21 Januari 2015

Teladani Zionis-Israel, Saudi Bina Tembok Raksasa Sepanjang 965 Km Cegah Islamic State.
Secara resmi Saudi Arabia mendakwa sebagai Khadimatul Ummah, Pelayan Umat. Namun aneh saja rasanya jika Pelayan Umat ini malah ketakutan dengan umat Islam yang ingin menegakkan Kekhalifahan Islamiyah. Seharusnya Saudi memberikan dukungan dan sokongan, bukan malah ketakutan bagai melihat jin ifrit di siang hari.
Khabar terbaru dari Saudi adalah tentang projek super raksasa membangun tembok raksasa sepanjang 965 kilometer di utara Saudi, yang memanjang dari barat Kota Turaif sampai dengan Hafal al-Batin di perbatasan Saudi dengan Kuwait. Bandingkan dengan Tembok Raksasa bikinan Zionis-Israel yang mengepung Gaza yang “hanya” sepanjang 700 kilometer!....lagi

Bukan itu saja, untuk menjamin proses pembangunan tembok raksasa itu, Saudi mengirimkan 30.000 bala tentara tambahan, di mana tentara inti diambil dari SANG, Saudi Arabian National Guard, yang merupakan hasil didikan MOSSAD. Tembok raksasa ini merupakan benteng buatan yang diharapkan mampu untuk menahan serbuan pasukan Islamic State yang sewaktu-waktu diyakini akan sampai di perbatasan utara Saudi.
“Seperti Tembok Besar Tiongkok yang dibangun pada 220-206 SM, Tembok Arab Saudi didirikan untuk membendung penyerbu asing, dan benteng lainnya sedang dalam proses pembangunan di sepanjang 1.600 kilometer di selatan yang berbatasan dengan Yemen,” demikian United Press International seperti dikutip dari Sputnik (15/1).
saudi-wall
Tembok Raksasa Saudi Untuk Hadang Serbuan Islamic State
Tembok tersebut merupakan kombinasi dari pagar dan lubang pertahanan untuk melindungi Kerajaan dari tentara Islamic State yang telah menguasai sebahagian besar wilayah utara Iraq. Menurut media setempat, tembok tersebut akan dilengkapi dengan 40 menara pengawas, lima lapis pagar, jalur pasir, radar, dan kamera pengawas.
Projek ini sebenarnya sudah direncanakan sejak perang sipil pecah di Iraq pada 2006, namun proses konstruksi baru dilakukan pada 2014, setelah IS merambah ke utara hingga barat Iraq. Anggaran pembangunan tembok ini berasal dari donasi keluarga kerajaan.
Menurut Sputnik, IS telah menjadikan Arab Saudi sebagai target utama, mengingat negara tersebut merupakan rumah bagi dua kota suci umat Islam, Mekah dan Madinah. Ini sesuai dengan salah satu hadits hari akhir Rasul SAW yang menyatakan di hari akhir pasukan Imam Mahdi akan membebaskan Mekkah. Dan Saudi sangat percaya dengan hadits tersebut sehingga mulai membentengi diri dari segala kemungkinan serangan. Pertanyaannya, mengapa negeri yang mengaku sebagai Khadimatul Ummah takut dengan tegaknya Khilafah Islamiyah? (rz/EM)

0 Comments:

Post a Comment