09 Mei 2016

IRBIL, KURDISTAN IRAQ- Islamic State (IS) telah memenggal kepala dua dari anggota mereka sendiri di kota Mosul di provinsi Ninawa barat laut Iraq atas tuduhan melakukan pengkhianatan, informasi sumber-sumber setempat melaporkan pada hari Ahad(8/5/2016).

Hashim Khidr al-Allou, seorang angoota IS asal suku Turkmen Irak, dipenggal karena berkomunikasi dengan pasukan pemerintah Iraq di Tal Afar di barat laut Iraq.

"Al-Allou ditangkap pada hari Jum'at, dan kepemimpinan IS memerintahkan hukuman penggal pada hari Ahad atas tuduhan pengkhianatan karena membocorkan informasi keamanan tentang gerakan
militer ISIS untuk tentera Iraq," kepala Ninawa media center Raafat al-Zarari mengatakan kepada ARA News menyebut nama lain dari IS sebelumnya. "Ia dipenggal di pusat Mosul."

Juga pada hari Ahad, IS menangkap dan mengeksekusi anggotanya Junaid Yassin Ali Aiwaz atas tuduhan 'pengkhianatan tingkat tinggi' karena mencoba melarikan diri dari kota yang dipegang IS, Mosul.

"ISIS menuduh Aiwaz berkoordinasi melarikan diri dengan pemerintah Iraq, yang dianggap sebagai pengkhianatan tingkat tinggi sesuai dengan Pengadilan Syariah yang dipimpin ISIS. Pria itu dipenggal pada hari Ahad malam di depan puluhan orang di Mosul barat," kata al-Zararo kepada ARA News.

Kepemimpinan IS percaya bahwa beberapa pejuang dan penduduk setempat ada yang berkhianat dan membocorkan informasi keamanan tentang gerakan mereka untuk musuh-musuhnya. copy sini

0 Comments:

Post a Comment