26 Ogos 2014

Muhhadits Mesir Syeikh Dr. Mahmud Said Mamduh As Syafi’i menyampaikan mengenai apa yang beliau sebut sebagai kebodohan aneh di zaman ini.

Di kediaman beliau yang berada di Nasr City Kairo, di hadapan sejumlah muridnya,  murid dari ulama Nusantara Al Musnid Syeikh Yasin Al Fadani ini menyampaikan,”Saat ini ada bentuk kebodohan yang cukup aneh. Yakni, orang Islam yang belum belajar Islam, namun sudah mempelajari yang lain dan akhirnya ia menentang Islam”....

18 Ogos 2014


Baca di SINI

11 Ogos 2014


Rasulullah SAW., bersabda :

“Nyaris orang-orang kafir menyerbu dan membinasakan kalian seperti menyerbu makanan di atas piring. Berkata seseorang: Apakah kerana sedikitnya kami waktu itu? Beliau bersabda: Bahkan kalian pada waktu itu banyak sekali, akan tetapi kamu seperti buih di atas air. Dan Allah mencabut rasa takut musuh-musuhmu terhadap kalian serta menjangkitkan di dalam hatimu penyakit wahn. Seseorang bertanya: Wahai Rasulullah, apakah wahn itu? Beliau bersabda: Mencintai dunia dan takut mati”. (Riwayat Abu Dawud no. 4297. Ahmad V/278. Abu Na’im dalam Al-Hilyah)

Khilafah Islamiyah yang baru saja dideklarasikan pada 1 Ramadhan 1435 Hijriyyah lalu saat ini digempur oleh musuh-musuh Islam, khususnya gembong terorisme dunia, Amerika Syarikat. Sekutu kekafiran AS, yakni Inggris juga berencana akan ikut serta. Begitu juga menyusul Perancis, dan tentu saja Israel. Benarlah hadits Rasulullah di atas, Khilafah Islamiyah bagaikan sehidangan makanan di atas meja makan, diserbu orang-orang kafir tanpa ada ummat Islam yang mampu mencegahnya.

Saat pesawat-pesawat tanpa awak (Drone) AS menghujani pasukan Khilafah Islam dan juga sebelumnya membantai ummat Islam di Afghanistan, Pakistan, dan lainnya, tidak ada satu pun ummat Islam, para ulamanya, mengutuk AS, melabeli AS dengan label teroris, biadab, dan barbar. Tidak ada penolakan, penghujatan, dan caci-maki serta acara khusus untuk membenci dan menghujat AS. Sungguh aneh!....lagi

07 Ogos 2014

Arab Saudi melalui sayap gerakan Harakah Salafi menanamkan doktrin “Tidak boleh memberontak pemerintah (umara)”. Tahukah anda bahwa pendirian negara Saudi Arabia adalah hasil pemberontakan Kabilah Bani Su’ud?.
Pada akhir abad ke-19 Jazirah Arab adalah tanah yang tidak diperhatikan oleh Khilafah Utsmani, kecuali dua Kota Suci. Bani Su’ud menggalang kekuatan dan menaklukkan satu persatu tanah Jazirah Arab. Daerah terakhir yang ditaklukkan oleh Kabilah Bani Su’ud adalah Mekah dan Madinah.
Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab at-Tamimi, ulama madzhab Hanbali yang banyak difitnah ini bukan berasal dari kabilah Bani Su’ud. Ia adalah ulama yang ikut berperang bersama Bani Su’ud dengan niat menghapus Bid’ah, Syirik dan Khurafat. Dengan karismanya ia memiliki banyak pengikut, hingga ia diperalat oleh Bani Su’ud....

06 Ogos 2014

Oleh : Abu Abdillah Fatih Falestin

Alhamdulillahirabbil’alamin. Berikut ini adalah bantahan Syar’i terhadap berita Snowden yang menyebutkan bahwa Amerika, Israel, dan Inggris yang membentuk Khilafah Islamiyah.

1. Sampai saat ini tidak ada satu bukti pun, bahwa Khilafah Islamiyyah bentukan Amerika, Israel, dll. Jika ada yang punya bukti dan saksi yang boleh dibenarkan secara Islam maka coba sampaikan. Bukti adalah sebagaimana bukti yang disyariatkan dalam Islam, dan saksi adalah sebagaimana saksi yang disyariatkan dalam Islam, dan syarat-syaratnya harus terpenuhi.

2. Berita ini tidak diambil dari sumbernya, sumber berita seharusnya datang dari Khilafah Islamiyyah. Padahal Allah swt berfirman supaya mengambil berita dari sumbernya. Allah Ta’ala berfirman:

“Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau sekiranya mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri). Kalau tidak kerana kurnia dan Rahmat Allah kepadamu, tentulah kamu mengikuti syaitan, kecuali sebahagian kecil saja (di antaramu).” (QS. An-Nisaa, 4: 83)....baca lagi

04 Ogos 2014


GAZA – Brigade Asy-Syahid Izzuddin Al-Qassam, sayap tentera kelompok pejuang Hamas, pada hari ke-28 pertempuran “daun-daun yang dimakan ulat”, Ahad (3/8/2014) mengungkapkan salah satu kejutan produk industrinya. Senjata sniper “Ghaul” produk para insinyur teknik Brigade Al-Qassam secara resmi diungkap ke publik pada Ahad malam.

Dalam pernyataan tenteranya melalui websites resminya, Brigade Al-Qassam menyatakan mujahidin mereka berhasil memproduksi senjata sniper kaliber 14,5 mm dengan efektifitas membunuh sampai jarak 2 kilometer....lagi Arrahmah.com

;;