15 Julai 2017

Kelebihan belajar di waktu pagi

PAGI adalah waktu paling utama sebelum memulai hari. Kerananya, pagi adalah waktu yang sangat produktif untuk belajar dan mencari ilmu, terutama bagi para pelajar. Selain memang kondisinya yang lebih segar, waktu pagi juga memberikan semangat tersendiri ketika belajar.

Bahkan belajar di waktu pagi ini telah dilakukan oleh para salafush shalih. Yazid Ar-Raqasyi meriwayatkan dari Anas, ia berkata, “Para salaf dahulu setelah Shubuh membuat halaqah-halaqah. Mereka membaca Al-Qur’an. Mereka saling mengajarkan perkara wajib dan sunnah. Juga mereka berzikir pada Allah,” (Jami’ Al-‘Ulum wa Al-Hikam, 2: 301).

‘Athiyah meriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Tidaklah suatu kaum melaksanakan shalat Shubuh, lalu ia duduk di tempat shalatnya. Mereka saling mempelajari Kitabullah. Keadaan mereka kala itu, menjadikan Allah mengutus malaikat-Nya untuk memintakan ampun untuk mereka sampai mereka berpaling pada pembicaraan yang lain.” Hadis ini menunjukkan akan dianjurkannya bermajelis setelah shalat Shubuh untuk saling mempelajari Al-Qur’an. Namun ‘Athiyah adalah perawi dha’if (lemah). (Jami’ Al-‘Ulum wa Al-Hikam, 2: 301).....

08 Julai 2017

Kenapa Seorang Mayit Memilih “BERSEDEKAH” Jika Boleh Kembali Hidup ke Dunia?

Sebagaimana firman Allah:

رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ

“Wahai Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda [kematian]ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah…” {QS. Al Munafiqun: 10}

Kenapa dia tidak mengatakan,
“Maka aku dapat melaksanakan umroh” atau
“Maka aku dapat melakukan sholat atau puasa” dll?

Berkata para ulama,
Tidaklah seorang mayit menyebutkan “sedekah” kecuali kerana dia melihat besarnya pahala dan imbas baiknya setelah dia meninggal…

Maka, perbanyaklah bersedekah, kerana seorang mukmin akan berada dibawah naungan sedekahnnya…

Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda,

“Setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya, hingga diputuskan perkara-perkara di antara manusia.” (HR. Ahmad)....

13 Mei 2017

IMAM Masjidil Haram, Syeikh Ahmad Sudais memberikan beberapa tips agar rumah yang menjadi tempat Kita bernaung sihat dan terhindar dari Syaitan.
Pertama tiga hari sekali buka pintu dan jendela lalu bacakan surah Al-Baqarah dan surah-surah Ruqyah, insya Allah Anda akan merasakan perbezaan secara pribadi atau keluarga di rumah  dari godaan syatan.
Kedua nyalakan dupa dari jintan hitam (habah sauda’) di dalam rumah dengan tetap membuka pintu dan jendela (untuk mengusir syaitan dan kuman-kuman) sebagaimana wasiat Nabi Muhammad saw.
Ketiga Jangan menyalakan dupa dari jintan hitam (habah sauda’) sedangkan keadaan pintu rumah dan jendela dalam keadaan tertutup.
Keempat jangan menyimpan barang-barang di bawah katil / di atas almari tapi simpanlah di dalam laci yang tertutup.
Kelima jangan perbanyak cermin dalam rumah tapi jika ada, sebaik-baik tempat menyimpan cermin adalah di pintu masuk.
Keenam tarik nafas panjang-panjang saat bangun tidur dan ucapkan Basmalah saat bangkit dari tidur.
Ketujuh miliki jadual tetap untuk tidur malam.
Kelapan senantiasa rutin membaca surat Al-Mulk sebelum tidur dapat menyelamatkan dari siksa kubur. [Sumber]

03 Mei 2017

Oleh: Badrul Tamam
Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan anak-anaknya.
Dalam menjalankan pendidikan kepada anak agar menjadi hamba Allah yang shalih dan sesuai harapan orang tua, sering orang tua terpaku pada kepada sebab-sebab kebendaan yang zahir semata. Dipilihkan sekolahan Islam terpadu, dikontrol jam belajar malam, dipenuhi jenis buku, disuruh shalat tepat waktu, dan semisalnya. Tidak sedikit orang tua lupa sebab non-material yang kasat mata -boleh jadi memiliki pengaruh lebih besar kepada keshalihan dan kesuksesan anak-; seperti doa, menjaga ibadah, dermawan, usaha halal, amanat, birrul walidain, dan jenis keshalihan lainnya.
Al-Qur'an telah menyebutkan faktor penting untuk anak dan sebab sukses anak; yaitu keshalihan orang tua. Keberkahan amal shalih orang tua akan menurunkan kebaikan kepada anak-anaknya. Kedekatan orang tua kepada Allah memiliki pengaruh kuat untuk kebaikan anak.
Allah Subahanahu wa Ta'ala berfirman,.....

04 Mac 2017

5 Hukum berkaitan memancing

Soalan: Apakah hukum memancing ikan.

Jawapan (EM): Pada dasarnya berburu(memancing) dibolehkan berdasarkan Al Qur’an, Sunnah dan ijma.

Firman Allah swt didalam Al Qur’an :

أُحِلَّ لَكُمْ صَيْدُ الْبَحْرِ وَطَعَامُهُ مَتَاعًا لَّكُمْ وَلِلسَّيَّارَةِ وَحُرِّمَ عَلَيْكُمْ صَيْدُ الْبَرِّ مَا دُمْتُمْ حُرُمًا وَاتَّقُواْ اللّهَ الَّذِيَ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ

Artinya : “Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan makanan (yang berasal) dari laut sebagai makanan yang lazat bagimu, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan; dan diharamkan atasmu (menangkap) binatang buruan darat, selama kamu dalam ihram. dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan.” (QS. Al Maidah : 96)

Sementara itu banyak hadis-hadis Rasulullah saw yang berbicara tentang hal ini, diantaranya hadis Adiy bin Hatim dan Abu Tsa’labah al Khasyaniy dari Nabi saw didalam adab-adab berburu yang keduanya cukup panjang dan masyhur.

Adapun ijma’ ulama sebagaimana dinukil oleh Ibnu Qudamah didalam al Mughni yang juga dinukil oleh yang lainnya.

Terdapat lima hukum tentang berburu(memancing) ini :

1. Pada dasarnya berburu itu adalah mubah (boleh).
2. Berburu boleha menjadi sunnah apabila bertujuan memenuhi keperluan keluarga yang bukan wajib atau agar tidak meminta-minta atau untuk disedekahkan.
3. Berburu boleh menjadi wajib apabila ditujukan untuk menutupi keperluan keluarga yang wajib atau sejenisnya.
4. Berburu boleh menjadi makruh apabila hanya sebatas untuk bersenang-senang dan bermain-main saja.
5. Berburu boleh menjadi haram apabila dilakukan dalam keadaan berihram atau di tanah haram atau melalaikannya dari kewajiban. (Markaz al Fatwa no. 20694)

Begitu pula dengan hukum berburu binatang laut atau memancing ikan maka boleh dimasukkan kedalam lima hukum diatas. Akan tetapi perihal larangan berburu pada saat ihram maka hanya pada binatang darat sebagaimana firman Allah di surat al Maidah diatas dan tidak dengan binatang laut.

Wallahu A’lam

23 Februari 2017

Sebahagian umat Muslim sering salah sangka terhadap mazhab fiqh. Mereka menyebut mazhab sebagai penyebab perpecahan, sebagaimana pecahnya umat lain dalam sekte-sekte. Sehingga ada dari sebagian umat Islam yang menjauhkan diri dari bermazhab, bahkan ada yang sampai anti-mazhab.

Penggambaran yang salah dan tidak masuk akal tentang mazhab ini terjadi kerana keawaman dan kurangnya informasi yang benar tentang hakikat mahzab fiqh. Kenyataannya sebenarnya tidak demikian. Mazhab-mazhab fiqh itu bukan hasil dari perpecahan atau pereseteruan, apalagi peperangan di dalam tubuh umat Islam.

Secara bahasa erti mazhab adalah tempat untuk pergi. Berasal dari kata zahaba – yazhabu – zihaaban . Mahzab adalah isim makan dan isim zaman dari akar kata tersebut.....

22 Februari 2017

KITA tahu  bahawa Firaun dan Iblis adalah makhluk-makhluk yang durhaka pada Allah SWt. Tidak terbayangkan, bagaimana mengerikannya jika seorang manusia dianggap lebih buruk dibanding keduanya.

Pasalnya baik Firaun maupun Iblis saja sudah demikian jahatnya, bagaimana jika lebih buruk dari mereka. Pasti hal-hal yang dilakukan oleh manusia yang lebih buruk ini akan lebih buruk pula dibanding keduanya.

Ternyata tidak demikian adanya, kerana cirinya sangat sering sekali terlihat dan dialami oleh manusia. Bahkan diantara kita juga sering melakukannya. Ciri manusia yang dianggap lebih buruk dari firaun dan iblis adalah tidak mau memaafkan kesalahan orang lain....

28 Januari 2017

Badrul Tamam
Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.
Diriwayatkan dari ‘Aisyah Radhiyallahu 'Anha,
أَنَّ اَلنَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَبَّلَ بَعْضَ نِسَائِهِ ثُمَّ خَرَجَ إِلَى اَلصَّلَاةِ وَلَمْ يَتَوَضَّأْ
“Bahwasanya Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam pernah mencium sebagian isterinya lalu beliau pergi shalat dan tidak wudhu’ lagi.” (HR. Ahmad)

Dalam riwayat lain di Musnad Ishaq dari Ur'wah, dari 'Aisyah bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam  pernah menciumnya dan berkata, "Sesungguhnya ciuman itu tidak batalkan wudhu'."
Terjadi khilaf tentang keshahihan hadits ini di kalangan para ulama. Ada yang mendhaifkan, ada yang menguatkan dan menshahihkannya...

19 Januari 2017

SIAPAKAH lelaki paling tampan? Jika ada pertanyaan demikian, pasti kita akan menjawab bahawa Nabi Yusuf Alaihis Salamlah lelaki paling tampan di muka bumi ini. Ya, sebab telah dikatakan dalam suatu riwayat bahawa beliau-lah yang paling tampan. Tapi, apakah hal itu benar?

Dalam konsultasisyariah.com dijelaskan bahawa ulama berbeza pendapat tentang siapakah lelaki yang paling tampan.

Pendapat pertama, yang paling tampan adalah Nabi Yusuf. Di antara dalilnya adalah ayat, “Tatkala wanita-wanita itu melihatnya, mereka kagum dengan keelokan wajahnya, dan mereka melukai (jari) tangannya dan berkata, ‘Maha sempurna Allah, ini bukanlah manusia. Sesungguhnya ini tidak lain hanyalah malaikat yang mulia’,” (QS. Yusuf: 31).

Dan hadis dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu, dimana Nabi ﷺ bersabda, “Yusuf diberi setengah ketampanan,” (HR. Ahmad 14050 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Disebutkan pula dalam hadis riwayat muslim, Nabi ﷺ menceritakan peristiwa Isra Mi’raj yang beliau alami. Ketika beliau di langit ketiga, beliau bertemu dengan Yusuf. Komentar Nabi ﷺ ketika ketemu beliau, “Di sana saya bertemu Yusuf Alaihis Shalatu was Salam, ternyata beliau diberi setengah ketampanan,” (HR. Muslim 429).

Ibnul Qoyim menjelaskan makna hadis, “Kesimpulan yang boleh dipahami dari hadis bahwa Yusuf ‘Alaihis Salam secara khusus memiliki setengah ketampanan semua manusia. Sementara setengah setampanan sisanya terbagi pada semua manusia lainnya,” (Badai al-Fawaid, 3/723).

Kedua, orang yang paling tampan adalah Nabi Adam ‘Alaihis Salam. Di antara dalil yang ...

01 Januari 2017

Sebelum ini banyak berita beredar di masyarakat tentang bahaya makan daging kambing. Benarkah demikian?

Seperti diketahui, daging kambing merupakan daging merah yang paling banyak dimakan di dunia. Daging kambing yang awalnya dinilai merupakan makanan utama di Timur Tengah, Afrika Utara, dan budaya Karibia kini telah merambah ke Amerika serta Eropah.  Meski lazat, ramai orang justru menghindarinya karena beredarnya mitos makan daging kambing berbahaya.

Rasulullah Suka Daging Kambing.....

29 Mac 2016


NAMANYA Atha’ ibn Abi Rabah. Hitam kulitnya & pendek tubuhnya. Jika berkendaraan, baghalnya tanpa pelana. Pernah dia menempuh perjalanan dari Makkah ke Syam untuk menjumpai Khalifah Hisyam ibn ‘Abdil Malik; menyampaikan hajat kaum muslimin dari Ahli Bait Rasulillah, penduduk Haramain, tentera di perbatasan, hingga Ahlu Dzimmah lalu pulang setelah semua dipenuhi tanpa meminum seteguk airpun di Istana Khalifah.

Pada masanya, beliaulah Imam Masjidil Haram yang bahkan Ibnu ‘Abbas & Ibnu ‘Umar jika diminta fatwa di Makkah akan berkata, “Bagaimana kalian bertanya padaku padahal di antara kalian ada Atha’ ibn Abi Rabah?”

Tapi Imam Atha’ punya satu pendapat fiqih yang ditanggapi miring. Adalah beliau menyatakan bahawa melempar jumrah pada Hari Nahr waktunya afdhal sejak pagi hari. Ini melanggar pendapat jumhur ‘ulama yang menyatakan bahawa ia hanya afdhal selepas matahari tergelingcir, bergeser setelah tengah hari.

Pendapat beliau dikecam. Dikatakan bahawa Rasulullah ﷺ dan semua Khulafaur Rasyidin saja ketika memimpin haji melempar jumrah hanya setelah zawalusy syams. Dari mana Atha’ mengambil pendapat yang “bid’ah” dan ganjil itu?

Beliau menyatakan bahawa pada saat haji wada’ Rasulullah menanti para sahabat berkumpul, baru mencontohkan manasik yang benar. Mereka semua baru tiba di sisi beliau ketika matahari tergelingcir. Andai para sahabat telah berhimpun sejak pagi, tentu beliau telah melempar sejak pagi pula. “Tapi pengandaian ini tidak dapat dijadikan sandaran,” sanggah para pengkritiknya.

Inilah qaul beliau yang selama 13 abad jadi pembicaraan para fuqaha’ dan tidak diambil para ahli hadis.

Tapi pendapat Imam Atha’ akhirnya menemukan tempat dan waktu yang tepat. Bilakah itu? Pada tahun 1990-an. Ketika jumlah jama’ah haji berlipat & jamarat kian padat; bahaya yang timbul dari berkumpulnya jutaan manusia mencari waktu afdhal setelah zohor memaksa para ‘ulama membahas ulang hal ini. “Alhamdulillah”, simpul Lajnah Daimah lil Buhuts wal Ifta’, lembaga fatwa Kerajaan Saudi Arabia, “Ada pendapat Imam Atha’ ibn Abi Rabah.” Dengannya, jadual dapat disusun sejak pagi agar desak-desakan dapat diminimalisasi. Syari’at dan Fiqih menjaga jiwa manusia.

Yang ganjil selama berabad-abad, menjadi jalan keluar di suatu masa.

14 Mac 2016

Rahsia Solat Di Awal Waktu

11 Mac 2016

Soalan: Saya seorang perokok. Apakah merokok membatalkan wudhuk ataukah cukup berkumur saja jika hendak bersolat?

JAWAB: Menurut Fatawa Lajnah Daimah, 13/57 di islamqa.ca., pelaku rokok dianggap fasik. Namun tidak diharuskan mengulangi wudhu jika dia merokok. Akan tetapi disyariatkan baginya menghilangkan bau tak sedap dari mulutnya dengan sesuatu yang dapat menghilangkannya. Di sisi lain, wajib segera bertaubat kepada Allah dari perbuatan merokok..sumber IP

09 Mac 2016

Hari ini kita sedang dihebohkan dengan fenomena yang amat menakjubkan. Kejadian ini merupakan salah satu bentuk kekuasaan Allah SWT. Di mana bulan terletak antara bumi dan matahari. Sehingga, bulan yang berukuran lebih kecil itu ternyata bayangannya mampu melindungi cahaya matahari sepenuhnya. Nah, orang Islam yang melihat kejadian ini dianjurkan untuk melaksanakan solat kusuf (solat gerhana). Lalu, apa hukum mengerjakannya?
Solat gerhana adalah sunnah muakkadah bagi lelaki dan wanita. Itu bererti perintah ini sangat dianjurkan untuk dilaksanakan. Sebab, Rasulullah ﷺ bersabda,

28 Februari 2016

ORANG yang kelebihan berat badan memiliki ingatan lebih lemah dibandingkan teman-teman mereka yang lebih kurus, ungkap satu kajian.

Tes yang dilakukan terhadap 50 orang menunjukkan bahawa kelebihan berat badan terkait dengan buruknya “memori episodik” atau kemampuan untuk mengingat pengalaman masa lalu.

Kajian yang dimuat Quarterly Journal of Experimental Psychology itu menyebutkan, ingatan yang samar tentang makan yang terakhir diambil, boleh membuat orang makan berlebihan.

Akan tetapi, aspek lain dari memori –seperti pengetahuan umum– tidak terpengaruh....

26 Februari 2016

Sunnah di Hari Jum'at


Sumber SINI

17 Februari 2016

DALAM solat berjamaah, penting sekali bagi kita untuk memiliki seorang imam sebagai pemimpin dalam solat. Imam ialah orang yang memiliki tanggung jawab besar mengarahkan makmum agar meraih solat yang sempurna, sesuai dengan apa yang diridhai oleh Allah SWT. Untuk itu, orang yang kita pilih menjadi seorang imam tak boleh sembarangan.
Ketika kita menemukan orang yang ingin sekali menjadi imam, sekali pun ia telah termasuk dalam kategori seorang imam yang sesuai dengan syariat, tapi banyak dari para jamaah yang tidak suka padanya, maka jangan jadikan ia sebagai imam. Mengapa?
Seorang dimakruhkan mengimami manusia sedang mereka tidak menyukainya. Hal ini berlaku jika ketidaksukaan mereka itu berdasarkan alasan agama.
Rasulullah SAW bersabda, “Tiga orang yang solatnya tidak diangkat dari atas kepala mereka sejengkal pun, orang yang mengimami manusia sedang mereka tidak menyukainya, wanita yang dimurkai suaminya semalam suntuk dan dua saudara yang saling bermusuhan,” 
(Diriwayatkan Ibnu Majah dengan sanad yang baik).

Sumber

13 Februari 2016

Dalam kehidupan yang majemuk ini, kita tidak dilarang untuk berhubungan dengan orang-orang kafir. Bahkan dalam hubungan tersebut, Islam mengajarkan kita untuk menunjukkan akhlak terpuji di hadapan mereka, sehingga dengan seperti itu rasa simpati kepada ajaran Islam akan muncul dalam diri orang-orang kafir tersebut.

Selain itu, dalam menjaga hubungan tersebut, kita juga harus menjaga batas-batas syar’i yang telah ditetapkan dalam Islam. Dimana ada hal-hal yang boleh kita lakukan dan ada pula hal-hal yang tidak boleh kita langgar.

Batas-batas syar’i itu lah yang kemudian harus kita pahami bersama. Dalam berdakwah misalnya, sebagian orang ada yang beriinisiatif untuk menghadiahkan mushaf al-Qur’an kepada setiap orang kafir yang dia kenal, harapannya mereka boleh bebas membuka dan mempelajarinya. Sebuah niat yang cukup baik memang, namun sebelum melakukan hal tersebut, ada pertanyaan yang mestinya harus kita jawab terlebih dahulu, iaitu bolehkan orang-orang kafir menyentuh mushaf Al-Qur’an?

Menjawab pertanyaan ini, para fuqaha berbeda pendapat menjadi dua:

Pertama, orang kafir diharamkan menyentuh mushaf. Ini adalah pendapat Abu Yusuf—seorang faqih mazhab Hanafi, fuqaha mazhab Maliki, fuqaha mazhab Syafi’i, dan fuqaha Hambali—yang berpendapat, tidak boleh membacakan Al-Qur’an untuk mereka. Dalil yang mereka pakai adalah firman Allah ta’ala:....lagi

11 Februari 2016

Menjadi Hafiz Al-Quran merupakan cita-cita luhur kaum Muslimin. Kerana dengan hafalan Al-Quranlah darjat kita di syurga boleh naik.

Namun, terkadang menghafal boleh menjadi menjenuhkan kerana kesulitan menghafal Al-Quran.

Berikut adalah motivasi dari Ustadz Deden M. Makhyaruddin, M.A. agar menghafal Al-Quran tetap menyenangkan walau tak kunjung menghafal seluruh ayat Al-Quran:

1-Satu huruf Al-Qur’an satu kebaikan, dan satu kebaikan 10 pahala. Bagi yang kesulitan melafazkan, satu hurufnya dua kebaikan. Berarti setiap hurufnya 20 pahala. Semakin sulit semakin banyak. Kalikan dengan jumlah pengulangan Anda..LAGI

29 Januari 2016

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum, ustaz Ana ingin bertanya apakah suara wanita termasuk aurat? Dan apa hukumnya wanita membacakan tilawah atau sari tilawah dalam suatu acara-acara tertentu?
Jazakallahu khairan ustaz.

Jawapan:
Wa’alaikumsalam wa Rahmatullah wa Barakatuh.
Bismillah wal Hamdulillah wash Shalatu was Salamu ’ala Rasulillah wa ‘ala Aalihi wa Shahbihi wa man waalah wa ba’d:
Pertanyaan ini ada dua:
Pertama: Auratkah suara wanita?
Dalam hal ini para ulama terjadi perselisihan pendapat. Ada yang menyatakan aurat seperti golongan Hanafiyah dan yang mengikuti mereka. Ada yang menyatakan bukan aurat, dan ini adalah pendapat majoriti ulama. Walau mereka semua sepakat, bahawa bagi laki-laki ajnabi (asing) jika suara wanita memancing fitnah yang melahirkan syahwat, atau sengaja berlazat-lazat mendengarkannya maka itu aurat dan diharamkan.
Pihak yang Mengatakan Aurat dan Alasannya....LAGI

;;