20 Jun 2017

Menarik...Kesulitan hidup di Brunai

Sulit seperti apa?

1. Sulit makan siang hari di bulan Ramadhan.

"Apakah kerana kedai makan dan restoran di Brunei harus tutup di siang hari, ?"

Jawabnya TIDAK.

Justru, semua restoran dan kedai makan di Brunei bebas dibuka selama Ramadhan. Jadi kalau pada pagi, siang atau petang sebelum Maghrib Anda mau beli makanan di restoran/warung terdekat, ya silahkan saja. Serba bebas.

Yang tidak boleh adalah makan/minum di tempat umum. Boleh kena denda yang jumlahnya lumayan.

Dan larangan ini tidak hanya untuk muslim, namun berlaku juga untuk nonmuslim.

"Apakah ini tidak menyulitkan bagi mereka yang tidak berpuasa dan ingin makan?"

Tentu tidak. Kerana mereka tetap bebas membeli makanan/minuman, lalu bebas menikmatinya di tempat tertutup, misalnya di rumah. Yang penting, jangan makan atau minum di ruang publik.

2. Sulit berpolitik.....

Kerana Brunei adalah negara yang tidak mengenal parti politik. Semua urusan politik ditangani oleh kerajaan. Rakyat dilarang berpolitik. Kalaupun misalnya ada parti politik asal negara lian yang buka cabang di sana, bentuknya sebatas fans club saja.

3. Sulit menemukan motorsikal.
Karena harga kereta di Brunei sangatlah murah, hampir sama murahnya dengan harga motor. Jika ada orang Brunei yang membeli motor, biasanya karena faktor hobi saja.

4. Sulit menemukan bas kota.
Memang pun, di Brunei ada bas kota. Namun jumlahnya sangat terbatas, dan hanya beroperasi dari jam 6 pagi hingga 5 petang. Penumpangnya pun bukan warga Brunei, melainkan para imigran yang bekerja di Brunei dan belum punya kendaraan sendiri. Jika Anda menunggu bas di jalanan, bersabarlah karena mungkin bas yang ditunggu baru datang sekitar satu atau dua jam kemudian.

5. Sulit menemukan rokok.
Kerana rokok di Brunei termasuk benda terlarang. Membeli rokok di sana sama seperti membeli dadah; harus sembunyi-sembunyi, ada sindikat pengedar gelapnya.

6. Sulit mabok-mabokan.
Karena minuman keras di Brunei pun termasuk benda terlarang.

7. Sulit menikmati hiburan malam.
Karena nite club, diskotik dan sebagainya tidak tersedia di Brunei.

Intinya, jangan datang ke Brunei jika niat Anda untuk bermaksiat. Datanglah ke Brunei dengan niat untuk melihat langsung bagaimana indahnya penerapan syariat Islam di sana.

Bukan hanya umat Islam yang senang dan merasa nyaman tinggal di Brunei. Namun nonmuslim juga boleh hidup tenang, aman, tentram, sentausa. Sebab Islam adalah agama yang sangat toleran dan sangat menghargai umat agama lain.

Oleh: @JonruGinting ...BERSAMBUNG

0 Comments:

Post a Comment