22 Mei 2015

KAHERAH..Sekujur jasad ditemukan sudah tidak benyawa di daerah Tajamu’ Khamis, (20/5/2015). Tak lama diketahui bahwa jasad tersebut adalah Islam Shalahuddin, mahasiswa Universiti Ain Shams yang ditangkap oleh rejim kudeta Mesir ketika tengah mengikuti ujian di kelas.
Seperti disiar laman islammemo.cc, Khamis (21/5/2015) kementerian dalam negeri rejim kudeta menyatakan, Islam meninggal kerana ditembak oleh kelompok bersenjata tak dikenal.
Menurut pengakuan rakannya di kampus, Islam yang merupakan mahasiswa semester empat ditangkap pada hari Selasa (19/5/2015) dari ruang kuliah Fakulti Tehnik, Univ. Ain Shams oleh pasukan kemanan rejim kudeta, lalu ia dibawa ke tempat yang tidak diketahui....
Sumber dari media pro-kudeta memberitakan, Islam ditangkap dengan tuduhan membunuh ketua intelijen daerah Mathariah, Kol. Tamer Tohun.
Tewasnya Islam menimbulkan banyak aksi protes baik di media sosial maupun di jalanan. Seorang aktivis HAM Mesir, Muhammad Abu Hurairah mengomentari pembunuhan terhadap Islam ini melalui statusnya di facebook. Ia menuliskan, “negara telah melakukan tindakan terorisme, pembunuhan dan pembersihan terhadap lawan politiknya.” 


Sumber: http://www.dakwatuna.com/

2015/05/22/68983/satu-hari-setelah-ditangkap-aparat-kudeta-mesir-dari-ruang-ujian-mahasiswa-ini-ditemukan-tak-bernyawa-di-padang-sahara/#ixzz3apI6wSld 
Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook

0 Comments:

Post a Comment