14 Mac 2016

PERDANA Menteri Mesir, Sharif Ismail Ahad malam kemarin (13/3/2016) mengumumkan bahawa Menteri Kehakiman Ahmed al-Zend telah dipecat dari jabatannya setelah membuat pernyataan “ofensif” tentang Nabi Muhammad.

“Sharif Ismail, ketua Dewan Menteri, telah memutuskan untuk memecat Ahmed al-Zend, Menteri Kehakiman, dari jabatannya,” kata juru bicara pemerintah Hossam Alqaweesh kepada Anadolu Agency.

Minggu sebelumnya, dua tuntutan terpisah diajukan oleh otoriti penuntutan Mesir terhadap al-Zend, dengan tuduhan menghina Nabi Muhammad.....


Seorang sumber pengadilan, yang namanya tidak mau disebutkan, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa Jaksa Agung Mesir Nabil Sadiq telah menerima dua pengaduan hukum terhadap al-Zend berdasarkan pernyataannya di televisen baru-baru ini di mana Al-Zend telah menghina Nabi Muhammad SAW.

Menurut pengacara Amr Abdel-Salam, yang mengajukan pengaduan pertama, menyatakan bahawa al-Zend ketika membalas pertanyaan tentang penahanan wartawan, dia menjawab: “Jika Nabi Muhammad menghina saya, saya akan memenjarakannya.”

Setelah pernyataan itu, al-Zend memicu kemarahan publik, ia kemudian diminta oleh Dewan Menteri untuk segera mengajukan pengunduran diri.

Ketika Al-Zend menolak permintaan tersebut, keputusan segera diambil untuk memecatnya, menurut laporan media pemerintah.

Al-Zend, tokoh peradilan di bawah rejim mantan Presiden Hosni Mubarak, adalah pendukung vokal kudeta militer 2013 yang menumbangkan Muhammad Mursi, Presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokrasi.[IP]

0 Comments:

Post a Comment