1-Mengakhirkan waktu berbuka
Mengakhirkan waktu berbuka tidak dianjurkan dalam Islam karena bertentangan dengan Sunnah Nabi SAW. Dalam riwayat yang shahih Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ

“Senantiasa manusia dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari-Muslim).

2-Berbuka setelah azan berkumandang...

15 Mei 2018

Petang Jumaat 11 Mei 2018 yang lalu ketika sedang menonton siaran TV yang menceritakan rentetan peristiwa pasca PRU14. Semasa sedang asyik menonton rancangan tersebut tiba-tiba keluar iklan Planta yang mengisahkan seorang ibu yang telah disahkan menghidapi kanser tetapi sentiasa tabah dan bangun seawal jam 5,00 pagi untuk menyediakan sarapan dan mengurus anak-anaknya untuk ke sekolah. Ketika mendengar perkataan ibu itu: "SAYA BANGUN SEAWAL JAM 5,00 PAGI" saya tergelak dan mengejek ibu dalam iklan tersebut. ketika itu dalam hati saya terdetik sedikit perasaan riak kerana saya sentiasa bangun seawal jam 3,00 atau 4,00 pagi setiap hari.  saya berkata kepada isteri saya yang sedang menonton bersama. "Apa le bangun 5,00 pagipun dikatakan awal". sedangkan jam 5,00 pagi tu saya telah bersiap2 untuk ke surau dan ke sekolah.
           Allahu Akbar... Sejak saya mengejek ibu dalam iklan tersebut maka pada malam 12 dan 13 Mei 2018 saya tidak dapat lagi bangun malam kecuali tepat jam 5,00 pagi. Pada petang 13 Mei 2018 saya telah sedar di atas keceluparan mulut saya tersebut ,lalu saya bertaubat memohon keampunan daripada Allah SWT. Pada malam 14 Mei 2018 sebelum tidur saya berwuduk dan berpesan kepada Allah SWT agar Dia mengejutkan saya lebih awal sedikit untuk bangun malakukan tahajjud seperti biasa. Alhamdulillah ketika hampir jam 2,00 pagi malam tersebut Allah SWT telah mengejutkan saya dengan memberikan sebuah mimpi yang menarik. Dalam mimpi itu Allah SWT telah mempelihatkan kepada saya bagaimana seekor anjing yang besar sedang mengikut lafaz azan yang sedang dikumandangkan dari sebuah masjid. Dalam mimpi itu  juga saya menyahut seruan azan dengan segera pergi ke masjid. semasa dalam perjalanan ke masjid saya didatangi oleh sekumpulan anjing yang ganas. saya ketakutan, lalu saya melalunkan azan. Alhamdulullah anjing-anjing itupun ikut melafazkan suara azan dan tidak jadi mengusik saya.
Allahu Akbar semoga mimpi yang pelik ini menjadi pengajaran kepada kita semua.

12 Mei 2018

Imam tak boleh syok sendiri

Dalam solat berjamaah, penting sekali bagi kita untuk memiliki seorang imam sebagai pemimpin dalam solat. Imam ialah orang yang memiliki tanggung jawab besar mengarahkan makmum agar meraih solat yang sempurna, sesuai dengan apa yang diridhai oleh Allah SWT. Untuk itu, orang yang kita pilih menjadi seorang imam tak boleh sembarangan.

Ketika kita menemukan orang yang ingin sekali menjadi imam, sekali pun ia telah termasuk dalam kategori seorang imam yang sesuai dengan syariat, tapi banyak dari para jamaah yang tidak suka padanya, maka jangan jadikan ia sebagai imam. Mengapa?

Seorang dimakruhkan mengimami manusia sedang mereka tidak menyukainya. Hal ini berlaku jika ketidaksukaan mereka itu berdasarkan alasan agama.

Rasulullah SAW bersabda, “Tiga orang yang solatnya tidak diangkat dari atas kepala mereka sejengkal pun, orang yang mengimami manusia sedang mereka tidak menyukainya, wanita yang dimurkai suaminya semalam suntuk dan dua saudara yang saling bermusuhan,”

(Diriwayatkan Ibnu Majah dengan sanad yang baik)Islampos

05 Mei 2018

02 Mei 2018

NEW DELHI – Dewan fatwa terbesar di India, Darul Uloom Deoband, telah mengeluarkan fatwa yang melarang perempuan Muslim untuk tidak menikah dengan keluarga yang anggotanya bekerja di bank, dengan alasan bahwa pendapatan dari pekerjaan perbankan berstatus haram, ANI melaporkan pada Jum’at (5/1/2018).

Perintah tersebut diucapkan setelah seseorang mempertanyakan status pernikahan putrinya dengan lelaki yang ayahnya bekerja di bank.

Sektor perbankan berjalan berdasarkan bunga yang dilarang dalam Islam. Darul Ifta telah menyatakan bahawa sesuai dengan hukum Islam, pendapatan melalui bunga dan transaksi yang melibatkan riba, dilarang.

Islam juga melarang bisnes alkohol, narkotik, sekolah, dan senjata serta bisnes yang dilakukan dengan motif mendapatkan keuntungan maksimal, lembaga tersebut menginformasikan.

Para cendekiawan dan ulama Muslim telah menjunjung tinggi fatwa tersebut, berpendapat bahawa pendirian agama sesuai dengan hukum Islam.

“Darul Uloom Deoband benar dalam keputusannya, orang harus menghindari ikatan sosial dengan orang seperti itu kerana semua hal termasuk gaya hidupnya akan terkait dengan aktiviti ‘haram’ (riba), dan itu akan berbahaya bagi orang itu secara religius, sosial maupun individual,” kata Sekretaris Jenderal Majlis Ittehad-e-Millat, Othar Osmani, kepada ANI.

Ulama dan peneliti, Maulana Nadimul Vajdi, mengatakan bahawa jika seseorang, tanpa sadar atau tidak sadar, telah terlibat dalam penghasilan ‘haram’, orang yang bersangkutan harus berhenti dari pekerjaan tersebut dan menemukan penghasilan lain yang halal berdasarkan hukum Islam. (SUMBER sini)

17 April 2018

20 Mac 2018

16 Mac 2018

 Al-Quran memuat banyak peristiwa dan kejadian yang akan berlangsung di akhirat. Di luar gambaran nikmat syurga atau azab neraka, Al-Quran juga memuat percakapan manusia di sana, baik ketika masih berada di padang mahsyar, maupun ketika mereka sudah berada di syurga atau di neraka.

Jika percakapan penduduk syurga berisi kalimat thayyibah, ucapan keselamatan dan kenangan kenangan indah, maka percakapan penduduk neraka lebih banyak berisi umpatan, celaan, caci maki dan penyesalan. Al-Quran sendiri menggambarkan bahwa gaya bahasa penduduk neraka dengan ungkapan yashtharihun (يصطرخون), yang bermakna teriakan keras, lengkingan suara yang menggambarkan rasa sakit yang tiada terkira dan butuh segera bantuan agar ia terbebas dari siksaan.

Hal itu sebagaimana yang termuat dalam salah satu ayat:

وَهُمْ يَصْطَرِخُونَ فِيهَا رَبَّنَا أَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا غَيْرَ الَّذِي كُنَّا نَعْمَلُ

Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: “Duhai Rabb kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berbeda dengan yang telah kami kerjakan dahulu“.. ( Al-Fathir [35]: 37)

لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌ وَهُمْ فِيهَا لَا يَسْمَعُونَ

Mereka merintih di dalam api dan mereka di dalamnya tidak boleh mendengar. (QS. Al-Anbiya [21]: 100)

Makna zafir dalam ayat di atas adalah rintihan suara yang keluar dari mulut penduduk neraka akibat nafas yang keluar seperti dalam kondisi tercekik. Dalam tafsir Jalalain disebutkan bahawa penduduk neraka itu terus merintih dan mereka tidak boleh mendengar suara lantaran gemuruh suara api neraka yang memekakkan telinga mereka.

Yang menarik adalah bahawa dialog penduduk neraka itu kebanyakan terjadi antara pimpinan dan anak buahnya, antara penguasa dan rakyatnya, antara orang-orang kuat dengan orang-orang lemahnya.

Di antaranya adalah sebagaimana yang termuat dalam beberapa ayat berikut:

Dan mereka semuanya (di padang Mahsyar) akan berkumpul menghadap ke hadirat Allah, lalu berkatalah orang-orang yang lemah kepada orang-orang yang sombong: “Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan daripada kami azab Allah (walaupun) sedikit saja? Mereka menjawab: “Seandainya Allah memberi petunjuk kepada kami, niscaya kami dapat memberi petunjuk kepadamu. Sama saja bagi kita, apakah kita mengeluh ataukah bersabar. Sekali-kali kita tidak mempunyai tempat untuk melarikan diri”. (QS Ibrahim [14]:21).

Juga dalam ayat lainnya:

وَإِذْ يَتَحَاجُّونَ فِي النَّارِ فَيَقُولُ الضُّعَفَاءُ لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا إِنَّا كُنَّا لَكُمْ تَبَعًا فَهَلْ أَنْتُمْ مُغْنُونَ عَنَّا نَصِيبًا مِنَ النَّارِ ﴿٤٧﴾ قَالَ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا إِنَّا كُلٌّ فِيهَا إِنَّ اللَّهَ قَدْ حَكَمَ بَيْنَ الْعِبَادِ

Dan (ingatlah), ketika mereka berbantah-bantah dalam neraka, maka orang-orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri: “Sesungguhnya kami adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan dari kami sebahagian azab api neraka?”
Orang-orang yang menyombongkan diri menjawab: “Sesungguhnya kita semua sama-sama dalam neraka, karena sesungguhnya Allâh telah menetapkan keputusan antara hamba-hamba-(Nya)”. [Ghafir/40:47-48].

وَقَالُوا رَبَّنَا إِنَّا أَطَعْنَا سَادَتَنَا وَكُبَرَاءَنَا فَأَضَلُّونَا السَّبِيلَا﴿٦٧﴾رَبَّنَا آتِهِمْ ضِعْفَيْنِ مِنَ الْعَذَابِ وَالْعَنْهُمْ لَعْنًا كَبِيرًا

Dan mereka berkata:”Ya Rabb kami, sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar). Ya Rabb kami, timpakanlah kepada mereka adzab dua kali lipat dan kutuklah mereka dengan kutukan yang besar”. [al-Ahzâb/33:64-68].

Pelajaran penting dari gambaran percakapan di atas

Tidak boleh dipungkiri bahawa hubungan terbanyak dalam hubungan sosial manusia di dunia adalah hubungan antara atasan dan bawahan. Tidak satupun manusia di dunia ini melainkan mereka pernah menjadi atasan atau bawahan, menjadi pemimpin atau yang dipimpin, atau setidaknya menjadi mitra orang lain. Ini adalah konsekwensi hidup manusia sebagai makhluk sosial; makhluk yang tidak bisa hidup kecuali dengan berinteraksi dan menjalin hubungan dengan manusia lain.

Allah mengingatkan bahwa semua bentuk hubungan manusia di akhirat kelak akan berubah menjadi penyesalan dan kerugian, permusuhan dan pertikaian, kecuali mereka yang membangun hubungan tadi dengan ikatan iman dan ketakwaan. Allah berfirman:

الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ

Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa. (Az-zukhruf [43]; 67)

Hari ini, di zaman fitnah yang meliputi seluruh dimensi kehidupan, kita akan menyaksikan banyaknya manusia yang bekerja bukan lagi dengan hati nurani dan akal fikirannya. Mereka bekerja seperti robot yang tidak memiliki hati dan perasaan.

Setiap kejahatan dan pelanggaran terhadap syari’at yang mereka lakukan, maka dengan mudah mereka berkilah; “Maaf, kami hanya melaksanakan tugas”, Kami bekerja sesuai tuntutan profesionalisme”.

Mereka sama sekali tidak mempertimbangan bahwa ikatan ketaatan mereka kepada sang majikan atau kepada system dimana mereka bekerja, akan berbuah penyesalan manakala Allah menghisab amal mereka.

Di sinilah sebagian besar manusia terjerumus dalam bentuk kesetiaan yang membabi buta kepada pemimpin, atasan atau mitra kerja mereka.

Dan pada akhirnya, hubungan, ikatan, dan kesetiaan yang dibangun antar mereka, kelak akan berbuah penyesalan dan kerugian yang berujung pada saling kutuk dan saling cela di antara mereka.

Dan dia (Ibrahim) berkata, “Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu sembah selain Allah, hanya untuk menciptakan perasaan senang di antara kamu dalam kehidupan di dunia (saja), kemudian pada hari kiamat sebagian kamu akan saling mengingkari dan saling mengutuk, dan tempat kembalimu ialah neraka, dan sama sekali tidak ada penolong bagimu.” (Al-Ankabut [29]: 25)

(arrahmah.com)

13 Mac 2018

19 Februari 2018


1 - Surah : Al-Imran . Ayat : 7-9  


2- Surah: Taahaa. Ayat: 25-28 
 

02 Februari 2018

1- Kami mengadakan bacaan surah Yasin pada setiap pagi  dengan dipimpin oleh guru atau pelajar terpilih dan terlatih.
2-Kami mengadakan bacaan surah Al-Kahfi pada setiap pagi Jumaat.
3-Kami mengerjakan solat sunat Dhuha dan solat sunat Hajat sekerap yang mungkin dan kami amalkan doa dalam sujud yang lama.
Foto 1( Muhammad Zikri sedang membaca surah Al-Kahfi dengan dipimpin oleh ustazcyber)
Foto2 (Nursyazana dan Norasyiqin antara pelajar cemerlang PT3 2017 yang masing2 mendapat 10A)

01 Februari 2018

UTTAR PRADESH, INDIA - Seorang ulama senior Darul Uloom telah mengeluarkan sebuah fatwa yang mengatakan bahawa wanita Muslimah seharusnya tidak melihat lelaki bermain bola sepak .

Mufti Athar Kasmi mengatakan bahawa menyaksikan para lelaki "bermain dengan lutut telanjang" melanggar ajaran Islam dan dilarang untuk wanita.

Kasmi adalah ulama di Darul Uloom, perguruan tinggi Sunni terbesar di Asia di kota utara Deoband.

Ulama tersebut juga mengecam para lelaki yang mengizinkan isteri mereka menonton bola sepak  bahkan di tv.

"Apakah Anda tidak malu? Apakah Anda tidak takut akan Tuhan? Anda membiarkan dia memperhatikan hal-hal semacam ini," katanya dalam khotbahnya pada hari Jumat.

Keputusan Kasmi muncul saat kerajaan Muslim Sunni di Arab Saudi mengizinkan wanita menonton pertandingan di stadium bola sepak awal bulan ini.

"Mengapa wanita perlu menonton pertandingan bola sepak ini? Apa yang akan mereka dapatkan dengan melihat paha pemain bola. Perhatian mereka hanya pada hal itu dan mereka bahkan akan kehilangan skor," kata Kasmi.

Darul Uloom, yang terletak di negara bahagian Uttar Pradesh, adalah perguruan yang telah berdiri lebih dari 150 tahun dan mengajarkan mazhab Hanafi.

Pada hari Selasa, seorang aktivis hak asasi perempuan Muslim di kota utara Lucknow mengecam keputusan tersebut. "Ini menyiratkan bahawa wanita Muslim seharusnya tidak menonton acara atletik, pertandingan tenis atau kejuaraan renang. Bagaimana boleh seorang wanita menjadi tidak bermoral kerana menonton lelaki bermain olahraga?" Sahira Nasih mengatakan.

Baru-baru ini seminari itu mengeluarkan fatwa yang meminta wanita Muslim untuk tidak mengunjungi salon kecantikan atau mengenakan pakaian ketat. (SUMBER)

28 Januari 2018

They are alive !

24 Januari 2018

Oleh: DR. Aiman Rusydi Suwaid

Demi Allah, sesungguhnya aku lebih perlu kepada nasihat ini berbanding saudara sekalian. Aku memohon kepada Allah agar menolong kita semua untuk mampu menerapkannya.

Demi Allah, aku malu kepada Allah untuk mengirimkannya, kerana sedar akan keadaan diriku. Akan tetapi, aku pecaya bahawa antum semua lebih baik dariku.

Allah Subahanahu wa Ta'ala berfirman:

يُؤْفَكُ عَنْهُ مَنْ أُفِكَ

“Dipalingkan dari padanya orang yang dipalingkan.” (Adz-Dzariyat: 9)

Maksudnya, akan dipalingkan dari Al-Qur'an orang yang dipalingkan oleh Allah sebagai hukuman terhadapnya disebabkan dosa-dosanya dan keberpalingannya dari Allah Subahanahu wa Ta'ala....

20 Januari 2018

Oleh : ABDUL AZIZ BIN ABDULLAH BIN BAZ

Pertama:
Diantara sepuluh hal yang membatalkan keislaman tersebut adalah mempersekutukan Allah SWT ( syirik ) dalam beribadah.
Allah SWT berfirman:
 إن الله لا يغفر أن يشرك به ويغفر ما دون ذلك لمن يشاء : سورة النساء، الآية : 116

Ertinya : “ Sesungguhnya Allah ًٍSWT tidak mengampuni dosa syirik(menyekutukan ) kepadaNya, tetapi mengampuni dosa selain itu, kepada orang – orang yang dikehendakinya “.( Annisa’ ayat : 116)

Allah SWT berfirman:

 إنه من يشرك بالله فقد حرم الله عليه الجنة ومأواه النار وما للظالمين من أنصار:  سورة المائدة : 72.

Ertinya: “ sesungguhnya orang yang mempersekutukan Allah, niscaya Allah akan mengharamkan syurga baginya, dan tempat tinggalnya (kelak) adalah neraka, dan tiada seorang penolong pun bagi orang – orang zhalim” .( Al- Maidah : 72).

Dan di antara perbuatan kemusyrikan tersebut adalah ; meminta doa dan pertolongan kepada orang- orang yang telah mati, bernazar dan menyembelih korban untuk mereka.

Kedua:
Menjadikan sesuatu sebagai perantara antara dirinya dengan Allah SWT, meminta doa dan syafaat serta bertawakkal ( berserah diri ) kepada perantara tersebut.
Orang yang melakukan hal itu, menurut ijma’ ulama ( kesepakatan) para ulama, adalah kafir.

Ketiga :
Tidak menganggap kafir orang- orang musyrik, atau ragu atas kekafiran mereka, atau membenarkan konsep mereka. Orang yang demikian ini adalah kafir.

Keempat:
Berkeyakinan bahawa tuntunan selain tuntunan Nabi Muhammad SAW lebih sempurna, atau berkeyakinan bahawa hukum selain dari beliau lebih baik, seperti ; mereka yang mengutamakan aturan - aturan thaghut (aturan – aturan manusia yang melampaui batas serta menyimpang dari hukum Allah ), dan mengesampingkan hukum Rasulullah SAW , maka orang yang berkeyakinan demikian adalah kafir.

Kelima :

18 Januari 2018

Hasil kajian yang diterbitkan The Journal for Scientific Study of Religion pada bulan Januari 2018 menyatakan bahawa semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk bermain internet, semakin berkurang tingkat ketaatan seseorang terhadap agama.

Para sosiologi menganggap fenomena ini sebagai religious tinkering. Menurut Paul McClure, mahasiswa program doktor Sosiologi di Baylor University yang melakukan penelitian ini, maksud dari “tinkering adalah seseorang yang tidak lagi berpegang pada institusi atau dogma agama.”

“Saat ini, kerana kita semakin sering menghabiskan waktu bermain internet, kita berfikir lebih pluralis terhadap agama sebelum kita menjadikannya jalan hidup,” ujar Paul McClure....

15 Januari 2018


 اَللَّهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ.

 Doa Nabi 1: “Ya Allah! Cukupilah aku dengan rezekiMu yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram. Perkayalah aku dengan karuniaMu (hingga aku tidak minta) kepada selainMu.”(Hadis riwayat Tarmizi)


 اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحُزْنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ.

Doa Nabi 2:  “Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari (hal yang) menyedihkan dan menyusahkan, lemah dan malas, bakhil dan penakut, lilitan hutang dan penindasan orang.”(Hadis riwayat Bukhari)

11 Januari 2018

Kata-kata hikmah ini telah disampaikan kepada saya oleh ayah saya melalui mimpi pada malam Jumaat 25 Jan 2001 Jam 4.00 pagi yang lalu. katanya:
(Foto; Arwah ayah tercinta)

Hai anakku...Sesungguhnya ketika seseorang sedang marah, maka mereka akan menjadi salah seorang daripada tiga jenis manusia berikut:
i-Ada orang yang dengan marahnya itu dia jadi MABUK tetapi tidak GILA.

ii-Ada orang yang dengan marahnya itu dia jadi MABUK dan juga GILA.


iii-Ada manusia walaupun sedang marah tetapi dia TIDAK mabuk dan TIDAK gila.

02 Januari 2018

Soalan: Dia sering kehilangan wang. Kemungkinan dari makhluk ghaib. Adakah cara yang syar'i untuk menghalau gangguan makhluk ghaib seperti toyol dan semisalnya.

Jawab:(voa-i)

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah dan keluarganya.

Pertama, salah satu cara untuk melindungi seseorang dari gangguan makhluk ghaib (jin) yang merugikan dirinya adalah dengan membaca ayat kursi pada pagi dan petang serta ketika akan tidur. (Baca SINI)

Ini sesuai kisah tawanan Ubay bin Ka’ab Radhiyallahu ‘Anhu, saat Ubay menangkap seorang pencuri, maka ia bertanya kepadanya, “Kamu ini Jin atau manusia?”

Ia menjawab, “Aku ini Jin.”

Ubay bertanya kepadanya, “Apa yang boleh melindungi kami dari kalian?”

Ia menjawab, “Engkau baca Ayat Kursi dari surat Al-Baqarah

(ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡحَيُّ ٱلۡقَيُّومُ).”

Ubay menjawab, “Ya.”

Ia melanjutkan,

إِذَا قَرَأْتَهَا غُدْوَةً أُجِرْتَ مِنَّا حَتَّى تُمْسِيَ ، وَإِذَا قَرَأْتَهَا حِينَ تُمْسِي أُجِرْتَ مِنَّا حَتَّى تُصْبِحَ

“Apabila engkau membacanya di waktu pagi, engkau terlindungi dari kami sampai waktu petang. Apabila engkau membacanya di wakut petang, engkau terlindungi dari kami sehingga tiba waktu pagi.”

Kemudian Ubay berkata, ”Aku segera pergi kepada Rasulillah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam lalu aku kabarkan kejadian itu kepadanya.”

Beliau bersabda,

صَدَقَ الْخَبِيثُ

“Si buruk telah berkata jujur.” (HR. al-Nasai, Al-Thabrani, dan selainnya)

Juga hadis tentang tawanan Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, -hadisnya sangat panjang-, tawanan itu berkata,

دَعْنِى أُعَلِّمْكَ كَلِمَاتٍ يَنْفَعُكَ اللَّهُ بِهَا

“Lepaskan aku, aku ajari kamu beberapa kalimat yang Allah memberikan manfaat kepadamu dengan kalimat-kalimat itu.”

Abu Hurairah bertanya, “Apa itu?” Ia menjawab,

إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِىِّ ( اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ ) حَتَّى تَخْتِمَ الآيَةَ فَإِنَّكَ لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ وَلاَ يَقْرَبَنَّكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ

“Apabila engkau beranjak ke tempat tidurmua, bacalah ayat kursi, Allaahu Laa Ilaaha Illaa Huwal Hayyul Qayyum, sampai selesai. Kerana sesungguhnya kamu akan berada di bawah perlindungan Allah dan Syaitan tidak boleh mendekatimu sampai besok pagi.” (HR. Al-Bukkhari)

Kata Abu Hurairah, “Aku biarkan ia pergi.”

Saat waktu pagi tiba, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda kepadanya tentang perbuatan tawanan tadi.

Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu melaporkan, “Ia mengaku mengajarkan kepadaku beberapa kalimat yang Allah akan berikan manfaat untukku dengan kalimat-kalimat itu. Lalu aku biarkan ia pergi.”

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bertanya, “Kalimat apa itu?”

Abu Hurairah menjawab, “Apabila engkau beranjak ke tempat tidurmu maka bacalah Ayat Kursi dari awal sampai akhir. Dan ia berkata kepadaku bahwa engkau senantiasa di jaga Allah dan syetan tak mampu mendekatimu sampai waktu pagi.”

Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda kepadanya,

أَمَا إِنَّهُ قَدْ صَدَقَكَ وَهُوَ كَذُوبٌ ، تَعْلَمُ مَنْ تُخَاطِبُ مُنْذُ ثَلاَثِ لَيَالٍ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ

“Adapun dia kala itu berkata benar, namun asalnya dia pendusta. Engkau tahu siapa yang bercakap denganmu sampai tiga malam itu, wahai Abu Hurairah?”

“Tidak”, jawab Abu Hurairah.

Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Dia adalah syaitan.” (HR. Al-Bukhari, Al-Nasai, Al-Thbarani, dan selainnya. Dishahihkan Syaikh Al-Albani)

Kedua, agar rumah tidak menjadi tempat nyaman bagi syaitan dari jenis jin, hendaknya diruqyah dengan surat Al-Baqarah.(baca SINI)

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنْ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

“Jangan kalian jadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan. Sesungguhnya syaitan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya.” (HR. Muslim, no. 780)

Ketiga, bacalah zikir perlindungan dari syaitan; di antaranya zikir di pagi dan petang hari. Silahkan baca tulisan kami sebelumnya, “Zikir Pagi dan petang ini Melindungi dari Bala' dan Musibah”.
Wallahu a'lam. [voa-islam]

;;