28 April 2015

Biasanya, orang kesulitan untuk tidur yang cukup. Orang dewasa memerlukan waktu tidur 7-9 jam. Tetapi ternyata, jika Anda terus-terusan tidur lebih lama dari 9 jam, ini boleh menimbulkan masalah kesihatan.

1. Depresi

Kajian terhadap kembar dewasa di tahun 2014 menunjukkan, durasi tidur yang lama meningkatkan resiko terkena gejala depresi. Peserta kajian yang tidur antara 7-9 jam memiliki 27 persen sifat bawaan gejala depresi, sementara yang tidur 9 jam atau lebih memiliki 49 persen sifat bawaan gejala depresi.

2. Merosak Otak

Kajian tahun 2012 yang meneliti perempuan berusia lanjut menemukan, dalam periode enam tahun otak fungsi otak memburuk bagi mereka yang tidur terlalu lama (atau terlalu sebentar). Perempuan yang tidur selama lebih dari 9 jam (atau kurang dari 5 jam) mengalami perubahan pada otak seakan usia mereka dua tahun lebih tua.

3. Sukar Hamil...lagi


Tahun 2013 tim riset Korea menganalisa kebiasaan tidur lebih dari 650 orang yang tengah menjalani proses bayi tabung. Hasilnya, tingkat kehamilan paling tinggi ditemukan pada perempuan yang tidur selama 7-9 jam dan paling rendah pada perempuan yang tidur selama 9-11 jam.

4. Diabetes

Di Quebec, peneliti menemukan dalam periode enam tahun, warga yang tidurnya lebih dari 8 jam beresiko dua kali lipat terkena diabetes tipe 2 atau toleransi glukosa terganggu, dibandingkan yang tidurnya 7-8 jam.

5. Memicu Kegemukan

Peneliti di Quebec juga memantau pertambahan berat badan dan kadar lemak selama enam tahun. Mereka yang tidur 9-10 jam, 25 persen lebih mungkin beratnya naik 5 kilo, walau sudah memperhitungkan pola makan dan aktivitas fisik.

6. Masalah Jantung

Hasil riset yang dipresentasikan tahun 2012 di pertemuan American College of Cardiology menunjukkan, tidur selama 8 jam atau lebih berhubungan dengan bertambahnya resiko terkena masalah jantung. Peneliti menganalisa data dari lebih 3000 orang. Peserta yang tidurnya lama, dua kali lebih besar resikonya terkena angina dan 1,1 kali beresiko terkena penyakit arteri koroner.

7. Kematian Dini

Di tahun 2010 dari 16 studi yang berbeda, peneliti menemukan peningkatan resiko kematian dini pada mereka yang tidur terlalu sebentar dan terlalu lama. Tidur lebih dari 8 jam dikaitkan dengan 1,3 resiko lebih besar mengalami kematian dini diantara 1.382.999 peserta studi.

Sumber: huffingtonpost.com, sebagaimana dilansir oleh Deutsche Welle.

(catatan lama..Arrahmah.com)

0 Comments:

Post a Comment