13 Disember 2014

Al Azhar menolak untuk mengkafirkan organisasi Negara Islam (ISIS), dan menekankan bahwa tidak mungkin untuk mengkafirkan seseorang selama dia mengakui dosa-dosanya, dalam sebuah pernyataan al Azhar pada hari Khamis (11/12) kemarin.

Pernyataan Azhar ini dikeluarkan untuk menjelaskan pernyataan Sheikh Ibrahim Saleh Husseini, Mufti negara Nigeria, yang menyatakan bahwa kekerasan dan ekstremisme yang dilakukan bukanlah bahagian dari Islam.

Menurut Azhar, semua ulama tahu pasti bahwa yang menyebabkan seseorang kafir adalah ketika dia menyekutukan Allah dan mengingkari kenabian nabi Muhammad, sedangkan apapun perbuatan selain kedua hal tersebut tidak menjadikan seseorang keluar dari Islam.

Sebelumnya Azhar pada bulan November lalu menggelar konferensi internasional ulama-ulama dunia di ibukota Kairo, untuk mencegah idelogi dan pemikiran ekstrimis dan teroris dalam penyebaran agama Islam. (sumber)

0 Comments:

Post a Comment