26 Jun 2018

Erdogan: Kami Hanya Tunduk Kepada Allah

Setelah menyelesaikan berbagai kegiatan di Istanbul pada hari pemilu 24 Jun 2018, Minggu malam Presiden Turki dan Ketua Umum Parti Keadilan dan Pembangunan (AK), Recep Tayyip Erdogan, mendatangi Ankara untuk berpidato di hadapan warga Turki dari balkoni bangunan pusat Parti AK.

Disiar Anadolu Isnin (25/6), warga yang telah memenuhi lapangan di hadapan bangunan Parti AK untuk merayakan kemenangan, semuanya serentak menyuarakan kepada Erdogan, “Berdirilah tegak, rakyat ini bersama Anda”.

Mendengar sambutan itu Erdogan mengatakan, “Kalian tak usah khawatir, kami belum membungkuk di hadapan kekuatan apapun di dunia ini, kami hanya tunduk di hadapan Allah dalam rukuk dan sujud.”.....


“Kalian telah bersama kami sejak 3 November 2002, kalian membawa kami ke kursi pemerintahan. Tak hanya berhenti disitu, kalian telah bersama kami dalam pemilu 22 Julai 2007 dan kalian berjuang bersama kami menghadapi segala cobaan selama waktu itu. Setelah itu kalian telah bersama kami dalam pemilu 12 Jun 2011. Kita telah menghabiskan umur bersama demi kepentingan negara kita,” tutur Erdogan.

Dalam kesempatan itu, Erdogan juga menyebut bahawa rakyat Turki tetap bersamanya pada peristiwa upaya kudeta yang dilakukan FETO melalui perpanjangan mereka di institusi polis dan pengadilan pada 17-25 Desember 2013 lalu.Setelah itu, masyarakat Turki tetap memberikan kepercayaannya pada pemilu presiden 2014 dan pemilu legislatif 2015.

Pada 15 Julai, Erdogan berkata: “Kalian telah berada di sini selama percobaan kudeta. Mereka ingin membombardir ibu pejabat pusat kami. Kalian juga berkumpul di daerah dekat istana Kepresidenan. Di mana ada pengkudeta, kalian juga berada di sana untuk menghadapi mereka.”

Erdogan juga menambahkan bahawa warga Turki telah mempersempit jalan peluang pengkhianatan dari FETO.

“Kami telah menyelamatkan negara, bendera, azan, kebebasan, kehormatan kita dari cakaran para pengkudeta. Sekarang mereka melarikan diri kemana? Ke Amerika. Saat saya melihat hasil suara yang muncul di Amerika, saya melihat kubu oposisi mendapatkan banyak suara di sana.”

Presiden Erdogan mengungkapkan bahwa rakyat Turki masih berpihak pada keteguhannya dalam pemungutan suara referandum yang diselenggarakan pada 16 April 2017.

“Hari ini kalian masih bersama kami lagi dalam pemilu 24 Juni, yang merupakan penentuan [masa depan] selama satu abad ke depan negara kita,” ujar Erdogan.

Erdogan mengatakan bahawa pemenang dari pemilu ini adalah demokrasi. Keteguhan rakyat dan masyarakat Turki itu sendiri. “Pemenang pemilu ini adalah setiap individu dari 81 juta warga kami,” ungkap dia.

Erdogan berterima kasih kepada semua warga yang berpartisipasi dalam pesta demokrasi ini. “Kalian telah menulis sejarah, Kalian akan dikenang selama berabad-abad. Banyak negara-negara berkembang di dunia, tak dapat melakukan pemilu dengan partisipasi sebanyak yang kita lakukan.

Erdogan menekankan bahwa setelah malam 24 Jun, Turki akan lebih cerah melihat hari esok dengan penuh kepercayaan diri. sumber EM

0 Comments:

Post a Comment