AFGHANISTAN (Arrahmah.com) – Mantan presiden Afghanistan, Burhanuddin Rabbani dikabarkan tewas dibom pada hari Selasa (20/09/2011), sebagaimana dilansir BBC di hari Rabu (21/09/2011). Kabar ini tentu saja mengejutkan kaum Muslimin. Nama Burhanuddin Rabbani dikenal sebagai mujahidin Afghanistan yang berjihad memerangi agresor kafir Rusia, mengusirnya dan akhirnya mengantarkannya menjadi presiden Afghanistan. Lalu, mengapa mantan presiden Afghanistan itu kini tewas dibom?
Siapa Burhanuddin Rabbani?
WASHINGTON (Arrahmah.com) – Saat ini, kondisi keuangan negara teroris AS tengah carut-marut. Banyak pihak telah menuntut pemerintah agar mengganti kebijakan luar negerinya (terutama kebijakan perang-red) agar tidak terus-menerus mengeruk anggaran negara.
Mobil perang Humvee yang legendaris hampir dipastikan tidak akan terpakai lagi oleh militer salibis Amerika Serikat untuk mendukung nafsu perangnya. Perusahaan pembuat diklaim mengalami kebangkrutan. Kini militer AS tengah mencari pengganti Humvee dan L-ATV adalah salah satu calon penerusnya.
Sebuah perusahaan bernama Oshkosh Defense yang berbasis di Wisconsin, Amerika Serikat baru-baru ini memperlihatkan sebuah mobil militer anyar bernama Light Combat Tactical All-Terrain Vehicle alias L-ATV.
Mobil ini disetting sebagai pengganti Humvee dan ditawarkan ke militer Amerika Serikat.
Untuk mobil ini, Oshkosh Defense mengatakan kalau L-ATV memiliki segudang keunggulan yang dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan militer.
Lapisan baja anti peluru dan bom yang melindungi lapisan luar tubuhnya diklaim mampu dikonfigurasi dengan berbagai situasi. Sementara kapsul yang berada di dalamnya di desain agar bisa digunakan militer dan miliki kompabillitas ketika militer ingin meng-up grade teknologi kendaraannya.
Sementara kaki-kakinya ditunjang suspensi independen TAK-4i yang memiliki per 20 inchi, lebih panjang 25 persen dibanding yang digunakan mobil militer AS saat ini dan membuat mobil ini mampu melahap medan ganas sekalipun.
Dan yang paling menarik dari mobil ini adalah dapur pacunya. Dahulu, mobil-mobil militer AS yang menggunaka Humvee selalu saja dikenal sebagai sebuah mobil yang buas, yang rakus bahan bakar. Namun citra itu akan berubah bila militer AS menggunakan mobil ini.
Seperti diketahui, militer salibis AS telah mengalami kekalahan telak di Afghanistan. Selain ribuan tentara mereka telah berjatuhan, secara keuangan mereka pun dihantam oleh Mujahidin Afghanistan. Amerika Serikat telah dibuat merugi sedemikian rupa.
Militer AS terus-menerus mencari inovasi baru untuk menghadapi serangan Mujahidin Afghanistan. Mobil perang L-ATV ini sejatinya diciptakan untuk menghadapi serangan bom ranjau yang terkenal merupakan pembunuh nomor satu di Afghanistan bagi tentara salibis yang bercokol di sana. (haninmazaya/arrahmah.com)
Lanjutan dari kes ini, Jawatankuasa Bertindak yang mewakili peneroka-peneroka terbabit mengadakan Majlis Penyerahan Borang Pelantikan Peguam yang disempurnakan dengan kehadiran Pengarah Guaman PKR, Latheefa Koya di Markaz PAS Felda Jengka 17, semalam. (Arrahmah.com) – Sejak awal, perempuan telah memainkan peran penting dalam kemajuan Dakwah Islam. Mulai dari pengorbanan Sumayyah, hingga peran Aishah dalam penumpulan hadist-hadist, perempuan telah berperan dalam berkembangnya dan menyebarkan dien ini.
Sayangnya selama ini, kebangkitan Islam menderita kelemahan dalam personil Muslimah yang berkualitas, karena adanya ‘pembatasan’ kerja dakwah ke grup aktivis, dengan upaya terbatas terkait dakwah tarbiyah yang difokuskan pada wanita .
Dakwah terhadap perempuan adalah keharusan, bahkan perempuan sendiri juga terikat akan kewajiban berdakwah. Karena pada dasarnya berdakwah adalah kewajiban bagi seluruh Muslim.
Terlebih dari kaum perempuan sendiri cenderung, ‘meninggalkan’ dan menjauhi aktivitas dakwah itu sendiri.
SANA’A (Arrahmah.com) – Jutaan orang bergabung dan memenuhi jalanan di seluruh Yaman, menyerukan peningkatan aktivitas perubahan dan mundurnya Ali Abdullah Saleh, Press TV melaporkan Sabtu (17/9/2011).
Sementara Saleh masih memegang teguh kekuasaannya, para demonstran menyelenggarakan aksi massa pada hari Jumat (16/9) di ibukota dan mengulangi pernyataan bahwa mereka tidak akan mundur sampai penguasa diktator Saleh mundur.
“Ini adalah revolusi sejati” dan “Bebaskan rakyat! Lanjutkan revolusi ini! Demi kebaikan!” teriak para demonstran.
“Pemerintah sangat jelas sedang memimpin perang sipil di negara ini. Mereka harus bertanggung jawab atas tindakan mereka di dunia dan akhirat,” seru salah seorang pengatur demonstrasi di Sana’a merujuk pada tindakan brutal rezim Saleh terhadap para demonstran yang sebelumnya melakukan protes secara damai.
Pekan ini, kekerasan yang dilakukan Saleh menyebabkan enam orang tewas dan sejumlah orang lainnya luka-luka.
“Kami datang dari seluruh penjuru negara ini atas kehendak Allaah, kami harus menang atas rezim,” tutur salah seorang demonstran.
Para demonstran pun meneriakkan slogan-slogan anti-AS dan anti-Saudi dan menolak inisiatif perdamaian yang diajukan negara Arab di Teluk Persia itu, sembari menekankan bahwa inisiatif tersebut tidak mungkin berhasil sementara Saleh terus memerintahkan operasi militer terhadap rakyatnya sendiri. (althaf/arrahmah.com)
Seorang pegawai polis Thai mendakwa serangan bom itu dilakukan oleh sindiket pengedaran dadah.
Ketua polis Sungai Golok, Kolonel Jakraporn Thaenthong berkata, serangan tersebut merupakan balas dendam sindiket dadah terhadap tindakan keras polis yang sering diambil terhadap mereka.
Katanya, sejak kerajaan baru ditubuhkan pada Ogos lalu, polis telah merampas kira-kira 100,000 pil methamphetamine di wilayah Narathiwat.
“Serbuan terbaru dilakukan Rabu lalu di kawasan itu dan kami percaya pengedar dadah yang melakukan serangan tersebut,” katanya. – [baca sepenuhnya di sini]