28 Oktober 2015

Itulah solat orang munafiq. Itulah solat orang munafiq. Itulah solat orang munafiq. (Yaitu) dia menunggu matahari sampai hampir terbenam kemudian dia berdiri (untuk solat ashar), lalu mempercepat (tanpa ada rasa khusyuk sedikitpun) empat rakaat, tanpa mengingat Allah di dalamnya kecuali sedikit sekali.” (HR. Imam Muslim)

Inilah salahsatu karakter orang munafiq. Mereka mempercepat solat tanpa adanya kekhusyukan dalam solatnya. Tidak ada ketenangan dalam mengerjakannya, dan hanya sedikit mengingat Allah di dalamnya. Fikiran dan hatinya tidak menyatu. Dia tidak menghadirkan keagungan, kehebatan dan kebesaran Allah dalam solatnya....


Imam Ibnul Qayim dalam kitab Al-Madaarij mengatakan, “Seseorang solat di samping saudaranya sesama muslim dalam satu shaf di belakang seorang imam. Akan tetapi, perbedaan antara solat keduanya (kedua makmum itu) seperti langit dan bumi.” Kerana, yang seorang memiliki rasa ikhlas, cinta, rindu, merasa diawasi, dan takut akan siksaan Allah. Sedangkan yang seorang lagi, hatinya beku, mati, kabur dan jauh dari Allah. Naudzubillah.

Oleh kerana itu hendaklah kita selalu memerhatikan kekhusyu’an dalam solat. Karena orang yang khusyu’ dalam solatnya adalah mereka yang beruntung. Dan khusyu’ dalam solat merupakan salahsatu karakter dari orang-orang yang kelak mewarisi syurga firdaus.

Allah telah berfiman,

“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sembahyangnya.” (QS. Al-Mu’minun: 1-2). []

Sumber: 30 Tanda-tanda Orang Munafik/Karya: ‘Aaidl Abdullah Al-Qarni/Penerbit: Daar Asybiliyaa-Riyadh/https://www.islampos.com

0 Comments:

Post a Comment