27 Mei 2015

DAMSYIK (VOI) - Serangan pasukan rejim Syria dan militan Hizbullah terhadap Daulah Islam di kota kuno Palmyra telah gagal untuk mengusir dan menghentikan Daulah Islam  menuju  Damsyik, ungkap satu sumber tentera, Minggu 24/5/2015.
Serangan dahsyat gabungan pasukan Syria berusaha mengambil alih kembali Palmyra, atau bernama Tadmor, nampaknya sia-sia dan tidak dapat mengalahkan Daulah Islam, minggu lalu.
Sejauh ini, serangan  dahysat dari pasukan gabungan pemerintah Syria telah gagal menghentikan gerak maju mendekati ibukota Damaskus, bahkan Daulah Islam mengambil alih tambang fosfat utama sekitar 70 kilometer selatan dari Palmyra.
"Daulah Islam telah membuat kemajuan lebih lanjut di jalan raya Tadmodar-Damsyik dan mengausai tambang fosfat Khnaifess dan wilayah-wilayah di dekatnya," kata Observatorium Syria untuk Hak Asasi Manusia.
"Daulah Islam telah memperpanjang kontrol atas wilayah yang lebih luas dan kepentingan ekonomi yang lebih besar," tambah monitor Observoti Syria....lagi

Sebuah sumber militer Suriah mengatakan kepada Agence France-Presse bahwa angkatan udara melakukan serangan  lebih dari 160 kali terhadap basis-basis  ISIS di Palmyra, semua gagal.
"Operasi militer, termasuk serangan udara, yang berlangsung di daerah sekitar Al-Suknah, Palmyra, Arak dan Al-Salam yang menjadi ladang gas dan semua jalan yang mengarah ke Palmyra, gagal" katanya. Meskipun, televisi pemerintah mengatakan "lebih dari 50 pejuang ISIS telah tewas dalam serangan udara".
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan sedikitnya empat warga sipil telah tewas dalam serangan, yang paling intens sejak militan menyerbu kota pada hari Kamis.
Serangan ditargetkan beberapa daerah kota, termasuk beberapa dekat terkenal reruntuhan Graeco-Romawi di kota itu, sebuah situs warisan dunia UNESCO, direktur Observatorium Rami Abdul Rahman kepada AFP.
Puluhan orang juga telah terluka dalam serangan, dan ISIS diyakini telah diambil kerugian ketika sebuah bangunan keamanan militer sudah dikuasai ISIS,  kata Rahman.
ISIS dituduh mengeksekusi ratusan pasukan rezim Bashar al-Assad sekitar Palmyra, dan menyapu ke kota oasis minggu lalu setelah sebelumnya melakukan serangan yang dahsyat ke wilayah padang pasir mendekati lembah Efrat dibagian  timur.
Sekarang bertarung kekuatan Syiah melawan Sunni. Di mana Ayatullah Sistani menyatakan akan membangun imperium Parsia yang berpusat di Bagdad, dan sekarang mereka kekuatan untuk mencaplok Bagdad dan Suriah, sesudah ISIS berhasil mengambil alih Ramadi. Wallahu'alam.
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/opini/2015/05/26/37212/para-pejuang-isis-semakin-mendekati-damaskus/#sthash.ffSBoH4c.dpuf

0 Comments:

Post a Comment