16 Mei 2016

Sebuah penelitan terbaru di Amerika Sysrikat menungkapkan bahawa kandungan asid lemak atau dikenal dengan “omega-3″ pada ikan dapat membatasi perilaku agresif dan kekerasan yang dilakukan anak-anak terhadap orang-orang di sekitar.

“Omega-3 pada ikan memiliki efek langsung pada fungsi vital otak anak sehingga dapat mencegah mereka berperilaku agresif terhadap lingkunagn sekitar,” tulis kumpulan peneliti dari University of Pennsylvania Amerika dalam jurnal internasional “Psikologi dan psikiatri ilmu untuk anak-anak” pada Sabtu (14/05) malam.

Para peneliti melakukan studi terhadap 290 anak berusia antara 11 dan 12 tahun dengan latar belakang memiliki sejarah kekerasan dan perilaku anti-sosial. Para anak-anak ini kemudian dibagi menjadi 2 kelompok dimana salah satu kelompok selalu diberi makanan dengan asupan omega-3 tinggi dan kelompok lainnya tidak.


Setelah 3 bulan tim peneliti mendapati penurunan signifikan dalam perilaku agresif terhadap masyarakat dari kelompok yang diberi makanan omega-3 tinggi jika dibandingkan dengan kelompok lainnya.

Perlu diektahui bahwa kandungan asid lemak esensial dalam tubuh, selain vitamin D, dapat meningkatkan fungsi kognitif dan perilaku, serta mencegah timbulnya berbagai gangguan otak yang menimpa anak-anak seperti autis dan lain-lainnya.

Sementara studi lainnya menyebutkan bahwa omega-3 dapat mengurangi risiko depresi dan penyakit jantung, kolesterol dalam darah, serta pencegahan rheumatoid arthritis. (Sumber EM)

0 Comments:

Post a Comment