07 Januari 2017

Sanaa – Lembaga komunikasi ulama Yaman baru-baru ini merilis laporan resmi yang menyebutkan bahawa pemberontak Syiah Hutsi telah menghancurkan sebanyak 229 masjid sepanjang kudeta, terhitung mulai awal tahun 2015.

Laporan tersebut pertama kali diungkap oleh berita SABA dan disiar Al Arabiya, pada Khamis (05/01). Dalam laporan itu, lembaga komunikasi ulama Yaman mencatat sebanyak 29 masjid hancur total akibat kebrutalan pemberontak Syiah Hutsi, sejak mereka menguasai sejumlah daerah di negara itu.

Sementara, sebanyak 24 masjid menjadi sasaran penyerangan hingga beberapa bahagian bangunannya hancur. Selain itu pemberontak yang didukung oleh Iran itu juga mengubah 146 masjid menjadi barak tentera dan lokasi pengintaian penembak tepat.

Dalam laporannya, lembaga komunkasi ulama Yaman juga mengungkapkan bahawa pemberontak Syiah Hutsi juga mengubah masjid-masjid menjadi gudang penyimpanan senjata berat dan menengah. Aula masjid dijadikan tempat pelatihan tentera, sementara halamannya dijadikan sebagai tempat untuk menikmati sisha.

Laporan tersebut juga mengungkap adanya kerjasama kelompok Hutsi dengan orang-orang Iran dalam penghancuran masjid-masjid. Sebagai contoh, pemberontak Syiah Yaman itu membawa fotografer Alam dari Iran dan Al-Manar dari Hizbullah Lebanon untuk menutupi peledakan Pusat Darul Hadits di Saadah.

Sumber: Al Arabiya/kiblat

0 Comments:

Post a Comment