08 Mei 2016

Banyak media di negeri itu  menggambarkan pemillihan Datok Bandar London sebagai pertarungan antara “bangsawan” versus “petinju jalanan.”

Khan memiliki latar belakang sebagai anak seorang pemandu bas kelahiran Pakistan, yang dibesarkan di pemukiman dewan kotapraja. Sedangkan Goldsmith, 41, pesaingnya adalah anak dari milionair yang dididik di sekolah yang sama dengan Pangeran William dan David Cameron.

Sadiq Khan Terpilih Jadi Datok Bandar Muslim Pertama di London
Khan dibesarkan bersama enam saudara lelaki dan perempuannya dalam apartemen sederhana yang memiliki tiga bilik tidur.....lagi



Dia menekuni studi hukum, menjadi pensyarah dan ketua kelompok kebebasan sivil, dan terpilih untuk menjadi anggota parlemen pada tahun 2005.

Sebelum menjadi Datok Bandar, suami dari Saadiya Khan ini adalah seorang pengacara yang terjun ke dunia politik. Dia menjadi anggota parlemen mewakili wilayahnya, Tooting.

Pada 2013, Khan  menuai kontroversi, karena menyetujui perkawinan sesama jenis. Aksinya ini telah menuai kecaman berbagai pihak.

Bahkan akibat dukungannya pada perkawinan sejenis, Imam Masjid Bradford Mufti Muhammed Aslam Naqshbandi Bandhalevi, mengeluarkan fatwa bahwa Khan suda murtad. Bandhalevi juga meminta Khan bertaubat kepada Allah.

Khan, bahkan sempat menerima ancaman mati usai dirinya mendukung perkawinan sejenis lewat voting di parlemen. Ancaman itu dinilai cukup serius karena melibatkan ancaman ke keluarganya.

Ahli Politik  Parti Buruh Inggris  berusia 42 tahun itu mengaku, dirinya belum pernah mendapat ancaman mati yang cukup serius seperti yang dialami saat ini. Ancaman itu muncul tepat setelah Khan mendukung Undang-Undang Perkawinan Sejenis bersama 400 anggota Parlemen Inggris lainnya.

“Keluarga saya tidak perlu menderita karena tindakan saya saat ini. Saya sendiri tidak pernah menerima ancaman seperti ini,” ujar Khan, seperti dikutip Daily Mail, (18/2/2013).

Khan pernah dinobatkan sebagai menteri Muslim pertama di kabinet Inggris di era kepemimpinan Gordon Brown, ia sempat menerima kecaman keras dari ulama Inggris. Khan dianggap menjual agamanya untuk politik.

Media lain menyebutkan, Khan memegang teguh pendiriannya sebagai seorang muslim dengan tidak meminum alkohol, namun dia dilaporkan sering berkunjung ke pub di wilayahnya itu dan menolak tempat hiburan semacam itu ditutup.

Khan juga pernah dituduh memiliki kedekatan dengan kelompok ekstremis. Tuduhan itu dilayangkan oleh rivalnya, Zac Goldsmith. Dikatakan Goldsmith, semua pandangan Khan sangat identik dengan ekstremis.

Meski tidak membantahnya, Khan mengatakan, profesinya sebagai pengacara hak asasi manusia dan pemimpin organisasi Liberty, Khan memang kerap berhubungan dengan orang yang memiliki karakter seperti itu.

“Sebagai wali kota, saya akan menjadi muslim Inggris yang melawan para ekstremis,” kata Khan ujarnya belum lama ini.*hidcom

0 Comments:

Post a Comment