24 April 2016

JAWAB: Kami kutip dari islamqa.ca., sebagian ulama berpendapat dalam masalah ini dengan memperbolehkan penggunaannya disertai dengan pendapat bahawa bertasbih dengan tangan itu lebih utama. Sementara sebahagian lainnya memasukkan dalam perkara bid’ah.

Syikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah dalam kitab Fatawa, 22/187 mengatakan: “Terkadang ada orang yang nampak meletakkan sajadah di lututnya dan tasbih di tangannya dan menjadikan hal itu sebagai syiar agama dan solat. Telah diketahui secara mutawatir, bahawa Nabi sallallahu’alaihi wa sallam beserta para shahabatnya tidak menjadikan hal ini sebagai syiarnya. Dahulu mereka bertasbih dan menghitungnya dengan jari jemarinya sebagaimana dalam hadits,

وَأَنْ يَعْقِدْنَ بِالأَنَامِلِ فَإِنَّهُنَّ مَسْئُولاَتٌ مُسْتَنْطَقَاتٌ.

“Dan hitunglah dengan jari jemari, kerana sesungguhnya (jari-jemari itu) akan ditanya dan akan berbicara.” (HR. Abu Daud dan Tirmizi)....

15 April 2016

SIAPA yang tidak mengenal Syeikh Abdurrahman AsSudais? Imam Masjidil Haram, sekaligus hafiz yang memiliki suara yang sangat menyentuh para ma’mum dan pendengarnya.

Tetapi ternyata di balik kejayaannya, beliau memiliki kisah unik di masa kecilnya.

Ketika itu orang tua Syeikh Sudais akan menerima kedatangan tamu kehormatan, sehingga ibunda Syeikh Sudais menyiapkan hidangan termasuk memasak kambing untuk menyambut tamu tersebut.

Ketika hidangan sudah siap saji, masuklah Sudais kecil setelah bermain ke dalam rumahnya. dan alangkah terkejutnya sang IBU melihat apa yang Sudais kecil lakukan terhadap hidangan yang sudah ia siapkan.

Sudais kecil menaburkan pasir ke dalam hidangan kambing yang disiapkan ibunya.

Terkejut bercampur kesal akhirnya ibunda beliau memarahinya,  “Sudais, dasar kamu anak nakal! Awas kamu kalau sudah besar kamu akan menjadi IMAM MASJIDIL HARAM!”

Kemarahan ibunda Sudais inilah yang menjadi doa luar biasa untuknya.

Sudais dewasa membesar menjadi seorang Imam Besar Masjidil Haram, sesuai dengan apa yang diucapkan oleh ibunya. [IP]

14 April 2016

Ulil Amri yang Wajib Ditaati

Kebelakangan ini, tema ulil amri kembali hangat diperbincangkan di sosial media. Meski sudah final dalam kajian para ulama, namun ternyata masih ada sebahagian masyarakat kita yang belum mengerti siapa sesungguhnya ulil amri yang harus ditaati itu. Selama ini, banyak di antara mereka yang memahami bahawa ulil amri yang wajib ditaati itu adalah setiap pemimpin yang ada hari ini. Tanpa peduli, apakah pemimpin tersebut menjalankan syariat Allah ataukah tidak.

Di sinilah kemudian kajian tentang ulil amri menjadi tema yang cukup urgen untuk difahami dengan baik. Pasalnya, ketika definisi ulil amri ini tidak dipelajari dengan utuh dan benar, maka rentetan hukum berikutnya pun—hukum terkait tentang bagaimana memperlakukan pemimpin—berujung pada kesimpulan yang salah.

Jadi, sebelum berbicara lebih jauh tentang persoalan hukum seputar ketaatan kepada penguasa, hal yang penting untuk dikaji terlebih dahulu adalah:

1-Apa definisi yang dihadirkan oleh para ulama tentang ulil amri.
2-Apa saja kriteria seseorang boleh disebut sebagai ulil amri atau pemimpin umat Islam.

Definisi ulil amri....KIBLAT.NET

05 April 2016

SOLAT Subuh sangatlah unik dan menarik kerana berfungsi sebagai permulaan hari. Walaupun waktunya dianggap luang dan kita pun dalam keadaan segar, akan tetapi kita cukup melaksanakannya dua rakaat saja. Apa hikmahnya?

Beberapa kajian akademik yang dilakukan oleh para ilmuwan membuktikan bahawa ritme tubuh manusia mencapai puncaknya dua kali dalam 24 jam. Masing-masing terjadi setiap 12 jam.

Derajat kebugaran tubuh manusia mencapai puncaknya secara bertahap sejak pukul 04.00 dan mencapai puncak keseimbangannya sekitar pukul 10.00 atau 11.00. Rentang waktunya lebih kurang enam hingga tujuh jam.

;;