09 April 2016

Seekor keledai berdebat dengan seekor serigala tentang warna daun bayam. Serigala berkata kalau daun bayam warnanya hijau, sedangkan keledai berkeras mengatakan daun bayam berwarna kuning.

Keduanya tetap tidak mau mengalah untuk mempertahankan pendapatnya masing-masing. Sampai-sampai, mereka membawa masalah itu ke pengadilan. Maka, ditemuilah sang raja hutan, singa untuk menentukan siapa yang benar dan salah.

Ketika bertemu singa, mereka lantas menceritakan masalahnya. Singa pun mengangguk lantas berkata, “Prajurit, kurunglah serigala ini!”

Serigala terkejut, kenapa dirinya yang dihukum, bukankah pendapatnya itu yang memang benar. Ia pun kembali mengadu ke raja hutan, “Kenapa engkau memenjarakanku, bukannya daun bayam memang berwarna hijau?”

Raja hutan menjawab, “Iya, soal warna daun bayam, kamulah yang benar. Kesalahanmu adalah melayani debat si keledai yang bodoh itu. Maka dari itu, aku hukum kamu.”

Kisah di atas mungkin hanya dialog imajinasi, tentang seorang bodoh yang masih saja dilayani untuk berdebat. Setidaknya, hal itu dapat memberi pelajaran kepada kita, bahawa perdebatan dengan orang bodoh tidak akan menemukan jalan keluar. Kecuali kesia-siaan dan waktu yang terbuang percuma.

M. Rudy

0 Comments:

Post a Comment